Inilah Penyebab Gigi Goyang yang Jarang Disadari

Oleh drg. Callista Argentina pada 10 Jun 2020, 10:37 WIB
Gigi goyang pada orang dewasa bukanlah kondisi normal dan mesti diwaspadai. Sebenarnya, apa saja sih penyebab gigi goyang? Cari tahu di artikel ini.
Inilah  Penyebab Gigi Goyang yang Jarang Disadari

Klikdokter.com, Jakarta Gigi goyang biasa terjadi pada anak-anak sebagai tanda gigi susu sudah siap berganti dengan gigi permanen. Tapi, saat kondisi ini terjadi pada orang dewasa, itu bukan lagi kondisi yang normal. Penyebab gigi goyang pada orang dewasa bisa dipicu oleh banyak faktor, yang mungkin tidak Anda sadari.

Keadaan ini mesti diwaspadai karena gigi goyang pada orang dewasa bisa saja merupakan pertanda adanya suatu penyakit.

Anda biasanya akan merasakan gejala, seperti rasa sakit; gusi bengkak, berwarna merah atau berdarah; dan juga penurunan pada gusi.

 

1 of 3

Apa Penyebab Gigi Goyang?

Ada beberapa hal penyebab gigi goyang. Berikut penjelasannya untuk Anda.

1. Karies Gigi

Ilustrasi Karies Gigi
Ilustrasi Karies Gigi

Karies gigi merupakan awal mula proses terjadinya gigi berlubang. Menurut Journal Indian Social Periodontology, karies merupakan penyebab gigi goyang terbanyak pada usia 20-30 tahun.

Bila Anda tidak rajin menggosok gigi secara benar dengan teknik yang tepat, sisa-sisa makanan masih akan menempel di sela-sela gigi hingga akhirnya menjadi plak yang mengandung bakteri.

Bakteri tersebut akan mengeluarkan zat asam yang menyerang gigi sehingga terjadilah karies gigi. Jika kondisi karies gigi tidak dicegah, maka bisa berlanjut menjadi gigi berlubang.

Lubang yang dibiarkan tanpa perawatan bisa bertambah besar sampai di bawah gusi.

Bakteri dari gigi berlubang tersebut dapat menyebabkan gusi meradang lalu merusak perlekatan gigi ke gusi sehingga bisa menjadi goyang.

Artikel Lainnya: Benarkah Diabetes Bisa Bikin Gigi Keropos?

2. Penyakit Gusi

Salah satu penyebab gigi goyang terbanyak pada orang dewasa di atas 40 tahun adalah penyakit gusi.

Penyakit gusi terjadi ketika terdapat penumpukan karang gigi yang tidak dibersihkan, hingga menyebabkan radang gusi.

Radang gusi ini tidak sakit, tapi biasanya timbul gejala lain, seperti gusi berdarah, pembesaran gusi, dan gusi berwarna kemerahan.

Oleh karena itu, banyak orang yang tidak sadar kalau ternyata sudah mengalami radang gusi.

Mereka baru tahu ketika orang itu berdarah saat menyikat gigi. Penyakit radang gusi membuat perlekatan antara gigi ke gusi lepas. Ini menyebabkan gigi menjadi goyang pada orang dewasa.

3. Bruxism

Ilustrasi Bruxism
Ilustrasi Bruxism

Hal lain yang menjadi penyebab gigi goyang pada orang dewasa adalah bruxism atau sering disebut kebiasaan menggemeretakkan gigi.

Secara tidak sadar, aktivitas ini dapat merusak kesehatan gigi Anda karena membuat permukaan gigi menjadi atrisi atau aus.

Selain itu, kebiasaan buruk ini juga dapat menyebabkan komplikasi lain, seperti sakit pada sendi rahang, wajah, maupun kepala.

Artikel Lainnya: Habis Scaling Gigi Jadi Renggang, Apa Penyebabnya?

4. Trauma atau Cedera

Trauma atau cedera juga menjadi salah satu penyebab gigi goyang. Trauma saat jatuh, kecelakaan saat berkendara dan juga cedera saat berolahraga sangat memungkinkan terjadinya gigi goyah bahkan sampai lepas.

5. Kehamilan

Kehamilan
Kehamilan

Kehamilan merupakan salah satu faktor penyebab gigi goyang. Perubahan kadar estrogen dan progesteron selama kehamilan dapat memengaruhi tulang maupun jaringan di dalam mulut.

Keadaan tersebut turut mengubah jaringan periodonsium, yang merupakan kumpulan tulang dan ligamen penopang gigi. Jika jaringan periodonsium ikut terkena, gigi goyang pun terjadi.

Meski perubahan ini dapat berhenti setelah melahirkan, Anda tetap perlu menjaga kesehatan gigi dan mulut

Jangan lupa melakukan kunjungan rutin ke dokter gigi. Tindakan ini dilakukan guna mencegah terjadinya kelahiran yang prematur.

6. Kebiasaan Merokok

Kebiasaan merokok juga dapat menjadi penyebab gigi goyang. Zat beracun di dalam rokok dapat menghambat peredaran darah yang menyuplai ke peredaran di sekitar gusi.

Gusi pun jadi mudah untuk terkena penyakit gusi. Penyakit gusi—seperti disebutkan di atas—dapat menyebabkan gigi goyah.

7. Penyakit Diabetes

Ilustrasi Diabetes
Ilustrasi Diabetes

Penyakit diabetes yang tidak terkontrol dapat menjadi penyebab gigi goyang. Selain itu, mereka juga mengalami kondisi di mana jika mengalami luka maka susah sembuhnya. Oleh karena itu, gula darah harus dimonitor setiap hari.

Penderita diabetes juga harus lekas pergi ke dokter gigi jika mengalami gejala penyakit gusi. Misalnya, gusi berwarna kemerahan, pembesaran gusi, dan gusi berdarah.

Artikel Lainnya: Ini Dia Penyebab Gigi Mudah Lepas

 

2 of 3

Bagaimana Cara Mencegahnya?

Periksa Rutin ke Dokter Gigi
Periksa Rutin ke Dokter Gigi

Tidak ingin mengalami gigi goyang? Tenang, gigi goyang pada orang dewasa sebenarnya bisa dicegah kok! Caranya antara lain:

  1. Melakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali, walaupun tanpa keluhan. Apalagi bagi Anda yang memiliki kondisi penyakit diabetes atau kebiasaan merokok.
  2. Menyikat gigi minimal 2 kali sehari, selama 2 menit dengan teknik metode Bass supaya gigi bersih sampai ke sela-selanya.
  3. Melakukan pembersihan karang gigi setiap 6 bulan sekali. Jangan tunggu sampai ada keluhan gusi berdarah.
  4. Menggunakan mouthguard saat berolahraga yang meliputi kontak fisik.
  5. Gunakan night guard untuk mengurangi gesekan antar gigi pada saat tidur, untuk orang yang mempunyai kebiasaan buruk Bruxism.
  6. Berhenti merokok dapat mencegah gigi goyang.
  7. Memonitor kesehatan tubuh secara umum dengan melakukan medical check up, terutama untuk usia 45 tahun ke atas.

Dengan tahu apa saja penyebab gigi goyang, Anda dapat menghindari pemicunya. Lakukan juga langkah-langkah pencegahan di atas supaya terhindar dari masalah gigi dan mulut. Untuk membaca lebih banyak info kesehatan seputar gigi dan mulut, download aplikasi Klikdokter!

(HNS/AYU)

Lanjutkan Membaca ↓
Neza SecoriaNeza Secoria

selain bahan alami diatas, ternyata enceng gondok juga dapat mengobati gigi goyang loh, kunjungi link di bawah : http://news.unair.ac.id/2019/08/08/obati-gigi-goyang-melalui-tanaman-enceng-gondok/