Kanker Hati pada Anak, Apa Gejalanya?

Oleh Ayu Maharani pada 17 Jan 2019, 11:45 WIB
Kanker hati dapat menyerang siapa saja, termasuk anak-anak. Bagaimana gejalanya pada anak? Apakah sama dengan orang dewasa?
Kanker Hati pada Anak, Apa Gejalanya? (Note: XiXinXing/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Dua hari yang lalu, komika Gebi Ramadhan meninggal dunia akibat kanker hati. Padahal usianya terbilang masih sangat muda, yakni 24 tahun. Mungkin beberapa orang jadi berpikir, jika kanker hati bisa merenggut nyawa orang muda, bukan tak mungkin penyakit tersebut bisa menjangkiti anak-anak juga.

Kasus kanker hati pada anak

Penyakit kanker bisa menyerang siapa saja, baik tua maupun muda. Apalagi jika sebelumnya di keluarga mereka sudah ada riwayat kanker. Risiko untuk terkena kanker pun akan semakin tinggi. Kendati demikian, hal tersebut bukanlah hal yang “pasti”. Meski risikonya lebih tinggi, bukan berarti Anda tidak bisa menangkal risiko tersebut dengan pola hidup yang lebih sehat.

Menurut dr. Atika dari KlikDokter, kanker hati termasuk kanker yang jarang terjadi pada anak-anak. Pasalnya, kanker hati ini biasanya disebabkan oleh infeksi virus hepatitis B, hepatitis C, sirosis hati, HIV/AIDS, dan perlemakan hati tipe nonalkoholik. Kanker hati juga bisa disebabkan oleh konsumsi alkohol dan pola tersebut kemungkinan besar tidak ditemukan pada kebiasaan hidup anak-anak.

“Tetapi semisalkan ada anak-anak yang terkena kanker hati, gejalanya pun akan sama saja dengan gejala kanker hati pada orang dewasa. Tidak ada pembeda yang spesifik,” tutur dr. Atika. Dengan demikian, selain jarang ditemukan pada anak-anak, gejala kanker hati pada anak tidak berbeda dengan gejala kanker hati pada orang dewasa.

1 of 2

Gejala kanker hati pada orang dewasa dan anak

Menurut dr. Andika Widyatama dari KlikDokter, kanker hati memang banyak terjadi di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Hal itu dibuktikan dari 5,7 persen penduduk dunia yang mengidap kanker hati, hampir 82 persennya berasal dari negara berkembang.

Kanker yang kerap menyerang kaum pria itu merupakan jenis kanker dengan jumlah kasus kematian nomor tiga tertinggi dibandingkan semua jenis kanker. Pada tahap awal, kanker hati ini tidak menimbulkan gejala yang jelas sehingga mungkin tidak disadari oleh penderitanya. “Ya, gejalanya hanya akan mulai terasa pada tahapan lanjut,” kata dr. Andika.

Adapun gejala-gejala yang timbul pada kasus kanker hati dan wajib diwaspadai, antara lain:

  • Kurangnya nafsu makan
  • Warna kulit dan area putih bola mata menjadi kekuningan
  • Nyeri perut bagian atas
  • Penurunan berat badan secara signifikan, padahal sedang tidak stres atau menerapkan diet apa pun
  • Mudah merasa kenyang
  • Kerap kali mual dan muntah
  • Perut membesar
  • Pelebaran pembuluh vena di area perut yang tampak pada permukaan kulit
  • Perdarahan yang abnormal, termasuk memar yang tidak jelas penyebabnya

Upaya pencegahan kanker hati

Sebagai orang tua, Anda dapat membantu mencegah kanker hati pada anak dengan berbagai cara. Berikut upaya pencegahan yang bisa dilakukan agar risiko kanker hati pada anak dapat diminimalkan:

  • Jangan melewatkan imunisasi hepatitis B untuk bayi baru lahir Anda. Orang dewasa juga disarankan untuk mendapatkan vaksinasi hepatitis B untuk mencegah terserang kanker hati.
  • Jagalah berat badan anak di angka ideal, hitung saja dengan menggunakan hitungan indeks massa tubuh.
  • Terapkan pola makan bergizi seimbang dari sekarang dan usahakan makanan dan minuman yang anak Anda konsumsi berasal dari tempat yang bersih.
  • Ajaklah anak untuk lebih banyak bergerak aktif. Setiap pagi atau akhir pekan, Anda dan anak dapat melakukan olahraga bersama-sama, misalnya main sepak bola, bulu tangkis, atau sepeda.

Tidak ada perbedaan antara gejala kanker hati pada orang dewasa dan anak-anak. Dan meski kanker hati jarang menyerang anak, lakukanlah upaya pencegahan dengan tidak melewatkan imunisasi hepatitis B serta menerapkan pola hidup sehat untuk Si Kecil. Anda pun wajib memberikan contoh pola hidup yang baik untuk mereka, agar anak juga termotivasi untuk hidup lebih sehat.

[RS/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓