Bahaya Menyimpan Kentang di Dalam Kulkas

Oleh dr. Dyah Novita Anggraini pada 26 Dec 2018, 14:20 WIB
Ada beberapa makanan yang tidak boleh disimpan di dalam kulkas karena dapat berdampak pada kesehatan, salah satunya adalah kentang.
Bahaya Menyimpan Kentang di Dalam Kulkas (nito/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Sudah menjadi hal yang biasa bagi Anda untuk menyimpan sayur dan buah di dalam kulkas, dengan harapan makanan tersebut akan lebih awet dan tetap segar selama beberapa waktu, sebelum dikonsumsi. Pada kenyataanya, tidak semua bahan makanan dapat tetap terjaga kualitasnya jika disimpan di dalam kulkas, salah satunya adalah kentang.

Hindari menyimpan kentang di kulkas

Menyimpan kentang di dalam kulkas dengan tujuan agar tetap awet dan segar justru tidak disarankan, hal ini disebabkan jika kentang terpapar suhu dingin dari lemari pendingin, kandungan pati di dalam kentang akan berubah menjadi gula.

Hati-hati, munculnya gula tersebut juga bisa terjadi bila Anda menggoreng atau memanggang kentang yang disimpan di dalam kulkas. Gula ini akan bergabung dengan asam amino asparagin dan menghasilkan zat kimia bernama acrylamide.

Menurut beberapa penelitian yang dilakukan terhadap tikus, konsumsi bahan kimia acrylamide ini dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker, meskipun pada manusia belum ada penelitian yang menunjukkan bukti yang konsisten.

Namun, beberapa ahli sepakat bahwa bahan kimia ini termasuk dalam kategori karsinogen yang merupakan penyebab penyakit kanker. Meski berbahaya bagi tubuh bila disimpan di dalam kulkas, kentang yang disimpan dengan baik memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

1 of 2

Manfaat konsumsi kentang

Kentang sendiri telah dikenal memiliki beragam manfaat yang baik bagi tubuh. Berikut ini adalah beberapa di antaranya:

1. Mengendalikan kadar gula darah dalam tubuh

Kandungan pati di dalam kentang dapat membuat kerja insulin sebagai hormon pengendali gula darah menjadi lebih optimal. Sehingga, kadar gula darah Anda pun akan tetap terjaga.

2. Menjaga kesehatan pencernaan 

Kandungan pati dan serat di dalam kentang dapat memperbaiki sistem pencernaan dan membantu mengurangi gangguan infeksi pencernaan. Jadi, makanlah kentang bila pencernaan Anda bermasalah.

3. Menjaga tekanan darah

Kentang memiliki kandungan kalium yang berfungsi untuk merangsang pelebaran pembuluh darah, sehingga menurunkan tekanan darah.

4. Mengurangi stres

Kentang memiliki kandungan vitamin B6 dan kalium yang mampu menjaga kesehatan saraf dan mendorong pelebaran pembuluh darah, sehingga otak pun cukup mendapatkan pasokan darah yang dibutuhkannya. Dengan demikian, Anda akan terhindar dari stres atau gangguan mental.

5. Melindungi jantung

Kandungan vitamin B6 dan karotenoid yang terdapat di dalam kentang berfungsi untuk mencegah pembentukan plak kolesterol penyebab penyakit jantung koroner.

6. Menjaga kesehatan janin selama kehamilan

Konsumsi kentang dapat membantu Anda menjaga kesehatan janin di masa kehamilan karena kandungan asam folat yang dimilikinya dapat mencegah keguguran serta cacat pada janin.

7. Membantu pembentukan darah

Masih tentang kandungan vitamin B6, jenis vitamin ini juga berperan dalam pembentukan haemoglobin sebagai komponen utama pembentuk darah. Mencukupi kebutuhan vitamin B6 melalui konsumsi kentang dapat memperlancar proses pembentukan darah, sehingga tubuh pun lebih sehat dan bugar.

8. Mencegah kanker

Kandungan antioksidan dan vitamin A di dalam kentang mampu mencegah pertumbuhan kanker pada tubuh. Perbanyak asupan kentang bila Anda ingin terhindar dari penyakit mematikan tersebut.

Tips menyimpan kentang agar tetap aman dikonsumsi

Seperti telah dijelaskan di atas, menyimpan kentang di dalam kulkas dapat menimbulkan masalah baru, mulai dari merusak kandungan zat baik di dalamnya hingga dampaknya yang berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Cara menyimpan dan mengolah kentang yang keliru terbukti dapat menghilangkan kandungan gizi kentang. Merebus, mengukus, dan memanggang merupakan cara terbaik untuk menjaga nutrisi pada kentang.

Sedangkan, cara menyimpan kentang yang direkomendasikan adalah dengan meletakkan kentang di tempat yang sejuk dan kering seperti lemari penyimpanan di dapur.

Ruangan penyimpanan sebaiknya bersuhu sejuk, sehingga tidak mengubah zat pati di dalam kentang menjadi gula. Selain itu pastikan Anda tidak menyimpan kentang lebih dari 3 minggu, untuk menjaga kualitas dan gizi di dalamnya tetap prima.

Meski sebagian orang menganggap permasalahan ini sebagai hal yang sepele, nyatanya cara menyimpan kentang yang tidak tepat justru bisa membahayakan tubuh Anda. Alih-alih makan kentang untuk mendapatkan nutrisi di dalamnya, kentang yang disimpan di kulkas justru rentan memicu diabetes karena gula yang dihasilkannya. Ikuti saran penyimpanan di atas agar kentang yang Anda konsumsi tetap bermanfaat bagi kesehatan Anda.

[NP/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓