Catat, Ini Tanda dan Gejala Tubuh Anda Kekurangan Vitamin D

Oleh dr. Resthie Rachmanta Putri. M.Epid pada 14 Apr 2020, 15:48 WIB
Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan masalah kesehatan. Penting untuk mengenali gejala kekurangan vitamin D agar bisa segera diatasi.
Tanda dan Gejala Tubuh Anda Kekurangan Vitamin D

Klikdokter.com, Jakarta Vitamin D merupakan salah satu nutrisi esensial bagi tubuh. Vitamin D tidak bisa dihasilkan oleh organ tubuh Anda, melainkan harus didapat dari makanan atau sinar matahari.

Meskipun Indonesia merupakan negara tropis dengan matahari yang bersinar sepanjang tahun, beberapa studi melaporkan bahwa 20-80 persen penduduk Indonesia mengalami kekurangan vitamin D.

Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan masalah kesehatan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui beberapa gejala kekurangan vitamin D agar bisa melakukan antisipasi dan tindakan pencegahan lebih awal.

1 of 3

Tanda dan Gejala Tubuh Kekurangan Vitamin D

Ilustrasi Vitamin D
Ilustrasi Vitamin D

Sebagian besar orang yang mengalami kekurangan vitamin D tidak mengalami gejala apa pun. Tanda kekurangan vitamin D dapat diketahui dengan melakukan pemeriksaan 25-hydroxyvitamin D (25[OH]D) darah di laboratorium.

Artikel Lainnya: Kurang Vitamin D Picu Rematik

Pada hasil pemeriksaan, jika kadarnya 21-29 ng/ml (nanogram per mililiter), maka seseorang dianggap mengalami kekurangan vitamin D ringan (insufisiensi). Namun, jika kadar vitamin D dalam darahnya kurang dari 20 ng/ml, maka kekurangan vitamin D-nya tergolong berat (defisiensi).

Jika mengalami kekurangan vitamin D berat dan terjadi dalam waktu yang lama, beberapa penyakit dan gejala dapat terjadi. Gejala yang mungkin terjadi akibat kekurangan vitamin D, di antaranya adalah:

  1. Tulang Melemah Akibat Rakhitis atau Rickets

Kekurangan vitamin D yang terjadi pada masa kanak-kanak dalam keadaan yang ekstrem dan berkepanjangan dapat menimbulkan rakhitis. Penyakit ini ditandai dengan tulang-tulang yang melunak dan melemah. Lama-kelamaan tulang pun menjadi bengkok, terutama tulang panjang di tungkai dan lengan.

Selain itu, biasanya anak mengalami keterlambatan perkembangan motorik, misalnya terlambat berjalan.

  1. Tulang Melunak Akibat Osteomalasia

Kekurangan vitamin D yang berat dan dalam jangka waktu lama pada orang dewasa dapat menimbulkan gangguan osteomalasia. Seperti pada rakhitis, tulang penderita osteomalasia juga melunak.

Gejala utama osteomalasia adalah nyeri tulang dan lemah pada otot. Nyeri tulang pada osteomalasia sering kali terjadi di punggung bawah, panggul, pinggul, dan tungkai. Rasa nyeri biasanya memberat saat berbaring di malam hari.

Artikel Lainnya: Osteoporosis dan Osteomalasia, Bagaimana Membedakannya?

  1. Nyeri Tulang Akibat Osteoporosis

Berbeda dengan osteomalasia, masalah utama pada osteoporosis adalah kepadatan tulang yang menurun. Osteoporosis sering terjadi pada wanita yang sudah memasuki masa menopause. Namun pada kekurangan vitamin D, osteoporosis bisa terjadi lebih dini dan dapat menyerang pria.

Osteoporosis, khususnya osteoporosis yang ringan, tak selalu menunjukkan gejala. Sementara itu, osteoporosis yang berat dapat menimbulkan nyeri tulang, bahkan menyebabkan tulang menjadi mudah patah. Untuk memastikan ada tidaknya osteoporosis, diperlukan pemeriksaan bone mineral densitometry.

  1. Sering Mengalami Infeksi Saluran Pernapasan

Tanda tubuh kekurangan vitamin D juga dapat ditunjukkan dengan sering terjadinya infeksi saluran pernapasan.

Berbagai studi menemukan bahwa orang yang kekurangan vitamin D lebih rentan mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dibandingkan dengan orang-orang yang memiliki vitamin D yang cukup. Hal ini karena vitamin D berperan penting dalam mengoptimalkan imunitas tubuh.

  1. Depresi

Kekurangan vitamin D mengakibatkan seseorang lebih rentan mengalami depresi. Jika seseorang memiliki depresi dan terbukti mengalami kekurangan vitamin D, maka suplemen vitamin D perlu diberikan sebagai salah satu bagian dalam pengobatannya.

Walau demikian, depresi bisa terjadi karena berbagai penyebab, bukan karena gejala kekurangan vitamin D saja.

Artikel Lainnya: Benarkah Kurang Vitamin D Rentan Picu Depresi?

2 of 3

Pentingnya Memenuhi Asupan Vitamin D

Vitamin D berperan penting dalam metabolisme kalsium, kesehatan tulang, dan mengoptimalkan imunitas tubuh. Oleh sebab itu, Anda perlu memperhatikan asupan vitamin D untuk tubuh Anda.

Vitamin D dapat diperoleh secara mudah dan efektif melalui paparan sinar matahari. Sebuah studi di Asia Tenggara menyatakan bahwa berjemur pada pukul 9 pagi selama 25 menit dapat mencukupkan kebutuhan vitamin D harian.

Selain berjemur, vitamin D juga dapat diperoleh dari makanan seperti susu, keju, yoghurt, makanan yang difortifikasi vitamin D, dan minyak ikan.

Agar tak mengalami gejala kekurangan vitamin D, pastikan bahwa Anda terpapar sinar matahari dan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin D secara cukup tiap harinya. 

Jika memiliki pertanyaan seputar gejala kekurangan vitamin D atau masalah kesehatan lainnya, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter kami menggunakan fitur Live Chat 24 jam di aplikasi KlikDokter. 

[WA/ RS]

Lanjutkan Membaca ↓