7 Tips Jika Bunda Harus Membawa Anak ke Kantor

Oleh dr. Reza Fahlevi pada 08 Jan 2019, 08:00 WIB
Jika Anda terpaksa harus membawa anak ikut ke kantor, ikuti kiat-kiat berikut ini, agar pekerjaan Anda lancar, dan si Kecil pun tetap ceria.
7 Tips Jika Bunda Harus Membawa Anak ke Kantor (G. Stockstudio/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Orang tua masa kini dengan mobilitas yang cukup tinggi terbiasa menitipkan anak ke tempat penitipan anak, keluarga atau bahkan mungkin menyewa pengasuh untuk merawat buah hatinya selama mereka bekerja di kantor. Namun, terkadang akan tiba waktunya Anda pun harus membawa si Kecil ke kantor, misalnya ketika pengasuh pulang kampung.

Membawa anak ke kantor bukanlah hal mudah, banyak tantangan yang akan dihadapi dan banyak hal yang mungkin terjadi. Lantas, jika Anda harus membawa anak ke kantor apa saja yang harus dilakukan? Jangan cemas dulu. Simak ulasan berikut ini.

Yang perlu Anda lakukan saat harus membawa anak ke kantor

Saat terpaksa membawa anak ke kantor, tentu Anda khawatir anak akan menimbulkan keributan atau mengganggu selama bekerja, sehingga Anda tidak fokus bekerja. Nah, beberapa tips berikut ini dapat Anda terapkan saat harus membawa si Kecil ke kantor:

  1. Minta izin kepada atasan dan rekan kerja sebelum membawa anak ke kantor

Izin kepada atasan dan rekan kerja sebelum membawa anak ke kantor penting dilakukan agar mereka tidak terkejut dengan kehadiran anak Anda di tempat kerja. Dengan demikian, atasan dan rekan kerja pun dapat melakukan antisipasi terhadap kedatangan tamu mungil di tempat kerja mereka.

  1. Berkoordinasi dengan rekan kerja yang juga memiliki anak

Jika memungkinkan, berkoordinasilah dengan rekan kerja Anda yang juga memiliki anak untuk membawa anak pada waktu yang bersamaan agar anak Anda memiliki teman bermain di tempat kerja. Dengan demikian, anak tidak akan mengganggu Anda saat bekerja.

  1. Pilih hari yang tepat dengan kapasitas pekerjaan Anda

Jika memungkinkan, bawalah anak ke kantor pada hari dimana volume kerja Anda tidak terlalu banyak, sehingga kosentrasi Anda tidak terpecah saat bekerja. Jika tidak memungkinkan, cobalah untuk mengatur kembali jadwal kerja Anda hari itu dengan memindahkan pekerjaan-pekerjaan yang tidak mendesak ke hari lain.

1 of 2

Selanjutnya

  1. Jelaskan kepada anak peraturan dasar selama berada di kantor

Sebelum berangkat ke kantor, jelaskan kepada anak, apa yang Anda harapkan selama ia berada di kantor. Minta ia untuk bersikap sopan, tidak berisik, tidak mengganggu Anda atau rekan kerja, menjaga kebersihan, dan peraturan-peraturan dasar lainnya. Dengan demikian, sesampainya di kantor, si Kecil tidak akan mengganggu.

  1. Cari lokasi yang tepat untuk anak Anda

Carilah ruangan kosong di kantor sebagai lokasi bermain si Kecil, misalnya ruang rapat yang tidak terlalu jauh dengan meja kerja Anda. Minta anak Anda untuk duduk atau bermain di ruang tersebut dan hanya ke tempat Anda jika sewaktu-waktu diperlukan saja. Bila anak sudah lulus toilet training, beritahukan lokasi toilet di kantor Anda agar ia bisa ke toilet sendiri saat ingin buang air.

  1. Siapkan permainan yang menyibukkan

Menyiapkan permainan yang dapat dimainkan anak dengan tenang dapat dilakukan agar anak memiliki aktivitas selama menunggu Anda selesai bekerja. Anda juga dapat menyiapkan buku cerita, alat-alat menggambar dan mewarnai untuk dibawa. Jika memungkinkan, siapkan sebuah project edukatif untuk diselesaikan selama ia berada di kantor Anda, misalnya menggambar peta Indonesia.

  1. Siapkan makan siang dan makanan selingan

Agar anak tidak merasa lapar selama berada di kantor Anda, siapkan pula makanan ringan yang sehat, menu makan siang sehat, serta air minum yang cukup untuknya agar ia tak dehidrasi. Makanlah bersama si Kecil saat waktu istirahat siang Anda, agar ia tetap merasakan kedekatan dengan orang tuanya.

Berbagai kondisi mendesak tentu akan memaksa Anda membawa anak ikut serta ke kantor. Dengan pola asuh yang tepat, membawa si Kecil ke lingkungan kerja tidak akan merepotkan, kok. Ikuti saja berbagai tips di atas. Dengan demikian, Anda tetap dapat fokus bekerja, dan si Kecil pun tidak akan merasa bosan selama di kantor Anda.

[NP/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓