Bolehkah Pria Menggunakan Produk Perawatan Wajah Wanita?

Oleh dr. Adeline Jaclyn pada 29 Jan 2019, 07:00 WIB
Urusan perawatan wajah, pria cenderung lebih simpel. Bahkan, ada juga yang memakai produk perawatan wajah wanita pasangannya. Bolehkah?
Bolehkah Pria Menggunakan Produk Perawatan Wajah Wanita? (Syda Productions/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Mengenai perawatan wajah, secara tradisional pria memang cenderung lebih simpel ketimbang wanita. Tak jarang banyak pria yang sekalian menggunakan produk perawatan wajah wanita, entah milik pasangannya, malas memilih, atau keterbatasan produk perawatan wajah untuk pria. Sebenarnya, bolehkah pria menggunakan produk perawatan wajah wanita?

Pertama-tama, para pria harus mengetahui bawah kulit Anda dan wanita berbeda dalam beberapa aspek. Misalnya pertumbuhan rambut, banyaknya keringat, produksi minyak, tingkat keasaman (pH), dan faktor-faktor lainnya sebagai akibat dari perbedaan hormon.

Perbedaan kondisi kulit wajah pria dan wanita

Umumnya kulit pria 10-20 persen lebih tebal dengan kolagen yang lebih banyak, folikel rambut yang lebih banyak dan lebih besar, serta produksi sebum (minyak) yang lebih banyak. Ini semua umumnya disebabkan karena peningkatan produksi testosteron. Perbedaan struktural ini membuat kulit pria kurang sensitif dan mampu menerima bahan yang lebih kuat atau bersifat iritatif dibandingkan wanita. Inilah kenapa wanita tidak disarankan menggunakan produk perawatan kulit pria dalam jangka waktu panjang.

Produksi sebum pada pria lebih stabil dan juga memiliki kadar lebih tinggi daripada wanita. Dengan demikian, pria memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk berjerawat. Meskipun demikian, kulit pria dapat menjadi kering akibat sering bercukur dan mengalami iritasi terus-menerus. Mengingat rata-rata pria lebih banyak menghabiskan waktu di luar ruangan, ini menjadikan mereka lebih berisiko terhadap kanker kulit. Sehingga, bahan-bahan produk untuk memperbaiki kulit dan SPF lebih penting untuk pria.  

Hingga usia 50 tahun, transepidermal water loss  alias penguapan air yang tak terlihat pada pria  jauh lebih rendah daripada wanita di usia yang sama. Ini artinya, pria juga berisiko lebih rendah untuk mengalami kulit kering.

Tingkat keasaman atau pH kulit berfungsi untuk menjaga keseimbangan kulit agar terhindar dari kuman berbahaya. Beberapa peneliti mengungkapkan bahwa pH kulit wajah pria lebih rendah (lebih asam) daripada wanita.

1 of 3

Preferensi pemilihan produk perawatan wajah pria dan wanita

Wanita dan pria juga memiliki harapan yang berbeda dalam pemilihan produk perawatan kulit. Para pria lebih menyukai penggunaan produk dengan konsistensi ringan dan cepat menyerap, sementara wanita lebih banyak memilih menggunakan produk perawatan kulit sampai berlapis-lapis yang digunakan secara teratur. Dengan demikian, produk perawatan pria sebaiknya bersifat multifungsi, sehingga dapat meminimalkan proses pemakaian.  

Pada hakikatnya, penggunaan produk perawatan kulit apa pun sebaiknya disesuaikan dengan tipe kulit masing-masing. Perlu diketahui bahwa perbedaan kulit bukan hanya dibagi berdasarkan jenis kelamin. Jika Anda seorang pria, sebaiknya perhatikan tipe kulit berdasarkan perbedaan kulit, dan pakailah produk yang sesuai agar mendapatkan manfaat yang diharapkan.

Seperti halnya wanita, tipe jenis kulit pria antara lain:

  • Sensitif: bisa timbul sensasi menyengat atau terbakar setelah penggunaan produk tertentu.
  • Normal: tidak sensitif terhadap produk apa pun.
  • Kering: tampak bersisik, gatal, atau kasar jika disentuh.
  • Berminyak: terlihat mengilap dan berminyak.
  • Kombinasi: kering di beberapa area dan berminyak di area lain.
2 of 3

Tips merawat kulit wajah untuk pria

Tak perlu malu atau takut diolok-olok hanya karena Anda peduli terhadap perawatan wajah. Percayalah, merawat diri dengan baik akan mendatangkan manfaat di kemudian hari. Berikut ini tips simpel yang dianjurkan American Academy of Dermatology dalam merawat kulit wajah.

  1. Pilih produk yang tepat. Ini bergantung pada tipe kulit Anda. Jika kulit cenderung berjerawat, pilih produk (seperti cleanser atau pelembap) yang bertuliskan “oil free” atau “non-comedogenic” agar tak menyumbat pori-pori. Jika kulit sensitif, pilih produk ringan (mild) yang bertuliskan “fragrance free” agar kulit tidak kering dan mengalami iritasi. Waspada dengan label “unscented” karena banyak juga yang mengandung pewangi yang dapat menimbulkan iritasi pada kulit.
  1. Bersihkan wajah setiap hari khususnya setelah berolahraga. Mengingat sabun batangan biasa mengandung bahan-bahan yang kasar untuk kulit wajah, gunakan pembersih wajah yang ringan lalu bilas dengan air hangat.
  1. Perhatikan teknik mencukur rambut wajah. Untuk beberapa pria, pisau cukur ganda (biasanya memiliki tiga pisau cukur atau lebih) bisa bekerja baik atau bekerja terlalu dekat dengan kulit. Jika Anda sering mengalami razor bump, iritasi (razor burn), atau ingrown hair (rambut tumbuh ke dalam), lebih baik gunakan pisau cukur single atau double dan jangan meregangkan kulit saat mencukur.

Sebelum bercukur, basahi wajah terlebih dulu. Gunakan krim cukur pelembap dan cukur searah pertumbuhan rambut. Bilas bersih setiap sapuan pisau cukur, lalu ganti pisau setelah 5-7 kali pencukuran untuk meminimalkan iritasi.

  1. Gunakan pelembap setiap hari. Pelembap bekerja dengan “menjebak” air di kulit, yang dapat membantu mengurangi timbulnya garis halus dan membuat kulit tampak cerah dan awet muda. Untuk hasil terbaik, aplikasikan pelembap ke wajah dan tubuh segera setelah mandi atau mencukur, saat kulit masih lembap.
  1. Periksakan kulit secara rutin. Adanya bintik atau tahi lalat yang gatal, berdarah, atau berubah warna sering kali merupakan tanda awal kanker kulit. Jika Anda melihat bintik yang mencurigakan, segera periksakan ke dokter kulit. Pria di atas 50 tahun memiliki risiko lebih tinggi mengalami melanoma, jenis kanker kulit yang paling berbahaya. Namun, jika terdeteksi dini, kanker kulit bisa diobati.
  1. Jangan lupakan tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan. Untuk mencegah kerusakan kulit akibat sinar matahari yang dapat menimbulkan kerutan, bintik penuaan, serta kanker kulit, gunakan tabir surya pada area kulit yang terekspos sinar matahari. Ini termasuk kulit kepala, telinga, leher, dan bibir. Untuk proteksi terbaik, gunakan tabir surya broad-spectrum, water-resistant, dengan SPF minimal 30. Aplikasikan tiap 2 jam sekali atau segera setelah berenang atau berkeringat. Anda juga bisa melindungi kulit wajah dengan menggunakan kacamata hitam dengan UV protection dan topi.

Memang tak ada larangan khusus pria yang menggunakan produk perawatan wajah wanita—boleh saja. Namun, hanya saja manfaat yang ingin dicapai dari penggunaan produk menjadi tidak maksimal karena adanya perbedaan kondisi kulit antara pria dan wanita. Kabar baiknya, produk perawatan wajah pria kini semakin banyak. Jika Anda kesulitan atau kebingungan untuk memilih, baiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit.

[RN/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓
Hafid FahimudinHafid Fahimudin

cara mengetahui sabun muka cocok atau tidak, bagaimana caranya ?