Vaksin Flu Bisa Selamatkan Pasien Gagal Jantung?

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 12 Jan 2019, 14:30 WIB
Vaksin flu disebut-disebut sebagai “obat alternatif” yang bisa menyelamatkan hidup pasien gagal jantung. Apa kata medis?
Vaksin Flu Bisa Selamatkan Pasien Gagal Jantung? (VGstockstudio/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Vaksin flu sering dianggap sepele dan dikesampingkan dari vaksin-vaksin lainya. Hal ini karena banyak yang merasa bahwa penyakit flu tidak terlalu berbahaya sehingga tidak membutuhkan vaksin.

Kendati begitu, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) sebenarnya menyarankan agar setiap orang berusia di atas 6 bulan menerima vaksinasi flu. Bahkan, orang yang berisiko tinggi mengalami komplikasi mematikan akibat flu, seperti pasien gagal jantung, diwajibkan untuk mendapatkan vaksin tersebut.

Vaksin flu pada penderita gagal jantung

Penderita gagal jantung harus mendapatkan vaksin flu karena mereka sangat rentan terkena penyakit tersebut dibanding orang lain. Penelitian terbaru bahkan menyebut bahwa vaksin flu bisa membuat umur penderita gagal jantung semakin panjang.

Tim peneliti dari University of Copenhagen di Denmark menganalisis data dari total 134.048 orang Denmark yang baru saja menerima diagnosis penyakit gagal jantung. Para peneliti mengumpulkan data dari beberapa pendaftar yang menyimpan informasi tentang diagnosis, resep obat, dan penyebab kematian di rumah sakit.

Tim peneliti kemudian menganalisis rekam medis pada 134.048 orang tersebut selama 12 tahun terakhir, yaikni sejak 2003 sampai 2015. Berdasarkan analisis data yang diterbitkan dala jurnal Circulation American Heart Association, pasien gagal jantung yang mendapatkan vaksin flu memiliki 19 persen risiko lebih rendah untuk mengalami kematian dini.

Tak hanya itu, penelitian tersebut juga mengatakan bahwa penderita gagal jantung yang terhindar dari flu akan mengalami penurunan risiko kematian kardiovaskular sebesar 8 persen. Risiko kematian akibat penyakit lain pun berkurang sebanyak 13 persen. Untuk mendapatkan manfaat tersebut, pasien gagal jantung diwajibkan untuk mendapatkan vaksin flu di awal musim, yaitu pada bulan September atau Oktober.

Gagal jantung di masa depan

Para ilmuwan dan ahli medis memprediksi gagal jantung menjadi masalah yang semakin meningkat di tahun-tahun mendatang. Hasil penelitian tersebut berpotensi menjadi kunci untuk membuat pasien gagal jantung memiliki hidup yang lebih lama.

"Sementara penelitian ini hanya melihat pasien dengan gagal jantung yang baru didiagnosis, perlindungan dari serangan flu kemungkinan bermanfaat bagi setiap pasien dengan gagal jantung," ujar penulis utama studi ini, Daniel Modin.

"Saya harap penelitian kami dapat membantu membuat dokter dan ahli jantung yang merawat pasien dengan gagal jantung menyadari betapa pentingnya vaksin flu bagi pasien mereka. Vaksin flu dapat dianggap sebagai pengobatan standar pada gagal jantung yang mirip dengan obat-obatan lainnya," sambungnya.

Penelitian tentang efektivitas vaksin flu untuk mempertahankan kelangsungan hidup pasien gagal jantung memang masih belum dapat dijadikan sebagai acuan. Akan tetapi, temuan pada penelitian tersebut dapat membuka cakrawala bahwa vaksin flu berpotensi besar menjadi “obat alternatif” untuk pasien gagal jantung.

[NB/ RVS]