5 Tips agar Mudah Tidur Saat Melakukan Perjalanan Liburan

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 29 Dec 2018, 15:30 WIB
Perlu kiat khusus agar Anda mudah tidur meski tengah melakukan perjalanan liburan. Perhatikan cara-caranya berikut ini.
5 Tips agar Mudah Tidur Saat Melakukan Perjalanan Liburan (Vera-Petrunina/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Banyak orang yang saat melakukan perjalanan liburan mengalami kesulitan untuk tidur, bisa karena sangat bersemangat atau memang tidak biasa tidur dalam perjalanan. Akan tetapi, jika sudah waktunya tidur Anda harus memaksakan diri untuk tidur. Ada beberapa kiat agar Anda mudah tidur saat dalam perjalanan.

Tidur adalah kebutuhan manusiawi yang tidak boleh dilewatkan. Tak peduli jika Anda sedang berlibur sekalipun, Anda tetap harus cukup istirahat, apalagi bila saatnya tidur tiba. Charlene Gamaldo, direktur medis dari Johns Hopkins Center for Sleep memaparkan perihal kondisi ini.

“Setiap orang memiliki periode optimal ketika tubuhnya ingin tidur, biasanya sekitar jam 11 malam sampai jam 7 pagi. Ini disebut 'jendela sirkadian'. Dan, setiap kali Anda bepergian, terutama di dua atau lebih zona waktu, biasanya jendela sirkadian ini akan berantakan,” ujarnya.

Ya, seperti disebutkan di atas oleh Gamaldo, liburan ke luar negeri, khususnya yang berbeda benua, bisa membuat siklus tidur Anda terganggu. Ini karena perbedaan waktu antara negara yang satu dengan negara lainnya.

Meski begitu, Anda tak perlu khawatir. Berikut ini beberapa kiat agar Anda tetap bisa tidur saat dalam perjalanan, seperti dilansir oleh John Hopkins Center:

1 .Gerakkan tubuhmu 

Ketika Anda siap untuk memulai hari, Gamaldo merekomendasikan untuk mandi air hangat dan pergi ke luar untuk berolahraga agar tubuh Anda siap untuk beraktivitas dengan meningkatkan suhu tubuhnya. "Peningkatan suhu tubuh ini adalah pemicu ritme sirkadian Anda," katanya.

2. Minum suplemen melatonin 

Kadar hormon melatonin alami biasanya naik sekitar 2 jam sebelum tidur, saat Anda mempersiapkan tubuh untuk beristirahat. Jika Anda bepergian, tubuh Anda mungkin perlu sedikit asupan yang mendukung. Suplemen melatonin bisa juga diminum untuk membantu Anda tertidur saat perjalanan.

3. Atur strategi tidur Anda 

Tiga hari sebelum Anda melakukan perjalanan liburan yang memiliki perbedaan waktu, cobalah untuk mengatur jam tidur Anda 1 jam lebih awal atau lebih lambat. Tambahkan 1 jam lagi pada malam kedua, dan 1 jam pada malam ketiga. Gamaldo mencatat bahwa hal ini bisa memudahkan Anda untuk menghadapi transisi zona waktu yang berbeda saat melakukan perjalanan.

4. Sinkronkan jadwal 

Setelah Anda mendarat, coba sinkronkan dengan jadwal setempat. “Jika Anda mendarat ketika orang-orang terjaga di tengah hari, itulah yang harus Anda lakukan juga. Tidur sebanyak mungkin di pesawat,” ujar Gamaldo.

"Jika pesawat akan mendarat pada waktu malam hari, Anda perlu tetap terjaga selama di pesawat dan tidurlah sesampainya di tempat tujuan Anda," Gamaldo menambahkan.

5. Biarkan tubuh terkena cahaya 

Gamaldo menyarankan, jika Anda bepergian dengan pesawat dan penerbangan Anda mendarat di pagi hari, bawalah kacamata hitam untuk meminimalkan paparan cahaya. Dapatkan pencahayaan yang maksimal saat pagi dan sore hari untuk menyesuaikan dengan zona waktu tujuan Anda.

"Tujuannya adalah untuk mengkalibrasi ulang jam, sehingga lebih dekat dengan jam tidur di tempat tujuan Anda. Jika Anda bepergian ke arah barat, yang tidak terlalu mengganggu, sebisa mungkin dapatkan cahaya sore. Makanlah di luar ruangan atau berjalan-jalanlah agar Anda mengantuk pada malam harinya," kata Gamaldo.

Bagi beberapa orang, melakukan perjalanan liburan ke negara dengan zona waktu yang berbeda memang tidak mudah. Lakukan beberapa tips di atas agar liburan Anda tidak terganggu masalah kurangnya tidur.

[NP/ RVS]