Benarkah Sering Muntah Bikin Gigi Rapuh?

Oleh drg. Wiena Manggala Putri pada 22 Jan 2019, 10:00 WIB
Gigi Anda sering terasa rapuh? Bisa jadi penyebabnya adalah karena Anda sering muntah.
Benarkah Sering Muntah Bikin Gigi Rapuh? (Africa Studio/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Akhir-akhir ini gigi Anda terasa sangat rapuh? Jika ya, perhatikan apakah Anda sering mengalami muntah-muntah? Dan bila jawabannya ya, bisa jadi gigi rapuh tersebut disebabkan oleh muntah berulang yang Anda alami.

Ya, selain membuat badan jadi lemas, muntah yang berulang juga dapat menyebabkan gigi rapuh. Umumnya, muntah yang berulang berhubungan dengan gangguan makan bulimia. Penderita bulimia akan makan dalam jumlah yang banyak dan memuntahkannya kembali sebagai upaya untuk membersihkan tubuh dari kalori yang telah dikonsumsi.

Gangguan makan bulimia akan merusak organ-organ di dalam tubuh, seperti lambung, kerongkongan, dan gigi. Hal ini disebabkan karena muntah mengandung asam lambung. Asam lambung berperan untuk memecah makanan di dalam perut sehingga tubuh bisa mencernanya. Jika asam lambung keluar dan berada di dalam mulut, maka akan merusak email gigi.

Gangguan pada gigi

Asam lambung yang berada di dalam mulut akan bersifat korosif, sehingga dapat merusak kesehatan gigi dan mulut. Dampak yang akan terlihat adalah sebagai berikut:

  1. Gigi berlubang

Sifat asam dari muntah berulang dapat mengikis lapisan email yang berfungsi sebagai pelindung gigi sehingga akan meninggalkan suatu rongga atau lubang. Kondisi ini dapat makin parah bila Anda terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung gula tinggi dan soda.

  1. Gigi berubah warna dan rapuh

Seiring berjalannya waktu, terkikisnya email gigi dapat menyebabkan gigi mengalami perubahan warna menjadi lebih kuning dan lebih rapuh dari biasanya. Artinya, gigi Anda dapat patah dengan mudah.

  1. Timbul rasa sakit dan sensitif

Lapisan email yang terkikis menyebabkan terbukanya lapisan dentin. Bila hal ini terjadi, Anda akan merasakan sakit atau nyeri saat terkena rangsangan panas maupun dingin. Tentunya pada keadaan ini, Anda akan mengalami kesulitan dalam mengunyah makanan ataupun minum.

  1. Pembengkakan kelenjar ludah

Asam lambung yang terdapat di dalam muntah dapat mengiritasi kelenjar di sisi masing-masing pipi. Kelenjar ini menghasilkan air liur, yaitu cairan yang berfungsi untuk membantu Anda dalam menelan. Bila kelenjar ini terkena iritasi, aliran air liur akan berkurang dan menyebabkan mulut menjadi kering serta kesulitan dalam menelan makanan atau minuman.

  1. Sariawan

Selain merusak gigi, asam lambung juga dapat mengiritasi jaringan lunak di dalam mulut. Kondisi ini akan meninggalkan luka semacam sariawan di dalam mulut. Luka dapat bertambah lebar jika tidak segera ditangani.

Ketahuilah bahwa Anda tidak disarankan untuk langsung menggosok gigi setelah muntah. Hal ini justru akan lebih memperburuk keadaan. Tunggulah sekitar 30 menit hingga 1 jam setelah Anda muntah agar asam tidak menyebar ke seluruh permukaan gigi. Gunakan pasta gigi yang mengandung fluroida atau fluoride agar gigi tetap kuat.

Jika Anda memiliki bulimia atau penyakit lainnya dan mengalami gigi rapuh, segera lakukan pemeriksaan ke dokter gigi agar kerusakan tidak bertambah parah. Dokter gigi akan melakukan perawatan seperti penambalan gigi pada gigi yang berlubang dan juga merawat gusi Anda.

Di luar perawatan untuk gigi rapuh, penting selalu mengontrol kesehatan gigi dan mulut Anda ke dokter gigi tiap 6 bulan sekali. Tujuannya adalah untuk mengetahui adanya tanda-tanda kerusakan pada gigi maupun gusi, sehingga dapat dilakukan penanganan lebih awal. Jadi, jika Anda sering muntah berulang yang mengakibatkan gigi rapuh, segera cek ke ahlinya, ya!

[RS/ RVS]