Manfaat Menambahkan Buah dalam Sarapan Anda

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 20 Dec 2018, 16:15 WIB
Mulailah hari dengan sarapan karena banyak manfaatnya. Akan lebih bermanfaat lagi jika ditambah dengan buah. Ini penjelasannya.
Manfaat Menambahkan Buah dalam Sarapan Anda (George-Rudy/Shutterstock0

Klikdokter.com, Jakarta Tak sedikit orang yang melewatkan sarapan karena tak sempat atau takut gemuk. Padahal, sarapan sangat penting meningkatkan konsentrasi dan produktivitas. Untuk mendapatkan manfaat tersebut, menu sarapan dan porsinya penting untuk diperhatikan. Agar manfaatnya lebih terasa, cobalahh tambahkan buah.

Karena kendala waktu, biasanya orang lebih memilih sarapan praktis seperti roti, panekuk, nasi goreng, bubur ayam, dan lain-lain. Sayangnya, jenis-jenis sarapan tersebut tinggi kandungan lemak, gula, dan karbohidrat simpleks, yang bikin energi melonjak, tapi turunnya pun cepat. Akibatnya, belum juga jam makan Anda sudah lemas.

Untuk menghindari badan lemas padahal tengah hari biasanya beban kerja di kantor sedang sibuk-sibuknya, coba deh konsumsi atau menambahkan buah dalam menu sarapan Anda. Buah kaya akan karbohidrat, serta, vitamin, dan mineral yang dapat membuat Anda kenyang sekaligus menyuplai energi. Kombinasikan buah dengan protein tanpa lemak agar manfaat yang Anda rasakan maksimal!

Manfaat menambahkan buah saat sarapan

Sarapan yang baik adalah sarapan yang memenuhi semua nutrisi untuk tubuh. Selain itu, sarapan juga memberikan Anda tenaga, setidaknya sampai waktu makan siang tiba.

Sarapan dikatakan memenuhi standar jika mengandung:

  • Karbohidrat kompleks. Inilah yang membuat Anda berenergi untuk waktu yang lama, serat untuk membuat Anda merasa kenyang lebih lama.
  • Protein tanpa lemak. Ini merupakan makronutrien yang paling bikin kenyang, yang bisa tahan hingga jam makan siang.
  • Lemak sehat, karena memberikan Anda energi dan rasa kenyang.

Nah, buah adalah menu sarapan sehat sumber karbohidrat kompleks. Meski gula mengandung gula alami, kandungan ini dianggap sebagai karbohidrat kompleks karena mengandung serat. Seperti yang Anda tahu, serat baik untuk pencernaan. Selain itu, serat juga membuat penyerapan gula buah semakin maksimal, yang akhirnya menyediakan energi jangka panjang.

Tak perlu khawatir soal kalori dalam buah. Meski mengandung gula, banyak buah yang rendah kalori dan cocok sebagai menu sarapan. Contohnya adalah stroberi, anggur, pepaya, atau blewah. Semuanya menyediakan kalori kurang dari 60 per porsi.

Sebaliknya, buah yang sebaiknya dihindari untuk dikonsumsi saat sarapan adalah mangga, anggur, ceri, dan pisang. Buah-buahan tersebut mengandung lebih banyak kalori dan gula. Jika buah-buahan tersebut yang tersedia, konsumsilah dalam jumlah sedang. Mangga, misalnya, mengandung 45 gram gula. Meski alami, tapi kadar tersebut tergolong lumayan tinggi.

1 of 2

Manfaatkan nutrisi buah

Selain manfaat yang disebutkan di atas, banyak manfaat lainnya yang bisa Anda rasakan ketika mengonsumsi buah setiap hari, apalagi saat sarapan. Mengonsumsi buah akan membantu Anda memenuhi tujuan gizi harian Anda. Selain kaya akan serat, buah merupakan sumber vitamin A dan C, serta kalium mineral.

Vitamin C penting untuk kesehatan sistem kekebalan tubuh, serta pertumbuhan dan perbaikan sel-sel. Sementara itu, Vitamin A dapat meningkatkan kesehatan kulit dan mata, melawan infeksi. Ada pula kandungan potasium yang dapat membantu mengontrol tekanan darah.

Buah memang baik untuk dikonsumsi saat sarapan. Namun, hindari menjadikannya sebagai menu utama. Anda juga harus mengimbanginya dengan makanan lainnya. Sebagai contoh, sarapanlah dengan makanan yang mengandung sereal, susu rendah lemak, dan potongan buah. Anda juga bisa makan salad buah dengan 1-2 lembar roti gandum sebagai sumber karbohidrat.

Menurut dr. Astrid Wulan Kusumoastuti dari KlikDokter, sarapan yang sehat dan bergizi sebaiknya terdiri dari karbohidrat yang lambat dicerna, misalnya buah, gandum, produk olahan susu rendah lemak, dan diimbangi dengan protein. Ini bisa didapat dari telur, keju, dan tahu.

"Kuncinya adalah ganti sarapan Anda yang tinggi lemak seperti pisang goreng atau nasi uduk, menjadi sarapan yang lebih tinggi serat dan protein. Hal ini akan membuat Anda kenyang lebih lama dan mengerem keinginan mengemil Anda," ujar dr. Astrid.

Mengawali aktivitas dengan sarapan sehat adalah kunci awal terjaganya stamina dalam menjalani hari-hari yang sibuk. Mulai besok, cobalah untuk menambahkan buah dalam menu sarapan Anda supaya lebih bertenaga, tidak cepat lapar, serta awal yang baik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

[RN/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓