Pakai High Heels Saat Hamil seperti Meghan Markle, Amankah?

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 23 Jan 2019, 16:50 WIB
Sedang hamil trimester akhir, tapi ingin pakai high heels seperti yang dilakukan Meghan Markle? Cek dulu aman atau tidaknya di sini.
Pakai High Heels Saat Hamil seperti Meghan Markle, Amankah? (Foto: Paul ELLIS/AFP)

Klikdokter.com, Jakarta Sebagai anggota kerajaan Inggris, Meghan Markle dituntut untuk berpenampilan anggun dan elegan. Tak heran jika sepatu high heels tak bisa dipisahkan darinya. Ketika memasuki kehamilan trimester ketiga, sepatu hak tinggi itu tetap dipakai Meghan ke berbagai acara formal. Namun, amankah memakai sepatu hak tinggi saat sedang hamil tua?

Menurut dr. Grace Valentine, Sp.OG kepada KlikDokter, berikut hal-hal yang harus diwaspadai ibu hamil tua yang ingin menggunakan sepatu hak tinggi:

  • Berisiko cedera sendi

Saat hamil, sendi akan mengalami perubahan yang nyata. “Perubahan hormon selama kehamilan menyebabkan ligamen yang menahan sendi di dalam tubuh menjadi lebih rileks. Karena lebih rileks, persendian jadi lebih bebas bergerak dan berisiko cedera,” kata dr. Grace.

  • Rentan terjatuh

Peningkatan berat badan dan perubahan hormonal saat hamil akan membuat kekuatan tumit turun. Akibatnya keseimbangan tubuh selama hamil kurang stabil dan rentan terjatuh.

  • Kaki bengkak

Kaki bengkak tak bisa dihindari saat hamil. dr. Grace mengatakan bahwa pemakaian high heels bisa menyebabkan kaki semakin bengkak.

  • Kram betis

“Sepatu high heels menyebabkan otot betis pemakainya berkontraksi terus-menerus, sehingga betis bisa kram. Selama kehamilan, kram ini lebih mudah terjadi,” jelas dr. Grace.

  • Nyeri punggung

Selama hamil, ligamen pada punggung bawah akan meregang selama hamil. “Sepatu high heels akan menambah tekanan pada persendian punggung yang bekerja untuk menyokong tubuh.”

Melihat alasan-alasan tersebut, dr. Grace tidak menyarankan wanita hamil untuk menggunakan sepatu high heels. Jika terpaksa memakai high heels atau ada beberapa keadaan yang membuat Anda harus memakainya, perhatikan ketentuan-ketentuan berikut ini:

  • Gunakan sepatu dengan low heels.
  • Pastikan hak sepatu kokoh dan tidak terlalu tinggi.
  • Pilih sepatu yang ukurannya sedikit lebih besar dan memiliki pijakan empuk supaya bisa menopang kaki dengan baik.
  • Hindari stileto, platform heels, atau kitten heels. Hak sepatu yang kecil tidak dapat menyokong tubuh. Tubuh pun akan bekerja keras untuk mempertahankan keseimbangan.
  • Bila Anda harus menggunakan sepatu dengan hak sepanjang hari, sering-seringlah mengistirahatkan kaki. Lepaskan sepatu dan regangkan kaki sebelum memakai sepatu kembali.
  • Pada acara pesta atau liburan, hindari berjalan atau berdiri dalam waktu lama dengan sepatu hak tinggi.
  • Gantilah sepatu hak tinggi dengan sandal untuk kegiatan sehari-hari.
  • Bila mengalami ketidaknyamanan akibat sepatu hak tinggi, Anda dapat melakukan peregangan dan pemijatan pada kaki.

Peningkatan berat badan dan perubahan hormon dalam kehamilan memiliki dampak besar pada tubuh. Otot dan ligamen melunak karena peningkatan relaksin, hormon ovarium, yang membuat kaki rentan tegang. Sepatu hak tinggi juga mengubah postur tubuh, memperpendek otot betis, dan meningkatkan tekanan pada punggung. Tak hanya itu, kehamilan akan menempatkan tekanan ekstra pada sendi sehingga ibu hamil rentan jatuh.

Apabila Anda hamil hamil tua seperti Meghan Markle, sebaiknya jangan paksakan diri untuk menggunakan sepatu high heels. Gunakan sepatu yang empuk dan bisa menopang kaki dengan baik. Utamakan keamanan dan kenyamanan demi kesehatan Anda maupun janin.  

[RS/ RVS]