Tips Cara Pakai Serum dengan Benar untuk Hasil Optimal

Oleh Ruri Nurulia pada 10 Jan 2019, 10:59 WIB
Serum kerap diabaikan, penggunaannya pun sering kali tak tepat. Begini cara pakai serum yang benar agar manfaatnya optimal.
Tips Cara Pakai Serum dengan Benar untuk Hasil Optimal (Chris_Tina/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Tak sedikit yang menganggap proses pembersihan wajah, penggunaan krim, pelembap, dan tabir surya, serta eksfoliasi ampuh untuk merawat wajah. Penggunaan serum kerap diabaikan. Entah karena harganya yang cenderung mahal, atau pengetahuan yang kurang.

Faktanya, masih banyak yang kurang paham mengenai cara pakai serum yang benar. Padahal, jika penggunaannya kurang tepat, manfaatnya pada kulit tak bisa dirasakan secara maksimal. 

Serum diaplikasikan setelah membersihkan wajah, sebelum mengoleskan pelembap. Serum dikemas dengan berbagai bahan super yang dirancang untuk bisa menembus kulit dengan cara yang tak bisa dilakukan oleh pelembap sehari-hari.

Serum terdiri dari molekul yang lebih kecil, dapat menembus jauh ke dalam kulit, dan memberikan konsentrasi bahan aktif yang tinggi. Penggunaan serum juga membantu memaksimalkan berbagai produk perawatan wajah yang diaplikasikan sesudahnya.

1 of 3

Cara menggunakan serum secara tepat

Meski harganya lebih mahal, tapi banyak kalangan yang rela merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan manfaat yang lebih spesifik, seperti menghaluskan kerutan pada wajah, meningkatkan kekenyalan kulit, mempercepat regenerasi sel kulit, membuat kulit tampak lebih cerah, dan mengoreksi diskolorasi. Nah, jika pemakaian serum tidak tepat, Anda terancam tidak akan mendapatkan manfaat-manfaat tersebut.

Untuk Anda pemakai serum newbie atau Anda yang sudah menggunakannya dalam beberapa waktu belakangan tapi ragu sudah mengaplikasikannya secara benar, berikut di bawah ini adalah cara penggunaan serum yang tepat.

  1. Bersihkan wajah terlebih dulu

Perlu diketahui, bahan aktif dalam serum bisa dengan mudah menempel pada kotoran dan kulit mati. Jadi, demi penyerapan maksimal, pastikan untuk membersihkan wajah terlebih dulu sebelum menggunakan serum.

Cucilah wajah dengan air hangat. Air yang terlalu panas membuat kulit berkeringat, sehingga dapat menghambat penyerapan. Penggunaan air dingin bisa menutup pori-pori yang akhirnya menghalangi serum untuk menembus kulit.

  1. Pakai serum saat kulit masih lembap

Ada yang bilang, kulit yang lembap daya serapnya 10 kali lipat lebih baik ketimbang kulit kering. Karenanya, aplikasikan serum pada kulit yang masih lembap setelah mencuci muka atau setelah mengusap toner bebas alkohol.

Setelah mengoleskan serum merata di wajah, tekan dengan telapak tangan terbuka (bukan dengan ujung jari) untuk melepaskan bahan aktifnya.

  1. Jangan langsung mengaplikasikan pelembap

Ingat, serum beda dengan pelembap. Serum membutuhkan “rekan kerja” berupa pelembap. Untuk penyerapan serum maksimal, setelah membersihkan wajah tunggulah setidaknya 5 menit sebelum mengoleskan pelembap. Jika Anda memiliki kulit sensitif, sebelum menggunakan serum tunggulah selama 10-15 menit setelah membersihkan wajah.

Serum dengan formula yang baik akan dengan cepat terserap kulit. Jika serum meninggalkan residu minyak atau lengket, ini pertanda serum tidak bekerja seperti seharusnya.

  1. Tak perlu banyak-banyak

Kandungan serum sangat terkonsentrasi. Karena untuk pemakaiannya, lebih sedikit lebih baik. Hanya beberapa tetes (tak lebih dari ukuran kacang polong) sudah cukup. Penggunaan yang lebih banyak tak akan menambah manfaat apa pun.

  1. Hindari pewarna dan pewangi

Saat ingin membeli serum, hindari cairan serum yang berwarna-warni atau yang wangi. Beberapa kriteria serum yang baik adalah warna dan baunya tidak menarik. Serum yang bagus mengandung bahan aktif untuk menargetkan perbaikan dan peremajaan kulit. Tambahan pewarna dan pewangi tidak menambahkan manfaat apa-apa, justru bisa menghambat daya serap.

2 of 3

Pastikan serum sesuai dengan kebutuhan dan jenis kulit

Meski esensial, tapi tidak semua orang bisa menggunakan serum. Menurut Jessice Wu, MD, dermatolog asal Amerika Serikat dan penulis buku “Feed Your Face: Younger, Smoother Skin and Beautiful Body in 28 Delicious Days” kepada WebMD, tekstur serum yang cair atau seperti gel bisa berdampak buruk bagi orang-orang yang memiliki masalah kulit kronis seperti eksem atau rosasea, yang mengakibatkan melemahnya lapisan kulit terluar (barrier). Untuk orang-orang tersebut, serum bisa diserap sangat cepat, sehingga bisa mengakibatkan iritasi.

Serum akan bekerja secara optimal jika sesuai dengan kondisi kulit. Lalu apa saja yang perlu diperhatikan?

Pertama-tama, jika Anda memiliki kulit berminyak atau kombinasi, pilihlah serum yang ringan dan cair. Apabila kulit Anda cenderung kering, pilihlah yang teksturnya agak kental.

Selanjutnya, disarankan oleh dr. Nadia Octavia dari KlikDokter, pilih serum berdasarkan kebutuhan, seperti:

  • Untuk menjaga kelembapan kulit, pilih serum yang mengandung asam hialuronat. Kandungan tersebut berperan untuk menjaga kelembapan kulit dengan menahan air di dalam lapisan kulit.
  • Untuk mencerahkan kulit, pilih serum yang mengandung vitamin C. Kulit yang tampak kusam dapat terjadi karena paparan sinar matahari, kurang tidur, merokok, dan faktor genetik. “Vitamin C berfungsi untuk mencerahkan kulit dan berperan sebagai antioksidan yang menangkal radikal bebas. Serum yang mengandung arbutin dan licorice juga baik untuk mencerahkan kulit,” kata dr. Nadia.
  • Untuk mencegah penuaan dini, pilih serum dengan kandungan retinol. Retinol bekerja mencegah kerutan halus pada wajah dan mempercepat regenerasi kulit. Selain itu, untuk kebutuhan ini Anda juga memilih serum yang mengandung kolagen untuk mengencangkan kulit.

Serum merupakan produk perawatan kecantikan yang hebat, khususnya untuk menargetkan perawatan kulit yang lebih spesifik. Meski demikian, cara pakai serum yang benar harus diperhatikan. Jika penggunaannya kurang tepat atau pemilihan serum yang tidak sesuai dengan kondisi dan kebutuhan kulit, manfaatnya tak akan Anda rasakan secara optimal, uang pun terbuang sia-sia. Jika masih ragu atau Anda memiliki jenis kulit yang cenderung sensitif, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kulit.

[RN/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓