Prostitusi, Problem Sosial dengan Berbagai Risiko Kesehatan

Oleh dr. Alvin Nursalim, SpPD pada 10 Jan 2019, 11:15 WIB
Prostitusi bagai jamur yang sulit dihilangkan. Salah satu hal yang mengkhawatirkan dari fenomenana ini adalah risiko penularan penyakit.
Prostitusi, Problem Sosial dengan Berbagai Risiko Kesehatan (Fabrizio Misson/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Prostitusi masih menjadi isu sosial yang tak selesai. Beberapa hari terakhir ini perhatian masyarakat banyak tersita dengan isu prostitusi online yang sedang ramai diperbincangkan.

Membicarakan prostitusi berarti juga harus membuka mata mengenai risiko kesehatan di baliknya, yang terkait penularan berbagai penyakit, serta pendekatan-pendekatan yang harus dilakukan untuk meregulasi risiko kesehatan tersebut. Pasalnya, penyakit ini dapat menyerang kedua pihak, yaitu penyedia layanan dan juga pengguna jasa prostitusi.

Lalu, apa saja penyakit-penyakit yang mengintai para pelaku bisnis ini?

  1. HIV

HIV, atau human immunodeficiency virus, dapat menurunkan sistem imun manusia sehingga memungkinkan berbagai penyakit, bakteri, virus, dan infeksi lainnya menyerang tubuh Anda. Pada keadaan yang berat, seseorang dengan HIV akan mengalami banyak infeksi yang menggerogoti tubuhnya, seperti infeksi paru, otak, dan pada akhirnya dapat menyebabkan kematian.

Sayangnya sampai saat ini, belum ditemukan obat yang dapat menghilangkan virus ini dari tubuh Anda. Namun, penyakit ini dapat dikontrol dengan penggunaan obat antivirus yang efektif dalam menekan perkembangan virus HIV. Dengan obat antivirus tersebut, seseorang dengan HIV terbantu untuk memiliki kualitas hidup yang baik, seperti orang-orang lainnya.

  1. Gonore

Gonoreatau disebut juga dengan kencing nanah, merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Penyakit ini umumnya ditularkan melalui hubungan seksual atau kontak langsung dengan luka yang terinfeksi oleh kuman gonore. 

Gejala yang timbul adalah adanya rasa panas atau perih pada kemaluan. Selain itu, orang dengan gonore juga akan mengeluh keluar nanah dari uretra, yang dapat juga disertai darah.

  1. Kondiloma akuminatum

Kondiloma akuminatum merupakan suatu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh infeksi human papillomavirus (HPV). Penyakit ini akrab disebut sebagai kutil kelamin karena memiliki gejala berupa kutil yang menempati daerah kemaluan.

Pada sebagian kasus, kutil kelamin ini dapat menghilang dengan sendirinya tanpa pengobatan, namun dapat juga terus tumbuh dan membesar. Infeksi HPV juga menyebabkan peningkatan risiko terjadinya kanker serviks pada wanita dan kanker penis pada pria.

  1. Hepatitis B

Hepatitis B adalah penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis B, yang dapat menyebabkan peradangan hati akut atau menahun. Penyakit ini ditularkan melalui hubungan seksual atau penggunaan jarum suntik. Pada tahap awal, penyakit ini dapat tidak menimbulkan gejala apa pun. Infeksi virus hepatitis B menyebabkan peningkatan risiko terjadinya sirosi hati atau kanker hati.

Daftar penyakit di atas hanyalah beberapa contoh penyakit yang dapat ditularkan ketika menggunakan jasa prostitusi. Masih banyak lagi deretan penyakit yang bisa mengintai.

Isu prostitusi adalah masalah yang rumit, melibatkan faktor seperti sosio-ekonomi dan budaya. Seiring dengan perkembangan teknologi, berkembang pula prostitusi dalam berbagai bentuk dan tingkatannya. Jasa seksual dalam versi tradisional berawal dari pertemuan langsung, namun saat ini berkembang menjadi prostitusi online yang kini sedang banyak dibicarakan.

Penyelesaian isu prostitusi memerlukan kerja sama dari banyak pihak, agar semua yang terlibat mendapatkan solusi terbaik. Tak terkecuali perihal risiko kesehatan yang mengancam penyedia layanan dan pengguna jasa prostitusi.

[RS/ RVS]