Begini Cara Emosi Pengaruhi Sistem Imun Anda

Oleh Bobby Agung Prasetyo pada 10 Jan 2019, 13:30 WIB
Jangan salah, ternyata emosi Anda juga turut memengaruhi sistem imun tubuh Anda, lo. Yuk, cari tahu fakta medisnya!
Begini Cara Emosi Pengaruhi Sistem Imun Anda (Concept Photo/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Kondisi emosi seseorang bisa berubah-ubah tergantung situasi yang tengah dialaminya. Saat mendapatkan sesuatu yang baik, tentu Anda akan merasa senang dan bahagia. Sebaliknya, ketika peristiwa buruk melanda, efek negatif seperti sedih, kecewa dan marah bisa segera muncul. Kondisi psikologis ini ternyata bisa memengaruhi sistem imun Anda.

Saat kondisi emosi Anda memburuk, ketahuilah bahwa dampaknya akan mengenai orang sekitar Anda. Itulah mengapa emosi perlu diatur sedemikian rupa agar tidak merugikan pihak lain serta menjaga kesehatan tubuh.

Pasalnya, sebuah penelitian mengungkap bahwa sering terpapar emosi negatif dapat berdampak pada fungsi sistem kekebalan tubuh. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Kaitan antara emosi dan sistem imun tubuh

Sudah banyak studi yang menunjukkan bahwa paparan terhadap stres, kecemasan, dan suasana hati yang negatif umumnya dapat memengaruhi kesehatan fisik. Saat mengalaminya, Anda akan cenderung lemas dan tak bersemangat.

Seperti dilansir dari Medical News Today, penelitian yang dilakukan oleh para spesialis asal Pennsylvania State University menemukan bahwa suasana hati yang negatif dapat mengubah fungsi respons imun.

Kondisi ini berkaitan erat dengan meningkatnya risiko peradangan saat Anda merasakan stres atau kecemasan yang berlebih. Hasil penelitian ini bahkan telah dirangkum dalam jurnal Brain, Behavior, and Immunity.

Dalam penelitian tersebut dikumpulkan data partisipan lewat pengisian kuesioner selama masa studi berlangsung, yakni 2 minggu. Pada periode ini, peneliti mengambil sampel darah partisipan dengan tujuan melihat respons kekebalan serta mencari tanda-tanda peradangan.

Lewat studi tersebut, tampak jelas bahwa individu yang dirundung suasana hati negatif dalam waktu lama cenderung memiliki risiko peradangan biomarker lebih tinggi akibat sistem kekebalan tubuh yang lebih lemah.

Sebaliknya, saat partisipan sedang memiliki suasana hati yang baik, hasil penelitian selalu positif dengan menurunnya tingkat peradangan dalam darah. Namun sayangnya, hal tersebut hanya terjadi pada peserta berjenis kelamin pria.

Peradangan terjadi secara alami sebagai respons imun saat bereaksi terhadap infeksi atau luka. Sementara itu, tingkat peradangan yang tinggi dikaitkan dengan kesehatan yang buruk hingga berbagai kondisi kronis, seperti radang sendi.

Kendati menunjukkan hasil yang memuaskan, namun dibutuhkan studi lanjutan guna menguatkan penelitian ini. Terlebih, kondisi emosi atau suasana hati sulit untuk diuji secara akurat, karena membutuhkan serangkaian wawancara oleh psikiater dalam waktu yang lama.

1 of 2

Kiat menjaga emosi tetap stabil

Emosi yang tak stabil dapat membuat diri goyah serta labil. Jangan sampai hal ini terjadi dan memengaruhi sistem imun pada tubuh Anda. Berdasarkan anjuran dr. Alberta Jesslyn Gunardi dari KlikDokter, Anda dapat melakukan cara di bawah ini untuk menjaga emosi tetap stabil:

  1. Tidak berlebihan dalam mengekspresikan kemarahan

Sisihkan sejenak waktu untuk relaksasi, menghibur diri dengan humor yang bisa didapatkan di media sosial, mengubah cara pandang, menyelesaikan masalah secara tuntas, melatih cara berkomunikasi, mengubah suasana lingkungan, serta melakukan konseling. Dengan cara-cara tersebut, kemarahan Anda tidak akan menumpuk hingga melampiaskannya secara berlebihan.

  1. Menahan amarah dan mengalihkannya

Berhenti memikirkan hal-hal yang dapat membuat Anda kesal dan cobalah fokus pada hal yang positif. Tujuannya adalah agar Anda dapat mengurangi rasa marah yang sedang meluap dan mengubahnya menjadi tindakan yang konstruktif

  1. Berusaha menenangkan diri

Tariklah napas dalam-dalam untuk meredakan emosi. Ketika amarah datang, segera menghindar dari hal yang membuat Anda merasa marah dan cobalah untuk mengendalikan emosi yang sedang bergejolak dalam diri sendiri.

Anda dapat meredakannya dengan mengatur napas atau berbicara dengan orang lain mengenai topik yang menarik. Cara ini cukup efektif untuk mengalihkan Anda dari rasa marah.

Faktanya, emosi atau kondisi psikologis Anda memang berpengaruh terhadap sistem imun tubuh. Jadi, usahakan agar Anda selalu berpikiran positif dan bahagia. Lakukan berbagai kiat untuk menjaga emosi tetap stabil, seperti yang telah dipaparkan di atas. Dengan demikian, Anda pun akan terbebas dari stres, depresi, serta penyakit berbahaya karena sistem kekebalan tubuh yang menurun.

[NP/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓