Kulit Sehat Cerminan Tubuh Sehat

Oleh dr. Theresia Rina Yunita pada 19 Dec 2018, 16:30 WIB
Kulit sehat tidak hanya elok dipandang, tapi juga cerminan tubuh yang sehat. Berikut ini penjelasannya.
Kulit Sehat Cerminan Tubuh Sehat (Popcorner/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Tidak ada yang seorang pun yang ingin kulitnya bermasalah, misalnya kering dan pecah-pecah. Yang diinginkan pasti memiliki kulit sehat! Kulit yang sehat ditandai dengan minimnya masalah pada kulit, seperti jerawat, kulit tampak kusam, dan penuaan diri. Tak hanya itu, kulit sehat juga merupakan cerminan tubuh yang sehat. Karenanya, memanfaatkan momen pergantian tahun, jadikan kulit (lebih) sehat sebagai salah satu resolusi kesehatan Anda.

Tak banyak orang yang menyadari bahwa kulit merupakan organ terbesar manusia, dengan luas sekitar 1,5-2 meter. Karena begitu luas, kondisi tubuh yang tidak sehat akan memengaruhi kesehatan kulit. Sehingga, hanya dengan melihat tampilan kulit, kesehatan tubuh seseorang bisa terlihat.

Bagaimana penampilan kulit yang sehat? Perhatikan kulit Anda dengan saksama, apakah Anda mendapati kulit:

  • Tampak cerah atau tidak kusam (tidak harus putih)
  • Tidak berjerawat
  • Kenyal dan tampak terhidrasi dengan baik
  • Kencang dan tidak ada keriput
  • Halus
  • Tidak ada keluhan seperti gatal, rasa panas atau sensasi terbakar, dan lain-lain

Kulit yang tak sehat pertanda tubuh mengalami masalah

Jika Anda memenuhi kriteria kulit sehat yang disebut di atas, selamat! Jika sebaliknya, ini berarti kulit Anda mencoba menunjukkan bahwa ada masalah di tubuh Anda. Apa saja?

1. Kebutuhan cairan tubuh tidak tercukupi

Kulit yang kenyal, kencang, dan tampak cerah menandakan tubuh terhidrasi dengan baik. Jika kebutuhan cairan tubuh tidak terpenuhi maka, kulit akan terlihat kering. Kulit yang kering merupakan sumber berbagai masalah kulit lainnya seperti kusam, munculnya keriput, serta kulit kendur.

2. Anemia atau kurang darah

Anemia atau kurang darah merupakan kondisi kurangnya sel darah merah, yang fungsinya adalah menghantarkan oksigen ke seluruh tubuh. Apabila Anda anemia, kulit dapat terlihat pucat atau kekuningan.

3. Stres

Gangguan psikologis, misalnya stres, juga merupakan salah satu penyebab timbulnya berbagai penyakit kulit, salah satunya adalah eksem. Ya, kondisi stres bisa membuat penyakit tersebut kambuh atau makin memburuk. Anda bisa merasakan gatal hebat serta timbulnya bercak kemerahan. Selain tak nyaman, kondisi tersebut tentunya dapat berpotensi merusak penampilan.

4. Kurang tidur

Kurang tidur atau kebiasaan begadang akan menimbulkan masalah kulit, terutama munculnya lingkaran hitam di bawah mata alias mata panda. Selain itu, berbagai masalah kulit lainnya juga bisa timbul dan memburuk seperti jerawat, kulit berminyak, ataupun kulit kering.

5. Kulit berubah kekuningan

Warna kulit diciptakan beragam. Ada yang berkulit putih, kuning langsat, hingga cokelat. Namun, jika terjadi perubahan warna kulit, misalnya tampak lebih kuning, ini bisa menandakan adanya gangguan pada organ hati.

6. Diabetes mellitus

Penyakit diabetes mellitus memang terkenal akan komplikasinya yang beragam. Salah satunya adalah masalah pada kulit. Infeksi jamur merupakan yang tersering, dan umumnya menyerang area lipatan seperti ketiak, bagian bawah payudara, dan selangkangan.

Selain itu, pada penyakit diabetes mellitus terjadi gangguan pada peredaran darah dan penurunan daya tahan tubuh. Akibatnya, kulit mudah mengalami luka dan infeksi bakteri.

7. Gagal ginjal

Selain lewat pemeriksaan laboratorium, kondisi gagal ginjal bisa diketahui melalui tampilan kulit. Pada pasien gagal ginjal, kulit akan tampak bengkak dan kering. Tak hanya itu, juga terjadi perubahan warna kulit menjadi kuning keabu-abuan. Ini merupakan akibat dari timbunan karotenoid dan pigmen urine (urokrom). Pigmen urine seharusnya dikeluarkan bersama dengan urine. Namun, para penderita gagal ginjal, urine tidak dapat dikeluarkan sehingga pigmen ini akan tertimbun.

Tujuh poin di atas merupakan bukti bahwa kulit sehat dapat mencerminkan tubuh yang sehat. Jika yang terjadi sebaliknya, Anda harus waspada akan gangguan kesehatan yang sedang terjadi di dalam tubuh. Lebih baik segera berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui akar penyebabnya. Jika memang Anda memiliki gangguan kesehatan dalam tubuh, deteksi dini akan memaksimalkan tingkat kesembuhan.

[RN/ RVS]