Cara Mengatasi Pusing Saat Haid

Oleh dr. Sara Elise Wijono MRes pada 01 Feb 2019, 07:00 WIB
Masa haid Anda diganggu oleh keluhan pusing? Atasi pusing saat haid dengan tips berikut ini.
Cara Mengatasi Pusing Saat Haid (Elena Kharichkina/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Sering kali, istilah pusing dan sakit kepala digunakan untuk menggambarkan keluhan yang sama padahal ada perbedaan di antara keduanya. Pusing umumnya digunakan untuk mendeskripsikan sensasi kehilangan keseimbangan atau kepala terasa berputar. Kedua kondisi ini sama-sama dapat dirasakan oleh wanita yang sedang haid. Pusing saat haid bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari seorang wanita.

Terdapat beberapa hal yang dapat memicu munculnya keluhan pusing saat haid. Berikut adalah empat penyebab pusing saat sedang haid:

  • Hormon prostaglandin

Adanya lonjakan jumlah hormon prostaglandin menjelang masa haid. Hormon ini juga berkaitan dengan berbagai keluhan haid lainnya, seperti kram perut, sakit kepala, mual, dan sebagainya. Selain itu, perubahan hormon reproduksi wanita (progesteron dan estrogen) semasa haid juga dapat menimbulkan rasa pusing dan sakit kepala.

  • Kehilangan banyak darah

Kehilangan banyak darah selama masa haid dapat menimbulkan anemia defisiensi besi. Keadaan ini juga dapat memicu munculnya keluhan pusing.

  • Kekurangan vitamin

Kekurangan vitamin, terutama vitamin B12, B6, C, dan D dapat menimbulkan keluhan pusing serta mual semasa haid.

  • Malas makan

Berbagai keluhan yang terjadi saat haid, misalnya nyeri haid, dapat membuat Anda malas makan. Akibatnya, kadar gula darah menjadi rendah atau yang dikenal dengan hipoglikemia. Pusing sendiri merupakan suatu gejala yang dapat muncul akibat hipoglikemia.

Penyebab pusing saat haid memang cukup beragam. Untuk dapat mengatasi keluhan ini secara tuntas, ada baiknya digali penyebab di balik pusing tersebut. Namun, secara umum ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengatasinya.

Mengatasi pusing saat haid

Pertama-tama adalah dengan menjaga pola makan Anda. Dengan mencukupi kebutuhan gizi melalui pola makan yang seimbang, Anda dapat terhindar dari kekurangan vitamin, anemia, serta hipoglikemia. Pastikan makanan yang Anda konsumsi kaya akan zat besi, serta vitamin B12, B6, C, dan D. Jika diperlukan, Anda bisa mengonsumsi suplemen untuk meminimalkan risiko kekurangan vitamin dan mineral.

Selain itu, pastikan Anda makan secara teratur semasa haid walaupun merasa tidak nafsu makan. Hal ini dapat membantu mencegah turunnya kadar gula darah. Cobalah konsumsi sumber protein yang tidak berlemak, buah-buahan, serta sayur-sayuran setiap hari. Hindari makanan dan minuman manis, misalnya permen dan soda, yang menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang diikuti dengan turunnya gula darah secara cepat.

Minum yang cukup selama haid juga penting, karena dehidrasi dapat menimbulkan keluhan pusing. Secara umum, targetkan konsumsi 8 gelas air setiap harinya. Anda juga dapat mencoba teh, misalnya teh jahe atau mint, yang sering kali membantu mengatasi keluhan mual sehingga mengurangi rasa pusing.

Jangan sepelekan istirahat yang cukup selama haid. Perhatikanlah waktu tidur Anda dengan baik, dan jaga kualitas tidur. Hal lain yang dapat Anda lakukan adalah beristirahat jika keluhan pusing menyerang, misalnya dengan berbaring selama beberapa menit.

Apabila keluhan dirasa sangat mengganggu, Anda dapat mencoba mengonsumsi obat antinyeri yang dijual bebas di pasaran. Contohnya obat golongan OAINS seperti ibuprofen, yang bekerja menghambat produksi prostaglandin sehingga dapat meredakan keluhan akibat lonjakan hormon ini.

Demikian beberapa cara sederhana yang dapat Anda terapkan untuk mengatasi pusing saat haid. Jika kondisi Anda tidak membaik dengan tips di atas, segera konsultasikan ke dokter untuk dicari tahu penyebabnya dan ditangani secara tuntas.

[RS/ RVS]