Tips Mengatur Rumah agar Tak Terjangkit Demam Berdarah

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 31 Jan 2019, 16:00 WIB
Demam berdarah sedang mengancam. Untuk itu, Anda perlu mengatur rumah agar selalu sehat dan tidak kemasukan nyamuk Aedes aegypti.
Tips Mengatur Rumah agar Tak Terjangkit Demam Berdarah (Elena-Nichizhenova/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Mencegah lebih baik daripada mengobati. Pepatah itu tampaknya relevan untuk kondisi saat ini dimana wabah demam berdarah sedang merebak. Pencegahan bisa Anda mulai dengan mengatur rumah, agar Anda dan keluarga tidak terjangkit demam berdarah.

Sadar atau tidak, rumah adalah salah satu tempat paling “nyaman” bagi nyamuk Aedes aegypti untuk berkembang biak. Nyamuk ini dikenal berbiak di air bersih, antara lain di bak kamar mandi, ember penampung air, vas bunga, bahkan pada dispenser. Selain itu, mereka juga suka berkumpul di tumpukan pakaian kotor atau pakaian yang digantung.

Untuk itu, tindakan pencegahan perlu diterapkan sejak dari dalam rumah Anda. Berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan.

  • Pasang kawat nyamuk

Ini adalah hal wajib dan Anda jangan sampai tidak melakukannya. Menurut dr. Sara Elise Wijono dari KlikDokter, memasang kawat nyamuk di area-area tertentu seperti jendela, bagian bawah pintu rumah, beberapa lubang ventilasi, dan yang lainnya sangat efektif dalam mengurangi jumlah nyamuk yang masuk ke dalam rumah.

  • Bahan alami

Tak ada salahnya menggunakan bahan dari alam untuk mengusir nyamuk. Cari bahan-bahan yang aromanya tidak disukai nyamuk, misalnya serai.

"Serai adalah salah satu bahan alami yang kerap digunakan untuk mengusir nyamuk. Cobalah menanam tanaman serai di sekitar rumah. Anda juga dapat menggunakan essential oil atau aroma terapi dengan wangi serai untuk mengusir nyamuk," ujar dr. Sara.

  • Pakai pengusir nyamuk

Jika dirasa perlu, Anda bisa menggunakan obat pengusir nyamuk, baik semprot atau elektrik, untuk mencegah nyamuk masuk ke dalam rumah. Akan tetapi, untuk yang satu ini, Anda harus berhati-hati. Obat nyamuk semprot, misalnya, memiliki kandungan kimia untuk membunuh nyamuk dan serangga. Untuk itu, jangan sampai terhirup berlebihan, apalagi pada anak-anak.

  • Hindari genangan air

Genangan air sering dijadikan nyamuk sebagai tempat berkembang biak. Karena itu, untuk memperkecil risiko nyamuk masuk ke dalam rumah, pastikan tidak ada air yang menggenang di sekitar atau di dalam rumah Anda.

Jika memang harus ada tempat genangan air, misalnya bak mandi, tempat penampungan air dispenser, atau ember air, pastikan semuanya tertutup rapat dan rutin dibersihkan. Selain itu, Anda perlu menaburkan bubuk abate di penampungan air tersebut, agar nyamuk tidak mudah berkembang biak.

  • Jangan menggantung baju

Menurut dr. Andika Widyatama dari KlikDokter, jangan terlalu banyak menggantung baju, terutama di belakang pintu. Pada dasarnya, nyamuk suka aroma baju dan celana bekas pakai yang digantung. Nyamuk Aedes aegypti suka hinggap di situ. Jadi, kalau pakaian bekas Anda sudah kotor, lekaslah dicuci.

Itulah beberapa cara untuk mengatur rumah agar selalu sehat. Tindakan pencegahan semacam ini sangat penting untuk menekan peluang nyamuk Aedes aegypti masuk ke dalam rumah dan menyebarkan penyakit demam berdarah.

[HNS/ RVS]