Apa Dampak Positif Konsumsi Baking Soda bagi Kesehatan?

Oleh dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons pada 25 Jan 2019, 10:30 WIB
Banyak sekali bahan makanan untuk memasak. Salah satunya baking soda, yang ternyata memiliki manfaat bagi kesehatan.
Apa Dampak Positif Konsumsi Baking Soda bagi Kesehatan? (Katvic/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Anda suka membuat kue? Kalau iya, Anda pasti sudah tidak asing dengan baking soda. Akan tetapi, tidak hanya berguna untuk membuat kue mengembang sempurna, baking soda berdampak baik pada kesehatan.

Menurut ahli gizi, Keri Glassman, MS, CD, mineral sodium bikarbonat alami yang sering disebut sebagai baking soda, memiliki banyak manfaat. “Selain untuk membersihkan perabot rumah dan memutihkan gigi, ternyata baking soda dapat meningkatkan kesehatan dengan cara membuatnya menjadi minuman,” ujar Glassman.

Baking soda yang dicampurkan dengan air putih ternyata punya banyak manfaat bagi kesehatan. Apa saja?

  1. Memperbaiki sistem pencernaan

Apabila Anda bermasalah dengan perut, campurkan 1 sendok teh (sdt) baking soda dengan 1 gelas air setiap pagi. Larutan ini akan menjaga pH yang sehat pada sistem pencernaan Anda untuk mendapatkan pencernaan yang baik, meminimalkan gas lambung, dan pergerakan usus yang baik.

  1. Meningkatkan kesehatan jantung

Gangguan pada sistem aliran darah dan jantung akan membuat cepat lelah, gangguan pencernaan, kekebalan tubuh menurun dan pada kasus yang lebih berat dapat menyebabkan penyakit jantung, gangguan sistem pernapasan, dan gangguan aliran darah lainnya. Campurkan 1 sdt baking soda dengan 1 gelas air setiap hari untuk mendetoksifikasi dan meningkatkan aliran darah.

  1. Mengurangi rasa kembung

Untuk mengurangi gas lambung yang berlebihan, Anda dapat mengurangi rasa tidak nyaman ini dengan mencampurkan 1 sdt baking soda dengan ¾ gelas air. Hal ini bermanfaat untuk mengembalikan pH menjadi netral sehingga gas lambung dapat menurun produksinya, kondisi asam dan enzim dapat kembali netral.

  1. Memelihara kesehatan ginjal

Ginjal adalah organ penting yang menjalankan fungsi tubuh. Sebuah studi di Royal London Hospital, ada 134 pasien dengan gangguan ginjal kronis mengonsumsi baking soda setiap hari secara rutin. Selain juga dilakukan perawatan pada ginjalnya, hasil menunjuk adanya penurunan dari penyakit ginjal mereka dibandingkan dengan pasien yang tidak mengonsumsi baking soda. Dengan mencampurkan 1sdt baking soda dengan segelas air akan menjaga keseimbangan hormon, mengatur pH tubuh, meningkatkan asupan nutrisi, dan kualitas aliran darah yang dapat menjaga kesehatan ginjal Anda.

  1. Menjadi obat kumur

Obat kumur adalah salah satu bagian yang penting dalam keseharian menjaga kesehatan gigi dan mulut Anda. Obat kumur dapat menjangkau gigi, gusi, dan lidah yang terlewatkan oleh sikat gigi. Sudah banyak orang yang menggunakan baking soda sebagai obat kumur karena dapat menyegarkan mulut Anda dan bersifat antibakteri dan antimikroba. Campurkan ½ sdt baking soda dengan ½ gelas air hangat, lalu aduk. Gunakan secara rutin.

  1. Meredakan sariawan

Sariawan adalah ulserasi yang kecil dan menyakitkan yang ada di dalam mulut, baik di gusi, bibir, dan langit-langit. Penelitian menunjukkan berkumur dengan baking soda dapat meredakan rasa sakit yang disebabkan oleh sariawan. Campurkan ½ sdt baking soda dengan ½ gelas air hangat, lalu aduk. Lakukan sehari sekali hingga sariawan sembuh.

  1. Memutihkan gigi

Baking soda adalah bahan yang populer dalam memutihkan gigi di rumah. Studi menunjukkan, pasta gigi yang mengandung baking soda dapat memutihkan gigi dan membuang plak gigi dibandingkan dengan pasta gigi yang tidak diberikan baking soda. Hal ini karena baking soda memiliki sifat abrasif ringan yang dapat memecah molekul pigmentasi pada gigi. Baking soda juga bersifat antibakteri dan antimikroba yang dapat melawan bakteri berbahaya dalam mulut.

Bukan sekadar menjadi campuran dalam makanan, baking soda yang dicampurkan dalam air dan diminum punya dampak baik bagi kesehatan. Akan tetapi perhatikan juga jumlahnya, jangan sampai terlalu banyak. Bila Anda mengalami gejala seperti buang gas, mual, diare, dan nyeri pada lambung sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.

[HNS/ RVS]