Anak Sakit tapi Susah Minum Obat? Ini Cara Mengatasinya

Oleh Ayu Maharani pada 06 Feb 2019, 11:30 WIB
Saat anak sakit biasanya susah minum obat. Padahal minum obat adalah cara terjitu agar anak cepat sembuh? Coba atasi dengan cara berikut.
Anak Sakit tapi Susah Minum Obat? Ini Cara Mengatasinya (Daniel Jedzura/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Ketika anak sakit, sebagai orang tua pasti Anda merasa kasihan melihat kondisi si Kecil. Bagaimana tidak? Demam yang dirasakan membuatnya tidak berdaya. Namun sayangnya, ketika diberi obat si Kecil malah susah minum obat. Padahal, dokter sudah memberitahu bahwa obat-obatan yang diberikan wajib dihabiskan agar cepat sembuh. Alhasil, pusing yang dirasakan anak akhirnya “berpindah” ke Anda karena kondisi ini. Lantas, bagaimana, ya, caranya agar buah hati Anda tak lagi susah minum obat?

  • Jangan memaksa sambil marah

Menurut dr. Fiona Amelia, MPH dari KlikDokter, saat anak susah minum obat sebaiknya simpan rasa kesal Anda karena anak-anak tidak suka dipaksa. Apalagi dipaksa untuk menelan benda yang tidak disukai ke dalam mulutnya.  “Biarkan dia tetap merasa memiliki kontrol saat minum obat,” kata dr. Fiona.

Saat ini Anda mungkin berhasil memaksa anak minum obat dengan marah-marah. Namun lain waktu, anak akan menganggap minum obat sebagai sesuatu yang sangat menakutkan. Cara ini bisa membuat anak semakin keras menolak makan obat.

“Daripada memaksa, sebaiknya jelaskan mengapa ia harus meminum obat tersebut. Meski belum mengerti, anak perlu diberi penjelasan sehingga ia tidak merasa terabaikan,” dr. Fiona menambahkan.

  • Berikan pujian saat anak mau minum obat

Salah satu alasan terkuat mengapa anak-anak membenci obat adalah karena rasanya yang pahit. Untuk itu, jika anak Anda sudah mau menelan obatnya, jangan lupa sediakan minuman manis, seperti teh manis, atau air hangat campur madu untuk menetralkan rasa pahit di lidahnya.

Bila sudah berhasil menelan obat dan tak lama kemudian ia meneguk sedikit minuman manis yang telah disediakan, beri ia pujian sambil usap kepalanya. Dengan begitu, ia akan merasa bahwa usaha minum obatnya dihargai oleh orang tuanya dan tidak akan mogok lagi bila memang ada obat yang mesti diminum.

  • Kulum es batu sebelum memberi obat

Menurut dr. Resthie Rachmanta Putri, M.Epid dari KlikDokter, memberi anak es batu untuk dikulum sebelum minum obat akan membuat lidah mati rasa selama beberapa menit.

“Saat obat diberikan, anak tidak akan merasakan obat yang pahit. Namun, jangan berikan es batu yang terlalu besar, cukup beri es batu seukuran permen,” papar dr. Resthie. Hal itu dilakukan agar si Kecil tidak tersedak. Cara ini dapat dipraktikkan pada anak di atas usia 2 tahun.

  • Berikan obat dalam suhu yang dingin

Meski obat cair (sirup obat) biasanya memiliki rasa yang manis, tetap saja ada anak yang menolak untuk meminumnya. Untuk mengakali hal tersebut, dr. Resthie menyarankan Anda untuk menyimpan obat tersebut selama 30 menit di dalam kulkas untuk menciptakan sensasi dingin.

“Anak-anak umumnya menyukai sensasi dingin. Obat yang diberikan dalam suhu dingin lebih mudah diterima anak,” dr. Resthie menambahkan. Hal yang perlu diingat, jangan simpan obat di dalam freezer karena itu dapat merusak zat yang terkandung dalam obat.

  • Meletakkan obat secara tersembunyi di dalam makanan atau minuman

Cara ini adalah cara terakhir bila si Kecil masih susah minum obat. Sebab, tidak semua obat boleh dicampurkan atau berinteraksi dengan makanan atau minuman karena bisa mengganggu keefektivitasannya. Jadi, sebelum menerapkan cara ini, Anda mesti berkonsultasi dulu dengan dokter dan apoteker demi mencegah reaksi yang tidak diinginkan.

“Jika ingin melakukan hal ini, obat bisa dicampurkan ke bubur atau jus buah yang rasanya cukup kuat agar mereka tidak mengenali rasa obatnya,” papar dr. Resthie.

Intinya, jangan mudah menyerah tapi juga jangan marah bila anak susah minum obat. Bagaimanapun, obat adalah hal yang asing bagi mereka. Sebagai orang tua Anda harus bersabar menghadapi situasi tersebut. Bicarakan pula konsekuensi baik dan buruk bila mereka minum obat. Katakan, “reward” terbaik jika mereka minum obat adalah bisa sembuh dan kembali aktif bermain. Namun, bila cara-cara di atas tidak berhasil dan kondisi makin buruk, bawalah anak yang sakit ke rumah sakit agar dokter bisa memberikan obat dengan cara lain selain dengan cara oral.

[HNS/ RVS]