Beragam Masalah Kesehatan yang Ditandai dengan Kaki Panas

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 24 Jan 2019, 15:30 WIB
Pertanda adanya penyakit bisa dirasakan melalui kaki panas atau sensasi terbakar. Berikut masalah kesehatan yang ditunjukkan kondisi itu.
Beragam Masalah Kesehatan yang Ditandai dengan Kaki Panas (Dmitri-Ma/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Anda pernah mengalami kaki terasa panas, meski sedang berada di ruangan sejuk atau ber-AC? Kalau iya, waspadalah. Sensasi rasa sensasi terbakar di kaki – terutama jika terjadi sering dan berulang – dapat menandakan masalah kesehatan yang serius.

Apa saja masalah kesehatan yang ditandai dengan gejala kaki panas? Dilansir dari WebMD, berikut ulasannya.

1. Diabetes

Penderita diabetes memiliki kadar gula darah dan lemak seperti trigliserida yang lebih tinggi dari normal. Seiring waktu, penyakit ini dapat merusak saraf di tangan dan kaki Anda, dan menyebabkan perasaan terbakar yang konstan atau sesekali. Segera temui dokter jika Anda melihat tanda-tanda pertama, seperti kesemutan atau mati rasa di jari tangan dan kaki Anda. Periksakan diri secara teratur untuk memantau gula darah Anda.

2. Neuropati perifer

Neuropati perifer berarti ada kerusakan pada saraf yang menghubungkan sumsum tulang belakang Anda dengan lengan, kaki, tangan, dan kaki Anda. Penyebab paling umum penyakit ini adalah diabetes. Namun, ada banyak penyebab lain, seperti perawatan kanker (kemoterapi), gagal ginjal, penyakit autoimun (termasuk rheumatoid arthritis), bahan kimia beracun, infeksi, dan masalah gizi.

3. Athlete’s foot

Dalam dunia medis, athlete’s foot disebut juga dengan tinea pedis. Ini adalah jamur yang tumbuh di daerah yang hangat dan lembab di antara jari-jari kaki dan di bagian bawah kaki Anda, dan mungkin menyengat, gatal, dan seperti sensasi terbakar. Itu tumbuh subur di sepatu dan kaus kaki yang lembab.

4. Gagal ginjal kronis

Gagal ginjal atau penyakit ginjal kronis merupakan tingkatan akhir dari penyakit ginjal. Saat ginjal Anda dikatakan mengalami kegagalan, artinya ginjal sudah tidak dapat berfungsi dengan baik.

Gagal ginjal paling sering disebabkan oleh diabetes atau tekanan darah tinggi. Ginjal Anda perlahan berhenti bekerja dan itu membuat cairan “limbah” menumpuk di tubuh Anda, yang dapat merusak saraf (uremic neuropathy), termasuk di kaki Anda, dan menyebabkan sensasi terbakar.

1 of 3

Selanjutnya

5. Neuropati serat kecil

Masalah ini sering dimulai pada kaki. Biasanya muncul rasa sakit yang menusuk, sensasi seperti terbakar, atau gatal. Gejalanya bisa lebih buruk di malam hari atau ketika Anda beristirahat. Udara panas atau dingin kadang-kadang dapat memicu serangan, meskipun kondisinya terkadang membuat sulit untuk membedakan antara keduanya. 

Masalah gula darah, seperti halnya diabetes, mungkin menjadi salah satu penyebab utama. Akan tetapi, terkadang penyebabnya tidak jelas. Penyakit ini juga banyak disebabkan oleh genetik.

6. Hipotiroidisme

Ketika tiroid Anda – yakni kelenjar berbentuk kupu-kupu di leher Anda – tidak menghasilkan hormon yang cukup, itu berarti tubuh Anda tidak akan membakar energi dengan cepat. Anda mungkin gampang lelah, sembelit, peka terhadap dingin, pelupa, dan kurang tertarik pada seks. Akan tetapi, Anda juga mungkin memiliki sensasi kaki yang terbakar.

7. Amiloidosis

Amiloidosis adalah sebutan untuk beragam kondisi dengan adanya penumpukan protein amiloid pada organ dan/atau jaringan, sehingga mengakibatkan timbulnya penyakit.

Protein abnormal yang dibuat di sumsum tulang Anda menumpuk di berbagai bagian tubuh. Anda mungkin tidak akan melihatnya sampai tingkat lanjut. Kondisi ini membuat Anda mudah lelah dengan kulit yang mudah menebal dan memar, dan Anda mungkin memiliki bercak ungu di sekitar mata.

Cairan ekstra kemudian dapat terkumpul. Pergelangan kaki dan kaki yang bengkak bisa menekan saraf dan menyebabkan kesemutan dan rasa terbakar di kaki Anda. Tidak ada obat, tetapi perawatan dapat meringankan gejala Anda.

2 of 3

Selanjutnya

8. HIV/AIDS

Sekitar sepertiga orang dengan HIV/AIDS berakhir dengan kerusakan pada saraf mereka. Virus itu sendiri dapat melukai saraf Anda, dan obat yang digunakan untuk menekan virus juga bisa melukai saraf Anda. Penyakit ini membuat Anda mungkin mengalami kekakuan, kesemutan, mati rasa, dan rasa terbakar di jari-jari kaki dan telapak kaki Anda.

9. Dermatitis

Deterjen, sabun, pembersih, lilin, atau bahan kimia apa pun dapat mengiritasi kulit Anda atau dermatitis. Petugas kesehatan, penjual bunga, penata rambut, ahli mesin, dan pembersih ruangan lebih sering terkena penyakit ini. Saat penyakit ini menyerang kaki, Anda dapat merasakan sensasi terbakar.

10. Terlalu banyak minum alkohol

Minum alkohol berlebihan dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan. Alkohol yang diminum selama bertahun-tahun dapat merusak saraf yang terhubung di kaki Anda. Ini juga dapat membuat Anda kekurangan nutrisi yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan saraf. Hal ini dapat membuat kaki Anda terasa geli atau terbakar selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun.

Itu adalah deretan masalah kesehatan yang ditandai dengan kaki panas atau sensasi terbakar. Jika Anda mengalami salah satunya, segera periksa ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat. Selain itu, menjalankan pola hidup sehat dan rajin olahraga adalah kunci untuk menghindari beragam penyakit yang mungkin menyerang.

[HNS/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓