Karpet Kotor dan AC Jarang Dibersihkan, Waspadai 4 Penyakit Ini

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 28 Jan 2019, 16:40 WIB
Coba cek, apakah karpet dan AC di kantor Anda sering dibersihkan? Jika tidak, waspadalah karena Anda bisa terkena penyakit ini.
Karpet Kotor dan AC Jarang Dibersihkan, Waspadai 4 Penyakit Ini (Wong-Yu-Liang/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Karpet dan AC (atau pendingin ruangan) bisa jadi dua hal yang paling kotor di kantor Anda. Coba tanya ke petugas kebersihan, apakah keduanya sering dibersihkan atau malah sudah bertahun-tahun tidak dirawat? Jika tak pernah dibersihkan, bukan tak mungkin debu-debu serta kuman dari sana akan memicu penyakit bagi para karyawan.

Biasanya tungau debu senang hidup di karpet dan AC. Tungau debu bukan sekadar debu kotor, melainkan jenis parasit berukuran sangat kecil yang memakan debu-debu. Orang yang punya alergi biasanya sensitif terhadap tungau debu ini.

Selain itu, jangan kira udara yang dihasilkan dari pendingin ruangan aman-aman saja. Pasalnya, AC akan menyirkulasikan atau menyebarkan udara yang sama di sekitar ruangan. Jika seseorang batuk, kuman akan tinggal di udara dan menetap di sekitar ruangan itu sepanjang hari.

Berikut adalah sederet penyakit yang diakibatkan oleh karpet dan AC yang jarang dibersihkan:

1. Asma

Asma yang Anda alami bisa jadi hasil jangka panjang dari paparan terhadap karpet dan AC yang kotor. Ancaman penyakit ini tidak bisa diabaikan, karena jika tak dibereskan, akan mengganggu kualitas hidup.

“Hal yang pasti, karpet dan AC kotor itu menebarkan polusi ke udara. Khususnya AC, biasanya akan menyirkulasikan udara yang itu lagi, itu lagi. Bagi orang-orang yang rentan, ini bisa menyebabkan asma,” ujar dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter.

2. Infeksi paru

Salah satu penyakit yang mungkin dapat disebabkan oleh pendingin ruangan di kantor adalah infeksi paru. Akan tetapi, ini bukan karena pendingin ruangannya, namun karena sirkulasi udara seperti yang disebutkan di atas.

"Pendingin udara itu juga bisa menyimpan debu. Dalam hal ini, pendingin ruangan menyirkulasikan apa yang diambil, terus disebarkan lagi ke dalam ruangan. Jadi, kalau pendingin itu menyirkulasikan debu, itu mungkin bisa menyebabkan infeksi paru," ujar dr. Adeline Jaclyn dari KlikDokter.

3. Alergi

Pernahkah Anda tiba-tiba bersin atau pilek saat memasuki ruangan kerja? Padahal Anda sedang tidak flu. Jika ya, kemungkinan besar bukan flu penyebab utamanya melainkan alergi.  

Menurut dr. Rio Aditya kepada KlikDokter, orang yang memiliki bakat alergi akan rentan terhadap debu. “Saat Anda sedang berada di ruangan yang kotor, lalu tiba-tiba mengalami bersin-bersin dan juga pilek, sangat besar kemungkinannya Anda alergi terhadap partikel debu.”

4. Gatal atau ruam merah pada kulit

Menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, debu dan tungau yang dihasilkan oleh karpet dan AC yang kotor tak hanya menimbulkan gejala pernapasan.  “Beberapa orang dapat mengalami alergi kulit seperti ruam kemerahan pada kulit ketika terpapar debu dan tungau.”

Asma hingga gatal-gatal pada kulit bisa menyerang Anda jika setiap hari terpapar oleh debu dan kuman dari karpet dan AC yang kotor di kantor. Hal ini menjadi pengingat yang baik bagi para pekerja kantoran sekaligus tempat Anda bekerja untuk selalu rutin membersihkan karpet, AC, dan benda-benda lainnya yang digunakan bersama. Pastikan juga sistem kekebalan tubuh Anda kuat dengan menerapkan gaya hidup sehat sehingga tidak mudah sakit.

[RS/ RVS]