Bayi Tak Mau Menyusu, Apa yang Salah?

Oleh Ayu Maharani pada 10 Jan 2019, 15:20 WIB
Banyak ibu yang panik ketika bayi tiba-tiba enggan menyusu. Apa penyebab bayi tak mau menyusu?
Bayi Tak Mau Menyusu, Apa yang Salah? (Natalia-Lebedinskaia/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Saat waktunya bayi menyusu, bayi tiba-tiba menutup mulut. Anda pun panik, apalagi ini sudah terjadi selama beberapa hari. Segera cari tahu apa penyebab bayi tak mau menyusu. Apakah karena ada perubahan fisik pada bayi, atau perubahan itu datang dari Anda?

Menurut penuturan dari dr. Atika dari KlikDokter, perilaku bayi yang tak mau menyusu bisa disebabkan kedua belah pihak, baik dari bayi maupun dari ibu. Selain itu ada beragam faktor lain yang melatarbelakangi mengapa bayi enggan menyusu.

1. Tumbuh gigi

Saat bayi memasuki usia tumbuh gigi, ia akan mengalami ketidaknyamanan di dalam mulutnya. Kondisi ini bisa memengaruhi keinginannya untuk menyusu.

Perlu diketahui juga bahwa bayi yang sedang tumbuh gigi akan lebih memilih menyusu menggunakan botol dot. Ini karena menyusu lewat botol dot tidak terlalu mengeluarkan usaha ekstra seperti saat ia menyusu dari puting payudara sang ibu. Sebab, permukaan dot lebih elastis dan lunak ketimbang puting payudara ibu.

Oleh karena itu, perhatikan juga usia bayi ketika perilaku tersebut muncul. Jika sudah lebih dari 6 bulan, ada kemungkinan penyebabnya adalah tumbuh gigi.

2. Bingung puting

Selain tumbuh gigi, penyebab bayi yang tak mau menyusu adalah kondisi yang disebut dengan “bingung puting” alias nipple confusion.

“Misalnya, setiap hari ibunya kerja, otomatis si anak lebih sering menyusu dari botol dot. Nah, kalau sudah begitu, biasanya ketika si ibu memberikan puting payudaranya, si anak akan mengalami bingung puting,” kata dr. Atika menjelaskan.

3. Nursing strike

Penyebab lainnya adalah nursing strike atau perilaku mogok menyusu dari bayi. Kondisi ini disebabkan oleh perubahan yang dialami oleh sang ibu. Menurut dr. Atika, ada beberapa perubahan lainnya dari ibu yang bisa membuat bayinya mogok menyusu, antara lain:

  • Stres

Saat ibu mengalami tekanan dan sedang banyak pikiran, biasanya kondisi fisik ibu juga akan berubah. Hal ini bisa membuat bayi enggan untuk dekat-dekat dan menyusu pada ibunya.

Meski demikian, stres juga bisa dialami bayi, terutama saat bepergian jauh, berada di ruangan yang terlalu berisik, serta reaksi ibu yang berlebihan saat bayi menggigit puting. Ini bisa membuat bayi takut dan tak mau menyusu.

  • Perubahan aroma tubuh ibu

Saat ibu mengganti sampo, sabun, deodoran, dan minyak wangi, umumnya bayi akan merasa “asing” dan seakan-akan tidak mengenali ibunya sendiri. Otomatis, ketika ini dirasakan oleh bayi, ia cenderung tak mau menyusu karena menganggap Anda bukan seseorang yang biasa menyusuinya.

  • Suplai ASI berkurang dan rasa ASI berubah

Saat ASI yang dikeluarkan ibu tidak banyak, bayi juga bisa menolak untuk terus menyusu. Lalu, ketika ada perubahan pola makan yang cukup signifikan pada ibu, atau bisa juga karena konsumsi obat-obatan tertentu, keduanya bisa mengubah rasa ASI yang dianggap bayi kurang enak, sehingga ia pun jadi tak mau menyusu.

Jika bayi tiba-tiba tak mau menyusu, sebisa mungkin jangan panik, apalagi sampai patah semangat. Usahakan untuk memberikan ASI dari payudara meski terasa sulit atau merasa sedih terhadap penolakan dari si buah hati.

“Saya pun pernah mengalaminya sendiri, tapi saya tetap terus mencoba agar bisa kembali menyusu seperti biasa. Setelah dua minggu, akhirnya kembali lagi, kok,” kata dr. Atika berbagi pengalaman pribadinya. Jadi, ketimbang berlarut-larut dalam stres dan membuat produksi ASI makin menurun, sebaiknya cari tahu apa penyebab tiba-tiba bayi tak mau menyusu. Ingat, ada kalanya bayi mengalami fase tersebut.

[RN/ RVS]