Aroma Kencing Menyengat, Bisa Jadi Pertanda Batu Ginjal

Oleh dr. Theresia Rina Yunita pada 26 Dec 2018, 10:00 WIB
Apakah akhir-akhir ini aroma kencing Anda menyengat? Hati-hati, bisa jadi itu pertanda batu ginjal.
Aroma Kencing Menyengat, Bisa Jadi Pertanda Batu Ginjal (Lesterman/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Sesungguhnya tubuh manusia sangat cerdas. Ia dirancang untuk menunjukkan sinyal ketika ada sesuatu yang tidak beres di dalamnya. Salah satu gejala yang bisa menunjukkan adanya penyakit adalah aroma kencing yang menyengat. Dan ternyata, ini bisa berhubungan dengan penyakit batu ginjal!

Penyakit batu ginjal, atau istilah medisnya nefrolitiasis, adalah kondisi ketika di dalam ginjal terbentuk material keras menyerupai batu. Material ini merupakan sisa pembuangan dari zat-zat dalam darah yang melewati proses penyaringan di ginjal. Penumpukan “limbah” ini lama-kelamaan dapat menyebabkan terbentuknya batu ginjal.

Salah satu gejala batu ginjal adalah bau kencing yang menyengat. Adanya batu ginjal di saluran kemih dapat menyebabkan timbulnya bau amonia yang sengit. Tak hanya bau kencing yang menusuk, nyeri pinggang, gangguan buang air kecil, dan demam juga bisa menjadi pertanda batu ginjal.

Namun ternyata, tidak hanya batu ginjal yang dapat menyebabkan bau menyengat pada kencing. Berikut adalah penyebab bau kencing menyengat yang perlu Anda ketahui sekaligus waspadai:

  1. Konsumsi makanan tertentu

Mengonsumsi makanan yang berbau menyengat, seperti jengkol dan petai, dapat membuat kencing ikut berbau seperti makanan tersebut.

  1. Infeksi saluran kemih

Sama seperti batu ginjal, infeksi saluran kemih juga bisa menyebabkan bau menyengat pada urine. Kondisi ini juga bisa mengakibatkan urine berwarna gelap dan keruh, terasa nyeri saat buang air kecil, dan adanya darah pada urine.

  1. Ketoasidosis diabetes (KAD)

KAD merupakan salah satu komplikasi dari penyakit diabetes. Penumpukan keton akan dibuang bersamaan dengan kencing sehingga kencing akan berbau keton, alias menyengat. 

  1. Fenilketonuria

Fenilketonuria adalah kondisi ketika tubuh tidak dapat memecah asam amino fenilalanin. Hal ini menyebabkan urine mengeluarkan bau khas, seperti bau tikus. 

  1. Penyakit kencing sirup mapel

Urine beraroma menyengat juga dapat disebabkan oleh penyakit urine sirup maple. Penyakit yang disebabkan karena faktor genetik tersebut, tergolong langka. Disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh untuk memecah asupan asam amino leusin, isoleusin, dan valin.

  1. Fistula di kandung kemih

Normalnya, tidak ada hubungan antara saluran kemih dan pencernaan, tetapi pada kondisi ini terdapat fistula (lubang) yang menghubungkan antara kandung kemih dengan saluran pencernaan. Akibatnya, isi dan bakteri dari usus bisa masuk ke dalam kandung kemih. Inilah yang menimbulkan bau urine menyengat. 

  1. Penyakit liver

Adanya kerusakan atau penyakit pada hati dapat ditandai dengan urine berbau menyengat dan berwarna seperti teh.

Untuk mencegah terjadinya kondisi di atas, berikut adalah tips menjaga kesehatan saluran kemih Anda:

  • Perbanyak minum air putih.
  • Jangan menahan buang air kecil.
  • Jaga kebersihan area organ intim.
  • Hindari makanan yang menimbulkan bau menyengat pada urine.
  • Obati segera kondisi yang mendasari bau menyengat pada kencing Anda.

Aroma kencing yang menyengat tidak dapat disepelekan. Jika kencing Anda berbau sengit disertai keluhan lainnya seperti urine berwarna gelap, demam, nyeri saat buang air kecil, dan sebagainya, segeralah periksakan diri ke dokter. Karena dikhawatirkan kondisi itu disebabkan batu ginjal atau gangguan kesehatan lain. Cek juga kondisi urine Anda setiap pagi dengan melihat warnanya. Semakin cerah warna urine, maka semakin baik.

[RS/ RVS]