Bagaimana Cara Mengunyah Makanan dengan Baik?

Oleh Rieke Saras pada 10 Jan 2019, 15:00 WIB
Mengunyah makanan dengan baik akan memaksimalkan nutrisi yang masuk dan mencegah konstipasi. Ini cara mengunyah yang benar.
Bagaimana Cara Mengunyah Makanan dengan Baik? (Alliance/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Pernah dengar, kan, kalau mengunyah makanan harus dilakukan sebanyak 32 kali? Kira-kira, apa manfaatnya untuk tubuh? Ternyata, sangat besar!

Mengunyah adalah langkah pertama yang penting dalam proses pencernaan. Makanan harus dikunyah sehingga bisa ditelan dengan mudah dan, ketika sudah sampai perut, bisa dicerna dengan baik. Bahkan Anda dapat memperbaiki kesehatan sistem pencernaan dengan mengunyah secara benar.

Hal ini dikarenakan mengunyah akan memecah makanan ke dalam partikel-partikel kecil, sehingga meminimalkan stres pada perut. Tidak mengunyah makanan dengan baik akan menyebabkan dispepsia dan konstipasi, terutama pada orang-orang dengan gangguan pencernaan seperti sindrom iritasi usus besar.

Mengunyah sebanyak 32 kali

Anda tentu sudah pernah mendengar saran dari orang tua, untuk mengunyah makanan sebanyak 32 kali sebelum ditelan. Sebenarnya, ini bukan angka yang baku. Jumlahnya bisa bervariasi tergantung dari jenis makanan. Tapi sebagian besar makanan memang perlu dikunyah sebanyak 30-an kali agar lebih mudah diserap oleh tubuh.

Jika mengonsumsi makanan lunak seperti bubur, tentu membutuhkan jumlah kunyahan yang lebih sedikit. Sementara untuk steak atau kacang, mungkin bisa lebih dari 40 kali kunyahan sebelum ditelan.

1 of 2

Manfaat mengunyah dengan benar dan perlahan

Selain baik untuk sistem pencernaan, mengunyah makanan secara benar dan perlahan juga mendatangkan manfaat-manfaat ini, seperti dilansir berbagai sumber:

  • Lebih menikmati makanan

Dengan mengunyah makanan secara benar dan perlahan, Anda akan lebih menikmati rasa, tekstur, dan wangi makanan yang Anda konsumsi. Makanan pun jadi terlihat lebih menarik.

  • Menurunkan berat badan

Mengunyah makanan secara perlahan dapat membantu menurunkan berat badan. Saat makan terlalu cepat, tubuh tidak diberikan kesempatan untuk memberitahu otak bahwa Anda sudah merasa kenyang. Lebih lanjut, sebuah penelitian yang dimuat di BMJ Open menyebut bahwa mengubah kecepatan makan menjadi lebih lambat berhubungan dengan penurunan risiko obesitas sebesar 42 persen.

  • Menurunkan risiko tersedak

Kadang kala orang makan secara terburu-buru atau sambil mengobrol sehingga abai untuk mengunyah dengan baik. Jika Anda sering melakukannya, cobalah untuk lebih memperhatikan kunyahan. Karena risiko tersedak akan menurun saat Anda mengunyah makanan dengan benar dan perlahan.

  • Menunjang kesehatan gigi dan mulut

Air liur memainkan perat penting bagi kesehatan gigi dan mulut. Ia berfungsi untuk membunuh bakteri yang menyebabkan kerusakan gigi dan penyakit gusi. Mengunyah secara perlahan akan menstimulasi produksi air liur, sehingga ikut meminimalkan risiko kekurangan air liur. Selain itu, mengunyah makanan secara perlahan juga akan menguatkan rahang.

  • Menurunkan risiko keracunan makanan

Seperti yang telah dijelaskan, air liur memiliki properti antibakteri. Makin banyak Anda mengunyah, maka makin banyak pula air liur yang dihasilkan. Enzim dalam air liur akan membunuh bakteri dan mengurangi beban bakteri pada perut, yang kemudian menghasilkan asam lambung pembunuh patogen. Itulah mengapa mengunyah dengan benar akan meminimalkan risiko Anda terkena keracunan makanan.

Cara mengunyah makanan dengan baik

Mengunyah makanan juga ada seninya. Ini cara mengunyah makanan dengan baik, seperti dilansir Healthline:

  • Jangan sampai sendok atau garpu Anda dibanjiri makanan. Ambil makanan secukupnya saja, dan pastikan makanan tidak sampai berjatuhan.
  • Ketika makanan sudah di mulut, tutuplah bibir dan mulai mengunyah. Lidah Anda harus memindahkan makanan dari satu sisi ke sisi lainnya, agar tidak satu sisi gigi saja yang mengunyah. Rahang Anda juga harus sedikit berputar.
  • Kunyahlah makanan secara perlahan, hitung hingga 32 kali dalam setiap gigitan. Anda mungkin perlu mengunyah dalam jumlah lebih besar tergantung pada jenis makanan.
  • Setelah tekstur makanan melunak, Anda dapat menelannya.

Sekarang sudah tahu, kan, bahwa mengunyah makanan tidak bisa dilakukan dengan asal-asalan? Di samping menunjang kesehatan pencernaan, mengunyah makanan dengan baik dan perlahan juga dapat membantu menurunkan berat badan, menyehatkan gigi dan mulut, hingga menyusutkan risiko tersedak. Jadi, mengunyah dengan lebih “sadar”!

[RS/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓