Menu dan Porsi Sarapan yang Sesuai untuk Anda

Oleh dr. Dyan Mega Inderawati pada 02 Feb 2019, 07:00 WIB
Bukan hanya pilihan menu, porsi sarapan yang sesuai juga turut menentukan kecukupan energi untuk menjalani aktivitas sehari-hari.
Menu dan Porsi Sarapan yang Sesuai untuk Anda (Monkey Business Images/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Pasokan gizi di pagi hari bisa sangat menentukan performa seseorang dalam sehari. Bila sarapan dengan pilihan menunya tepat, cadangan energi di hari itu bisa terpenuhi dengan sempurna. Sebaliknya, pilihan menu yang keliru akan menjadi bumerang bagi kelancaran dalam beraktivitas.

Di samping menu, porsi sarapan juga tidak kalah berperan. Hati-hati, sekalipun makanannya tepat, porsi sarapan yang kurang atau berlebihan justru dapat membuat badan lemas dan tidak fit seharian, lho!

Menu sarapan yang dianjurkan

Walaupun sederet aktivitas sudah menanti untuk dijalankan, sarapan pagi tidak boleh dilupakan. Sesempit apapun waktu yang dimiliki, pasokan makanan di pagi hari benar-benar harus tetap diperhatikan.

Faktanya, menu sarapan pagi wajib mengandung semua gizi yang diperlukan untuk menjamin kecukupan energi di hari itu. Mulai dari karbohidrat, protein, sayur, buah, dan susu.

Kesalahan yang cukup banyak terjadi adalah kelebihan porsi karbohidrat yang dikonsumsi pada pagi hari. Sebut saja, bubur ayam, nasi uduk, atau nasi goreng yang kerap menjadi pilihan sarapan andalan masyarakat Indonesia. Menu-menu tersebut sebenarnya merupakan asupan kaya karbohidrat sederhana yang justru bisa menyebabkan terjadinya badan lemas setelah dikonsumsi.

Memang, karbohidrat sederhana dalam nasi putih, bubur, atau roti putih mampu dengan cepat memberikan suntikan energi. Akan tetapi, tak berapa lama kemudian, energi yang diberikan akan menurun drastis dan menyebabkan badan lemas maupun rasa kantuk.

Nah, supaya benergi dan segar seharian, Anda wajib memilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, seperti roti gandum atau oatmeal. Asupan karbohidrat kompleks mampu menjamin kecukupan energi, agar tetap prima selama beraktivitas.

Jika terbiasa makan nasi, Anda dapat memilih menu nasi merah yang dipadukan dengan lauk dan sayur. Kandungan serat pada nasi merah dapat mengontrol metabolisme tubuh sehingga cadangan energi akan terjaga stabil sepanjang hari.

Selain pilihan makanan, hal yang penting untuk diperhatikan adalah porsi. Sebab, porsi yang tepat juga memegang kunci penting untuk menjamin kecukupan energi sehingga cukup untuk menjalankan aktivitas sepanjang hari.

Porsi sarapan yang tepat

Porsi sarapan harus sesuai dengan kebutuhan. Untuk seorang wanita dewasa, menu sarapan dianjurkan mengandung 300–400 kalori, sementara untuk pria adalah 400–500 kalori.

Jumlah kalori tersebut kurang lebih setara dengan dua potong roti gandum, setengah dada ayam tanpa tulang, sayur, dan satu porsi buah. Untuk pria, porsi tersebut bisa ditambahkan dengan satu butir telur rebus atau satu sendok makan selai kacang. Sebagai pelengkap, Anda bisa menambahkan satu gelas susu rendah lemak.

Selain memperhatikan jenis makanan dan porsi, hal penting lain yang tak boleh luput dari perhatian adalah cairan. Anda dianjurkan untuk minum air putih sebanyak 8 gelas dalam sehari. Hal ini penting, karena mencukupi kebutuhan cairan dengan minum air putih mampu menjaga kesehatan saluran cerna dan mencegah rasa lapar berlebihan. Dengan demikian, Anda tidak perlu makan secara berlebihan untuk menjaga energi tetap ada selama seharian.

Porsi sarapan bisa bervariasi pada masing-masing orang. Hal ini diperhitungkan berdasarkan usia, aktivitas, dan kondisi kesehatan. Namun demikian, Anda tetap bisa menjadikan porsi sarapan yang telah dijelaskan di atas sebagai acuan. Jadi, jangan lupa untuk sarapan dengan menu yang tepat dan porsi yang sesuai, ya!

(NB/ RVS)