7 Masalah Kulit yang Sering Muncul di Musim Hujan

Oleh dr. Adeline Jaclyn pada 20 Dec 2018, 13:15 WIB
Tak hanya flu, masalah kulit juga rentan terjadi pada musim hujan. Apa saja gangguan kulit tersebut?
7 Masalah Kulit yang Sering Muncul di Musim Hujan (StockLite/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Ketika musim hujan datang, berbagai masalah kulit akan lebih rentan terjadi. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti suhu cuaca yang lembap, terkena genangan air di jalanan yang memiliki banyak spora jamur, dan lainnya. Supaya lebih waspada, penting untuk mengetahui apa saja masalah kulit yang berisiko terjadi saat musim penghujan.

  1. Kutu air

Biasanya, kutu air ditandai dengan ruam kemerahan yang lembap dan gatal di antara ibu jari atau jempol kaki. Kondisi ini disebabkan oleh kelembapan kaki yang meningkat akibat keringat, sepatu yang basah dan tertutup, dan tidak menggunakan alas kaki di tempat umum seperti ruangan ganti baju atau area kamar mandi.

Untuk itu, cucilah kaki dengan sabun dan air hangat sehabis berkeringat atau terkena becek saat hujan. Setelah itu keringkan dengan baik. Pilihlah kaus kaki berbahan katun yang nyaman, serta hindari menggunakan sepatu tertutup terlalu lama.

  1. Eksem

Eksem dapat terjadi karena faktor genetik, perubahan kelembapan dan suhu, serta paparan bahan iritatif. Kondisi ini ditandai dengan kulit kering, bersisik, dan rasa gatal.

Pada kasus yang berat, kulit eksem dapat berkembang menjadi infeksi kulit sekunder sehingga menimbulkan sensasi nyeri dan bengkak. Oleh sebab itu, hindari menggaruk saat sensasi gatal timbul dan konsumsilah obat antigatal bila perlu.

  1. Kurap

Penyakit ini disebabkan oleh infeksi jamur yang dapat melibatkan seluruh bagian tubuh meliputi bokong, selangkangan, ketiak, tangan dan kaki, wajah, bahkan kepala. Kurap ditandai dengan ruam kemerahan berbentuk lingkaran yang sangat gatal dan dapat juga bersisik.

Kurap dapat terjadi akibat keringat berlebih dan kelembapan yang meningkat. Untuk mencegah munculnya penyakit ini, jagalah kebersihan dengan menggunakan pakaian bersih setelah mandi, menjaga kuku tetap pendek. serta mencuci handuk dengan sabun dan air hangat.

  1. Infeksi kuku

Infeksi kuku oleh jamur dapat terjadi akibat kelembapan yang meningkat saat musim hujan. Tanda dan gejalanya adalah kuku mengalami perubahan warna, tampak rapuh dan kasar. Kadang infeksi kuku dapat menyebabkan kulit di sekitarnya mengalami kemerahan, gatal, dan bengkak.

Untuk mencegah infeksi kuku, kuncinya adalah kebersihan yang baik. Jaga tangan dan kaki tetap bersih untuk mencegah bakteri masuk. Hindari trauma yang disebabkan oleh manicure dan pedicure (jika Anda ingin melakukannya, pastikan salon atau klinik kecantikan tersebut bersih dan berkualitas).

  1. Biang keringat

Biang keringat akan menimbulkan ruam kemerahan pada kulit, yang tampak seperti jerawat. Hal ini disebabkan oleh keringat berlebih yang menyumbat pori-pori kulit dan mencetuskan iritasi kulit. Masalah biang keringat biasa terjadi saat musim panas, tetapi seseorang dapat mengalaminya saat musim hujan karena kelembapan yang meningkat.

Gunakan pakaian berbahan katun dan jaga kulit tetap kering agar terhindar dari biang keringat. Perhatikan juga ruangan Anda karena minimnya ventilasi akan memudahkan tubuh untuk berkeringat dan memicu biang keringat. Mandi secara teratur, apalagi setelah terkena hujan, juga dapat membantu mencegah masalah kulit ini.

  1. Jerawat

Cuaca yang lembap saat musim hujan dapat memicu produksi minyak kulit yang berlebihan. Hal ini dapat mencetuskan atau memperparah risiko jerawat pada beberapa orang.

Untuk itu, bersihkanlah wajah secara teratur agar terhindar dari jerawat. Gunakan air hangat dan pembersih wajah yang ringan. Jangan gosok atau melakukan eksfoliasi wajah terlalu berlebihan karena dapat merusak wajah.

  1. Skabies

Skabies, atau dikenal juga dengan kudis, termasuk masalah kulit yang sangat menular dan disebabkan oleh infeksi parasit. Kondisi ini biasanya menyebar melalui kontak kulit secara langsung dengan penderita, terutama pada lingkungan yang padat seperti rumah dengan jumlah orang yang banyak.

Skabies menyebabkan sensasi gatal dan ruam. Jika Anda memiliki skabies, penting untuk meminimalkan penyebaran dengan mencuci semua pakaian dan kain yang Anda gunakan dengan air hangat dan sabun. Keringkan dengan suhu tinggi.

Ketujuh masalah kulit yang diuraikan di atas dapat terjadi saat musim hujan. Agar Anda atau anggota keluarga tidak mengalaminya, kuncinya adalah kebersihan diri sehingga virus dan bakteri tidak akan berani masuk. Bila terdapat masalah kulit dan terasa sangat mengganggu, terlebih jika tidak sembuh-sembuh walau telah diobati, segera konsultasikan kepada dokter spesialis kulit dan kelamin.

[RS/ RVS]