Cara Mendeteksi Kemandulan Sebelum Menikah

Oleh Ayu Maharani pada 16 Jan 2019, 15:35 WIB
Masalah sulit punya anak atau kerap kali disebut kemandulan katanya bisa diketahui dari sebelum menikah. Bagaimana caranya?
Cara Mendeteksi Kemandulan Sebelum Menikah (Goodluz/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Umumnya, pasangan yang menikah mendambakan kehadiran buah hati di dalam keluarga kecilnya. Namun sayangnya, tak semua pasangan bisa mendapatkan momongan dengan cepat atau bahkan memang tidak bisa memiliki keturunan sama sekali karena mengalami kemandulan.

Bicara soal mandul, banyak juga yang abai terhadap kondisi tersebut, sampai akhirnya mereka gagal melakukan program hamil. Padahal, kemandulan bisa dideteksi dari sebelum Anda menikah, baik dari pihak pria maupun wanita. Lantas, bagaimanakah caranya?

Kemandulan pada pria dan penyebabnya

Menurut dr. Andika Widyatama dari KlikDokter, sekitar 15 persen pasangan mengalami kemandulan atau masalah infertilitas, yakni kegagalan mendapatkan keturunan setelah berhubungan seksual tanpa kontrasepsi selama setahun. Tak sedikit orang awam yang menganggap kemandulan hanya terjadi pada pihak wanita.

“Padahal, kemandulan pria diperkirakan memengaruhi setengah dari seluruh kasus kegagalan kehamilan.” tutur dr. Andika.

Penyebab kemandulan pada pria sebenarnya bermacam-macam, misalnya saja jumlah sperma yang rendah, abnormalitas pada fungsi sperma, ataupun gangguan pada saluran sperma. Meski demikian, menurut dr. Andika, ada beberapa hal lain yang dapat menyebabkan pria menjadi mandul.

“Penyakit tertentu seperti karena cedera, penyakit kronis, dan pola hidup yang tidak sehat juga dapat memengaruhi kemandulan pada pria.” jelasnya. Penyakit yang dimaksud pun biasanya didapat dari riwayat keluarga.

Lalu, adanya ketidakseimbangan hormon, pelebaran pembuluh darah vena di testis, atau hambatan pada aliran sperma juga bisa memicu kemandulan pada pria. Jadi sekali lagi, kemandulan bukan hanya datang dari wanita, tetapi juga bisa terjadi pada pria. Penyebabnya pun beragam, bukan dari faktor eksternal saja.

Bicara soal tanda kemandulan pada pria, tanda yang paling terlihat jelas adalah ketidakmampuannya untuk membuat pasangannya hamil dalam rentang waktu tertentu. Selain itu, ada pula beberapa tanda-tanda lain yang bisa dikenali dan sebelum menikah bisa dikonsultasikan kepada dokter, yakni:

  • Gangguan ereksi
  • Penurunan hasrat berhubungan seksual
  • Kesulitan ejakulasi
  • Sedikitnya volume ejakulasi
  • Ada benjolan di area testis yang terasa nyeri
  • Pembesaran payudara (ginekomastia)
  • Penurunan jumlah rambut di seluruh tubuh dan wajah (rontok atau sulit tumbuh lagi)
  • Ketika dicek ke dokter spesialis andrologi, jumlah sperma terbilang rendah, yakni kurang dari 15 juta sperma per mililiter atau jumlah total sperma kurang dari 39 juta per ejakulasi.
1 of 2

Mendeteksi kemandulan pada wanita

Menurut dr. Theresia Rina Yunita dari KlikDokter, secara umum tidak ada tes spesifik untuk mendeteksi kemandulan pada seorang wanita, apalagi jika ia belum menikah dan belum pernah berhubungan seksual.

“Meski demikian, untuk mendeteksi kesuburan wanita dapat dilakukan pemeriksaan siklus haid, USG, pemeriksaan hormon dalam darah, dan pemeriksaan HSG atau histerosalpingografi.” pungkasnya.

Sama seperti pria, wanita dapat dikatakan memiliki masalah infertilitas hanya bila ia belum memiliki keturunan setelah 1 tahun melakukan hubungan seksual secara teratur, yakni 2-3 kali seminggu tanpa menggunakan alat kontrasepsi.

Lalu di sisi lain, menurut dr. Resthie Rachmanta Putri, M.Epid dari KlikDokter, salah satu tanda bahwa kemungkinan seorang wanita akan memiliki masalah mandul di kemudian hari dapat dilihat juga dari keputihan yang selama ini ia alami.

“Meski sebanyak 90 persen wanita pernah mengalami keputihan, jangan anggap sepele keluhan tersebut. Karena keputihan merupakan tanda berbagai komplikasi, salah satunya kemandulan,” dr. Resthie menekankan.

Maka, ketika Anda terus-menerus mengalami keputihan padahal Anda sedang tidak dalam kondisi lelah, tidak stres, dan selalu menjaga kebersihan vagina, sebaiknya periksakan kondisi tersebut ke dokter.

Kendati demikian, tidak semua gejala keputihan akan berujung pada kemandulan. Menurut dr. Resthie, beberapa jenis keputihan yang bisa menyebabkan kemandulan ialah sebagai berikut:

  • Keputihan vaginosis bakterialis

Disebabkan bakteri Gardnerella vaginalis dan bukan ditularkan dari hubungan intim. Ciri khasnya berwarna putih keabuan dan berbau amis. Keputihan ini harus diobati oleh antibiotik dari dokter.

  • Keputihan gonore

Disebabkan bakteri Neisseria gonorrhea dan ditularkan saat berhubungan seksual. Berwarna kekuningan dan terasa nyeri saat berhubungan intim. Kondisi ini harus diobati juga dengan dua antiobiotik, satu untuk membunuh bakteri gonore dan satu untuk membunuh kuman lainnya.

  • Keputihan klamidiasis

Kondisi keputihan jenis ini disebabkan oleh kuman Chlamydia trachomatis dan ditularkan saat berhubungan seksual.

  • Keputihan trikomoniasis

Disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis dan ditularkan melalui hubungan intim. Ciri-cirinya berwarna kuning kehijauan dan terasa nyeri saat berhubungan intim.

Itulah beberapa tanda yang umumnya ditampilkan oleh pria dan wanita saat mengalami kemandulan. Jadi kesimpulannya, tanda-tanda adanya masalah infertilitas atau kemandulan sebenarnya bisa dideteksi dari sebelum menikah. Bahkan, semakin cepat terdeteksi, semakin cepat juga dokter dapat menangani dengan berbagai terapi. Bukan tak mungkin setelah menjalani terapi kemungkinan Anda untuk memiliki keturunan berubah menjadi lebih besar. Jadi, bila Anda tak kunjung memiliki momongan, jangan langsung patah semangat, ya!

[NP/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓
Natalia HorotaNatalia Horota

obat agar bisa atasi keputihan. keputihan sering2 keluar padahal pola makan saya baik. tdk stres. kurang capek.. semua baik2 sj tpi keputihan saya sulit saya atasi