Bahaya Kurang Tidur Saat Perayaan Tahun Baru

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 30 Dec 2018, 12:00 WIB
Bersenang-senang di pesta Tahun Baru boleh-boleh saja. Tapi ingat, jangan sampai kurang tidur bila tak ingin mengalami gangguan kesehatan.
Bahaya Kurang Tidur Saat Perayaan Tahun Baru (Yulia-Grigoryeva/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Salah satu kondisi yang sering mengintai di tengah perayaan Tahun Baru adalah kurangnya waktu untuk beristirahat. Demi menikmati detik-detik pergantian tahun, Anda rela begadang bersama keluarga dan teman dengan melakukan aktivitas lainnya. Padahal, kondisi kurang tidur sangat membahayakan kesehatan.

Tahun baru selalu identik dengan kondisi terjaga sampai pagi. Beberapa orang dewasa dan anak-anak akan setia menunggu pergantian tahun yang dimulai sejak 31 Desember malam dan kemudian berganti pada pukul 00.01 pada 1 Januari esok harinya.

Tak jarang, hal itu dibarengi dengan aktivitas lainnya, misalnya membakar ayam dan jagung. Aktivitas ini pada akhirnya dapat membuat Anda bahkan bisa terjaga sampai subuh.

Hal ini menjadi perhatian dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter. Menurutnya, jika ingin begadang pada malam pergantian tahun, pastikan Anda mendapat cukup waktu tidur keesokan harinya. Jika tidak, tubuh Anda akan mengalami gangguan kesehatan.

"Lebih baik jangan begadang. Kalaupun harus begadang di malam Tahun Baru, besoknya tidurnya harus cukup," ucap dr. Sepri.

Bahaya kurang tidur

The National Sleep Foundation menyarankan Anda tidur 7-8 jam setiap malam. Akan tetapi, hal ini sangat susah untuk dilakukan pada malam pergantian tahun. Padahal, bahaya kurang tidur sangat nyata. Dan biasanya, jika sudah begadang semalaman, Anda akan kesulitan untuk “membalasnya” pada malam-malam berikutnya.

Menurut dr. Dewi Ema Anindia dari KlikDokter, tidur sangat berpengaruh terhadap kondisi tubuh Anda. Beberapa hal yang dapat terjadi bila Anda kurang tidur adalah depresi, penambahan berat badan, dan berkurangnya imunitas tubuh.

Terkait imunitas tubuh, penelitian yang dilakukan di JAMA Internal Medicine terhadap 300 orang yang terkena virus flu menemukan bahwa orang yang tidur kurang dari 7,5 jam memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena flu.

1 of 2

Faktor lain yang bisa membuat tidur terganggu

Kurang tidur pada malam Tahun Baru bisa mengakibatkan gangguan kesehatan. Universitas Warwick di Coventry, Inggris, bersama beberapa ahli tidur dari negara tersebut mencoba meneliti soal faktor pendukung yang berisiko mengganggu tidur, terutama pada momen perayaan Natal dan Tahun Baru. Berikut ini adalah diantaranya:

  • Alkohol

Ketika Anda minum alkohol, kualitas tidur Anda akan semakin terganggu. Dikutip dari BBC, konsumsi alkohol memang dapat mengubah siklus tidur Anda menjadi tidak normal.

Bila malam harinya Anda minum alkohol, pagi harinya Anda akan merasa kurang segar meski sudah cukup tidur pada hari-hari selanjutnya. Dengan kondisi tersebut, sangat mungkin Anda tidak dapat mengontrol emosi, sehingga mudah stres pada hari berikutnya.

  • Kegelisahan

Kondisi ini juga bisa memantik gangguan tidur, lebih tepatnya membuat Anda kurang tidur. Orang-orang yang tidak memiliki libur panjang pada saat Tahun Baru akan bergegas menyelesaikan proyek kerja sebelum liburan, dan akhirnya kecemasan dapat meningkat.

Hubungan antara gangguan kecemasan dan masalah tidur sangat jelas. Berjuang untuk tidur ketika dihinggapi rasa cemas juga dapat membuat “lingkaran setan”. Karena orang yang kurang tidur mungkin merasa lebih sulit untuk mengatur emosi mereka.

  • Depresi musiman

Faktor lain menjelang tahun baru yang bisa membuat Anda kurang tidur adalah depresi musiman. Nyatanya, pada bulan Desember dimana curah hujan sangat tinggi dan matahari lebih sedikit menampakkan dirinya, orang jadi lebih mudah merasa depresi.

Hari-hari yang lebih pendek dan lebih sedikit sinar matahari dapat membuat Anda menginginkan lebih banyak tidur. Akan tetapi, karena tidak mudah untuk mengakomodasi lebih banyak jam tidur dalam rutinitas harian Anda, pada akhirnya Anda pun merasa lebih lelah di siang hari.

Bagi sebagian orang, depresi musiman ringan membuat mereka merasa lebih lesu dan kurang berenergi. Dalam kasus yang lebih ekstrem, gangguan depresi musiman dapat berdampak serius pada kehidupan masyarakat.

Ancaman kurang tidur menjelang perayaan Tahun Baru bukanlah hal yang baru. Namun, jangan sampai Anda membiasakannya. Hindari berbagai faktor-faktor di atas yang dapat membuat Anda sulit tidur atau memiliki kualitas tidur yang buruk. Merayakan pergantian tahun tak masalah, tapi ingatlah bahwa kesehatan Anda tetap yang utama.

[NP/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓