Perlukah Pria Menggunakan Tabir Surya?

Oleh dr. Devia Irine Putri pada 30 Jan 2019, 13:45 WIB
Tabir surya selama ini kerap digunakan wanita untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Lalu, perlukah pria menggunakannya?
Perlukah Pria Menggunakan Tabir Surya? (Maxim Krivonos/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Tabir surya merupakan zat yang digunakan untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Sebab, sinar ultraviolet yang terdapat pada sinar matahari dapat merusak kesehatan kulit, tak terkecuali pada kulit pria.

Sinar matahari sendiri memancarkan sinar dengan panjang gelombang lebih dari 400nm yang biasanya Anda lihat sehari-hari. Sedangkan, sinar yang tak dapat dilihat memiliki panjang gelombang 10-400nm, dan Anda kenal sebagai sinar ultraviolet atau sinar UV.

Pada dasarnya, pancaran cahaya matahari dibutuhkan oleh tubuh untuk mengaktifkan vitamin D, sehingga membantu penyerapan kalsium di dalam tubuh. Tetapi paparan sinar yang terlalu lama justru dapat merugikan tubuh Anda.

Jadi, apabila Anda ingin berjemur, lakukan selama 10-15 menit sebelum pukul 9 pagi. Hal ini untuk menghindari paparan sinar UVA dan sinar UVB yang berlebihan. Untuk lebih jelasnya, ketahui penjelasan seputar sinar UV tersebut.

Mengenal sinar ultraviolet

Secara garis besar, sinar UV terbagi menjadi 3, yaitu sinar UVA yang memiliki panjang gelombang 320-400nm, sinar UVB yang memiliki panjang gelombang 290-320nm, dan sinar UVC yang memiliki panjang gelombang 100-290nm.

Paparan sinar UVA dapat menyebabkan penuaan dini seperti muncul kerutan halus, flek hitam di wajah, dan dapat menembus kaca jendela rumah atau kantor Anda.

Sedangkan paparan sinar UVB yang berlebihan dapat merusak serat kolagen dan membakar kulit (sunburn). Baik paparan sinar UVA dan UVB, keduanya dapat meningkatkan risiko kanker kulit.

Perlu Anda ketahui, sinar UVC merupakan jenis sinar UV yang paling berbahaya karena bersifat karsinogenik atau memicu kanker kulit. Jadi, Anda harus lebih waspada.

1 of 2

Pria dan risiko kanker kulit

Kanker kulit dapat menyerang siapa saja, baik wanita maupun pria. Faktanya, banyak orang yang melupakan penggunaan tabir surya sebagai pelindung kulit dari paparan sinar matahari.

Hal ini karena sebagian orang menganggap bahwa tabir surya hanya digunakan oleh wanita saja. Padahal, anggapan ini tentu saja tidak benar. Sebab, pria juga membutuhkan perlindungan kulit dalam beraktivitas setiap harinya agar terhindar dari risiko kanker kulit.

Terlebih lagi, sebagian besar jenis pekerjaan yang kerap dilakukan pria berada di luar ruangan dan sering terpapar sinar matahari. Sehingga, risiko kanker kulit pada pria bisa saja tak terhindarkan bila tak dilakukan upaya pencegahan. Penggunaan tabir surya dapat melindungi pria dari risiko tersebut.

Tips memilih tabir surya untuk pria

Bari Anda para pria, tak perlu bingung dalam memilih tabir surya yang sebaiknya digunakan. Berikut ini rekomendasi pemilihan tabir surya yang tepat bagi Anda:

  • Pilihlah tabir surya yang berspektrum luas (broad-spektrum), artinya dapat melindungi kulit Anda dari sinar UVA dan UVB. Biasanya di kemasan tabir surya akan ditulis keterangan UVA+UVB
  • Setelah itu, pilih tabir surya yang mengandung Sun Protector Factor (SPF) 30 atau lebih. Tabir surya yang memiliki kandungan SPF dapat melindungi kulit dari sinar UVB. Sedangkan untuk melindungi kulit dari sinar UVA, dibutuhkan tabir surya yang mengandung Protection grade of UVA (PA).

PA sendiri memiliki 3 tingkat perlindungan, yaitu PA+, PA++, dan PA+++. Semakin banyak tanda (+), menandakan semakin kuat perlindungannya terhadap paparan sinar UVA.

  • Jangan lupa untuk memilih tabir surya yang tahan air, sehingga tidak mudah hilang apabila tubuh berkeringat.

Anda dapat menggunakan tabir surya setiap hari sebelum mulai beraktivitas di luar ruangan. Baik itu tabir surya yang dioles maupun disemprotkan ke bagian tubuh, pilih yang sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan Anda. Oleskan tabir surya pada kulit 15-20 menit sebelum Anda keluar dari ruangan.

Selain diaplikasikan pada wajah, gunakan juga tabir surya pada leher, telinga dan area tubuh yang tidak tertutup. Jangan lupa juga untuk mengoleskan kembali tabir surya setiap 2 jam selama beraktivitas.

Setelah menyimak berbagai pemaparan di atas, nyatanya pria memang harus menggunakan tabir surya sebelum beraktivitas di luar ruangan untuk menghindari risiko kanker kulit. Jadi bagi Anda para pria, jangan malas untuk menggunakan tabir surya, ya!

[NP/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓