Menerapkan Keseimbangan Hidup demi Tubuh Sehat ala Esti Nurjadin

Oleh Ayu Maharani pada 02 Jan 2019, 09:00 WIB
Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI), Esti Nurjadin berbagi kiat keseimbangan hidup untuk tubuh sehat yang sudah diterapkannya sejak lama.
Menerapkan Keseimbangan Hidup demi Tubuh Sehat ala Esti Nurjadin (Foto: Ayu Maharani/Klikdokter)

Klikdokter.com, Jakarta Siapa bilang tak mudah untuk mendapatkan tubuh sehat dengan menerapkan keseimbangan hidup? Esti Nurjadin, Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia (YJI), punya sejumlah kiat untuk mewujudkan kondisi itu.

Ditemui KlikDokter beberapa waktu lalu, dalam ulang tahun YJI ke-37 di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Esti Nurjadin tampak sibuk mengatur berbagai persiapan acara. Meski demikian, ia masih sempat menyapa dan berbincang dengan para tamu undangan yang hadir.

Di sela-sela padatnya acara, wanita bertubuh langsing itu tak segan untuk membagikan gaya hidup sehatnya kepada KlikDokter. Sebagai ketua yayasan kesehatan terkemuka di Indonesia, Esti Nurjadin memiliki pola hidup yang bisa menginspirasi. Salah satu yang bisa Anda contoh adalah bagaimana menjaga keseimbangan hidup yang sudah dilakoninya bersama keluarga.

Pilates, olahraga yang paling sesuai dengan kebutuhannya

Predikat Esti sebagai Ketua YJI mungkin membuat sebagian orang berpikir bahwa wanita berambut panjang tersebut hanya fokus menjaga kesehatan jantungnya. Tak salah memang, tapi menurut Esti saat dikonfirmasi, tak ada yang lebih baik dari mencari keseimbangan hidup dan mencari apa yang paling sesuai dengan kebutuhan diri sendiri.

Misalnya saja, ketika seseorang ingin memelihara kesehatan jantung, maka latihan kardio, seperti joging, aerobik, dan bersepedalah yang dipilih. Tapi Esti yang pernah mengalami cedera berat saat bermain ski, merasa tidak cocok dengan olahraga tersebut, sekalipun jenis olahraga tersebut sangat baik untuk kesehatan jantung.

Namun meski tidak memprioritaskan olahraga kardio bukan berarti Esti Nurjadin tidak melakukan latihan tersebut sama sekali. Karena pada dasarnya, latihan beritme teratur itu merupakan olahraga dasar yang diperlukan olahraga sebagian besar orang.

“Ya, kita harus menentukan olahraga mana yang terbaik untuk tubuh kita sendiri. Saya melakukan latihan kardio cukup seminggu sekali atau bahkan dua minggu sekali saja,” tutur Esti, yang lebih memilih pilates sebagai caranya menjaga kebugaran tubuh.

Di balik keputusannya memilih olahraga pilates, rupanya wanita yang juga memiliki galeri seni itu punya alasan tersendiri. Esti pernah mengalami patah tulang pada kaki kanannya saat ia melakukan olahraga ski.

Ketika proses penyembuhan patah tulang berlangsung selama setahun, kaki kanannya yang masih lemah banyak ditopang oleh kaki kiri. Akibatnya, bentuk tubuh Esti menjadi agak miring.

“Itu mengapa saya lebih memilih olahraga yang berfokus pada body alignment, seperti pilates. Pilates sangat membantu saya dalam mengembalikan bentuk tubuh,” Esti menjelaskan.

Uniknya, selain tidak menerapkan olahraga kardio terlalu sering, Esti juga menghindari olahraga golf yang kini juga mulai banyak digandrungi wanita. Bagi Esti, bermain golf hanya akan membuat tubuhnya semakin tidak lurus.

1 of 3

Pola makan seimbang Esti Nurjadin bersama keluarga

Selain menjaga kebugaran dengan menentukan olahraga yang paling sesuai dengan kebutuhannya, Esti  juga menerapkan pola makan seimbang bagi dirinya dan keluarga. Menurutnya, menyeimbangkan pola makan tidak sama dengan melakukan diet yang ketat.

“Saya mencoba mengimbangi saja. Misalnya, dalam satu minggu, saya hanya makan ‘bebas’ dua kali. Ketika sedang banyak makan daging-dagingan, saya juga perbanyak asupan sayur dan buah. Kalau frekuensi makan dagingnya cukup sering, saya imbangi dengan tidak makan kulit ataupun lemaknya,” Esti menguraikan kiat pola makan seimbangnya.

Jadi, wanita yang juga sering bekerja sama dengan para seniman dalam pameran seni itu bukannya sama sekali tidak pernah mengonsumsi makanan enak berlemak. Tapi ia mengonsumsinya dalam  batasan wajar dan mengimbanginya dengan makanan serta minuman sehat lainnya.

Selain itu, Esti dan keluarga pun jarang sekali mengonsumsi aneka jenis jeroan. Ya, meski lezat, tapi sering mengonsumsi jeroan sangat bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Dalam sebulan, Esti mengaku belum tentu mengonsumsi jeroan satu kali. Namun di sisi lain, diakuinya ada satu makanan yang cukup sulit dihindari, yakni makanan yang digoreng.

“Bahkan protein sehat seperti tahu dan tempe saja kebanyakan digoreng, kan? Tapi saya mengimbanginya dengan jenis nasi yang kami konsumsi,” tutur Esti.

Di rumahnya, Esti dan keluarga memang tidak menyantap nasi putih biasa, melainkan lebih memilih nasi merah ataupun nasi basmati. Sebab, nasi basmati memiliki kadar gula atau glukosa yang jauh lebih rendah ketimbang nasi putih biasa.

“Setelah makan nasi jenis itu, perut saya terasa ringan dan tidak terlalu begah,” Esti menambahkan.

2 of 3

Tips menjaga kesehatan jantung dari Ketua YJI

Sebagai Ketua Yayasan Jantung Indonesia, tak afdal rasanya jika Esti Nurjadin tidak memberikan tips tentang bagaimana menjaga kesehatan jantung. Secara ringkas Esti pun menjabarkan tentang Panca Usaha Sehat.

Panca Usaha Sehat merupakan sebuah cara utama untuk menghindarkan organ jantung Anda dari penyakit kardiovaskular kronis. Adapun kiat menjaga kesehatan jantung dengan cara ini adalah, antara lain dengan minimalkan stres, rajin berolahraga, menghindari kebiasaan merokok, menerapkan pola makan seimbang, dan rutin memeriksakan kesehatan ke dokter.

Menurut Esti, pemeriksaan yang dilakukan juga sebenarnya standar. Yang terpenting, Anda perlu mengetahui kadar gula darah, kolesterol, dan tekanan darah. Selain itu, jika tubuh Anda sudah memberikan berbagai tanda bahwa ada yang tidak beres, sebaiknya jangan diabaikan. Segera periksa ke dokter sebelum kondisinya menjadi semakin parah dan berakibat fatal.

 “Usia di atas 21 tahun sebaiknya sudah mulai peka dan rutin cek kesehatan, meskipun tidak dilakukan setiap tahun. Kalau sudah di atas 30 atau 40 tahun, apalagi punya faktor risiko tinggi, sebaiknya melakukan pengecekan kesehatan minimal 2 kali dalam setahun,” pungkas Esti Nurjadin.

Saran Esti lainnya, penting juga untuk meningkatkan kesadaran bagi penderita penyakit kardiovaskular untuk rutin meminum obat-obatan yang sudah diberikan dokter agar penyakitnya lebih terkontrol. Untuk itu, sangat diperlukan peran keluarga dan sahabat untuk memberikan perhatian dan dukungan kepada penderita penyakit jantung.

Mewujudkan keseimbangan hidup sekaligus memiliki tubuh sehat dan bugar rasanya bukan hal yang mustahil. Jika Anda sudah memilih olahraga yang terbaik dan sesuai dengan kebutuhan Anda, menerapkan pola makan seimbang, dan rutin memeriksakan kesehatan seperti yang dilakukan oleh Esti Nurjadin, keduanya pasti ada dalam genggaman Anda.

[RVS]

Lanjutkan Membaca ↓