Diprediksi Hamil Bayi Kembar seperti Meghan Markle, Siapkan Ini

Oleh Ayu Maharani pada 24 Jan 2019, 17:20 WIB
Meghan Markle diperkirakan akan melahirkan bayi kembar. Apa saja yang perlu disiapkan agar persalinan berjalan lancar?
Diprediksi Hamil Bayi Kembar seperti Meghan Markle, Siapkan Ini (Foto: GEOFF-PUGH-POOL/AFP)

Klikdokter.com, Jakarta Duchess of Sussex, Meghan Markle, tengah hamil trimester akhir. Istri Pangeran Harry dari Kerajaan Inggris tersebut diprediksi akan melahirkan bayi kembar bulan April mendatang. Tentu saja publik dunia langsung antusias mendengar kabar gembira tersebut.

Akan tetapi, menurut dr. Resthie Rachmanta Putri dari KlikDokter, mengandung bayi kembar justru lebih berisiko dibandingkan hamil bayi tunggal. Salah satu risiko yang banyak terjadi adalah kelainan pada janin.

Untuk itu, Anda yang sedang mengandung bayi kembar, wajib mempersiapkan beberapa hal ini agar persalinan berlangsung lancar.

  • Rutin kontrol ke dokter kandungan   

Tak cuma berisiko mengalami kelainan janin, hamil anak kembar juga rentan mengalami masalah lain, misalnya, hipertensi, preeklamsia, anemia, dan pertumbuhan janin terhambat.

“Oleh karena itu, rutin memeriksakan diri ke dokter kandungan adalah hal penting dan wajib. Di bulan-bulan awal kehamilan, pemeriksaan ke dokter dilakukan setiap bulan. Ketika usia kehamilan sudah 7 bulan, lakukanlah pemeriksaan dua minggu sekali,” kata dr. Resthie.

Nah, semakin dekat dengan waktu persalinan, Anda bisa mengunjungi dokter kandungan seminggu sekali. Satu hal yang perlu diingat oleh ibu yang tengah hamil kembar, jangan lakukan pemeriksaan selain dengan dokter kandungan. Sebab, dokter kandungan memiliki kemampuan yang lebih untuk menemukan gangguan pada janin dan bisa mengatasinya dengan segera sebelum berakibat fatal.

  • Rutin periksa darah 

Kegiatan periksa darah secara berkala perlu dilakukan karena ibu yang tengah hamil kembar rentan mengalami anemia. Bila si ibu mengalami anemia, hal itu bisa menyebabkan komplikasi berbahaya bagi ibu dan janin.

“Iya, anemia sangat mungkin meningkatkan risiko kematian pada ibu saat melahirkan, meningkatkan risiko perdarahan hebat dari jalan lahir, dan membuat bayi rentan terlahir dengan berat badan yang rendah,” tutur dr. Resthie.

Pemeriksaan darah yang dilakukan bukan sekadar mengukur tekanan darah, melainkan cek kadar sel darah merah (hemoglobin). Lakukanlah pemeriksaan di awal trimester pertama, awal trimester kedua, dan awal trimester ketiga. Bila ternyata, kadar hemoglobinnya kurang, ibu hamil wajib memenuhi asupan zat besi dengan cara mengonsumsi hati ayam, daging sapi, ikan tuna, dan ikan salmon.

  • Mengonsumsi asam folat, zat besi, dan kalsium  

Ibu yang hamil kembar membutuhkan jumlah asam folat, zat besi, dan kalsium yang lebih banyak karena ia tak cuma “memberi makan” satu orang saja. Asam folat berguna untuk perkembangan tabung saraf janin, sedangkan zat besi diperlukan untuk memproduksi sel-sel darah merah.

Untuk kalsium, zat tersebut diperlukan untuk membentuk tulang janin yang kuat. Jadi, jangan sampai Anda kekurangan tiga zat tersebut. Bila Anda ingin mengetahui dosis yang dibutuhkan, konsultasikanlah kepada dokter.

  • Pastikan nutrisi ibu hamil tercukupi 

Menurut dr. Resthie, ibu hamil dianjurkan untuk menambahkan 600 kalori per hari dari jumlah makanan yang biasa dikonsumsi sehari-hari. Mereka sebaiknya makan lima kali sehari, yang terbagi menjadi tiga kali makan besar dan dua kali makan camilan.

Tak cuma itu, ibu yang hamil kembar juga sebaiknya mengonsumsi makanan yang tinggi protein, seperti keju, susu, daging sapi, telur, dan kacang-kacangan.

“Buah, sayur, dan biji-bijian juga tak kalah penting untuk dikonsumsi karena bermanfaat sebagai sumber vitamin dan mineral,” dr. Resthie menambahkan.

Para ibu yang sedang hamil bayi kembar seperti Meghan Markle, dapat melengkapi tips di atas dengan melakukan yoga prenatal serta menjauhi stres. Hal itu dilakukan agar sang ibu lebih siap secara mental dan fisik saat hendak melahirkan anak kembar. Yang tak kalah penting, suami juga wajib mendampingi agar istri memiliki perasaan tenang dan punya cadangan semangat dalam menghadapi segala situasi.

[HNS/ RVS]