Yuk, Kenali Bakteri Penyebab Kusta

Oleh dr. Alvin Nursalim, SpPD pada 17 Apr 2020, 12:55 WIB
Penyakit kusta disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium leprae. Mari kenali bakteri penyebab kusta ini lebih jauh.
Yuk, Kenali Bakteri Penyebab Kusta

Klikdokter.com, Jakarta Penyakit kusta mungkin sudah tidak terlalu terdengar gaungnya. Tapi nyatanya, masih ada wilayah di Indonesia yang memiliki angka kejadian kusta. Contohnya, Jawa Timur, Sulawesi, Maluku dan Papua Barat.

Indonesia merupakan salah satu negara yang masih memiliki jumlah kasus kusta terbanyak di dunia. Bahkan, Indonesia menempati peringkat ketiga setelah India dan Brasil. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengkategorikan kusta sebagai salah satu penyakit tropis yang terabaikan (Neglected Tropical Disease).

Untuk dapat menghilangkan kusta dari tanah air, tentunya diperlukan pemahaman lebih jauh tentang penyakit ini. Kenali apa sebenarnya bakteri penyebab kusta, serta bagaimana penanganan kusta yang tepat.

1 of 3

Tentang Penyakit Kusta

Penyakit Kusta
Penyakit Kusta

Kusta, yang disebut juga dengan lepra, adalah penyakit yang menyerang kulit, saraf ekstremitas, lapisan hidung, dan saluran pernapasan atas. Jika tak ditangani dengan baik, kusta dapat menyebabkan kecacatan yang signifikan. 

Artikel Lainnya: Mengapa Kusta Bisa Bikin Anggota Badan Copot?

Gejala kusta bisa sangat beragam. Ini adalah tanda dan gejala yang muncul ketika seseorang terkena kusta: 

  • Muncul bercak putih pada kulit
  • Mati rasa pada kulit
  • Sebagian area kulit berubah menjadi lebih terang atau gelap
  • Kulit kering, kaku, dan tebal
  • Muncul luka tapi tidak terasa sakit
  • Kerontokan pada alis dan bulu mata
  • Kerusakan mata yang bisa berujung kebutaan

Ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang untuk terkena penyakit kusta. Faktor risiko tersebut meliputi:

  • Melakukan kontak fisik tanpa sarung tangan dengan hewan penyebar bakteri kusta. Hewan perantara tersebut, di antaranya armadillo dan simpanse.
  • Bertempat tinggal di kawasan endemik kusta.
  • Memiliki kelainan genetik yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh.

Mengenal Bakteri Penyebab Kusta

Penyakit kusta disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae. Apabila sudah menginfeksi seseorang, bakteri ini memerlukan waktu selama 40 hari hingga 40 tahun untuk dapat berkembang di dalam tubuh. Dari mulai tertular sampai timbul gejala rata-rata memakan waktu antara 3-5 tahun.

Mycobacterium leprae adalah kuman jenis aerob yang membutuhkan oksigen untuk dapat hidup. Ukurannya 1-8 mm dan hidup di dalam sel serta tahan terhadap asam. 

Artikel Lainnya: Fakta di Balik Mitos Keliru Seputar Penyakit Kusta

Penularan bakteri ini terjadi melalui kontak kulit yang lama dengan penderita kusta. Atau melalui cairan dari hidung, yang biasanya menyebar ke udara ketika penderita batuk atau bersin. 

Awalnya bakteri penyebab kusta masuk melalui saluran pernapasan. Lalu, seiring berjalannya waktu, bakteri akan berpindah ke jaringan saraf dan menjadikan sel saraf sebagai tempat tinggal serta berkembang biak.

2 of 3

Bisakah Penderita Kusta Sembuh Total?

Penderita Kusta
Penderita Kusta

Banyak yang berpendapat bahwa kusta tidak dapat disembuhkan. Padahal, kusta bisa sembuh secara total tanpa meninggalkan kecacatan selama didiagnosis sejak dini dan segera ditangani hingga tuntas.

Setelah seseorang didiagnosis kusta, dokter akan memberikan kombinasi beberapa antibiotik untuk memberantas bakteri. Jenis-jenis antibiotik yang mungkin diresepkan, antara lain rifampin, clofazimine, ofloxacin, dan minocycline.

Pasien harus menjalani pengobatan sampai tuntas dan sesuai dengan instruksi dokter. Hal ini penting untuk mencegah bakteri kusta menjadi kebal atau resisten, sehingga dapat memutus rantai penularan.

Diagnosis dini dan pengobatan kusta yang tepat merupakan cara yang paling baik untuk mencegah kecacatan sekaligus penularan lebih luas dari bakteri penyebab kusta. Informasi yang tepat terkait penyakit ini dan eliminasi stigma terhadap penderita kusta juga penting, agar orang mau memeriksakan diri dan mendapatkan pengobatan.

Jika masih memiliki pertanyaan terkait penyakit kusta, silakan berkonsultasi dengan dokter kami melalui Live Chat 24 jam di aplikasi KlikDokter. Gratis!

 [FY/ RS]

Lanjutkan Membaca ↓