Tips Latihan Yoga Bersama Bayi Anda

Oleh Ayu Maharani pada 10 Feb 2019, 12:30 WIB
Ingin kembali olahraga usai melahirkan? Jika bayi sudah berusia di atas 6 minggu, coba ikut latihan yoga bersama bayi Anda. Simak tipsnya!
Tips Latihan Yoga Bersama Bayi Anda (Elena-Stepanova/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Biasa ikut kelas yoga dan ingin kembali melakukannya setelah melahirkan? Bisa, kok! Bahkan, kalau bayi sudah berusia lebih dari 6 bulan, latihan yoga juga bisa dilakukan bersama bayi. Namun, sebelum mengikuti kelas yoga ibu dan bayi, ada beberapa tips amannya.

Saat Anda hendak berlatih yoga sambil membawa bayi, tentu barang-barang bayi lebih banyak ketimbang perlengkapan yoga Anda. Baiknya Anda membawa alas atau selimut, pakaian ganti, popok, stok ASI dan MPASI, serta mainannya.

Pahami bahwa yoga ibu dan bayi bukanlah kelas yoga biasa

Dilansir dari Very Well Fit, yoga sendiri dan yoga dengan bayi tentu saja berbeda. Pada yoga biasa, Anda akan berlatih yoga dengan tenang tanpa teralihkan. Sedangkan pada yoga ibu dan bayi, jangan harap Anda akan sepenuhnya melakukan semua gerakan tanpa adanya “gangguan”.

Meski demikian, saat bayi menangis Anda dipersilakan untuk menggendongnya ataupun melakukan hal lain sampai bayi kembali tenang, entah itu mengganti popoknya atau memberikannya ASI.

Bayi juga bisa diletakkan di dekat Anda beralaskan selimut dan matras. Beruntung bila bayi tenang, tertidur, atau bahkan memperhatikan setiap gerakan yang Anda lakukan. Namun, pada umumnya, ini sulit diwujudkan. Oleh sebab itu, biasanya instruktur yoga kelas khusus ini juga akan membantu mengurus bayi yang rewel agar setidaknya para ibu mendapatkan sedikit sesi yoga yang bermanfaat.

Sebagian bayi akan merasa senang terhadap pemandangan baru yang ia lihat. Namun, sebagian lagi belum tentu nyaman dengan segala stimulasi baru tersebut. Jangan langsung menyerah, jika pada hari pertama latihan bayi rewel. Pasalnya, mereka akan terbiasa saat sudah sering melihat atau mengikuti kelas yoga ibu dan bayi ini.

Pilih kelas yoga yang tetap fokus pada kualitas pose

Kelas yoga yang ideal adalah kelas yoga yang bisa membuat para ibu tetap melakukan pose dan teknik pernapasan secara maksimal. Sehingga, perbandingan antara yoga dan mengurus bayi akan tetap lebih banyak yoganya ketimbang menggendong si Kecil. Memang, hal ini sangat bergantung pada kondisi bayi. Namun, jika instrukturnya profesional, ia tak akan menawarkan waktu bermain bersama bayi lebih lama ketimbang durasi yoga. Pasalnya, yoga sangat baik untuk tubuh.

Menurut dr. Nadia Octavia dari KlikDokter, berlatih yoga sangat baik untuk tekanan darah, kesehatan jantung, serta bisa mengatasi nyeri otot.

“Yoga juga bisa mengurangi tingkat stres dan depresi,” tambahnya. Ini berarti, Anda mesti berusaha untuk memilih kelas yoga yang tetap fokus pada setiap gerakan dan teknik pernapasan, bukan fokus hanya untuk bermain dengan bayi.

Mengenalkan olahraga kepada bayi memang dianjurkan sejak sedini mungkin, dan ini diamini oleh dr. Karin Wiradarma dari KlikDokter.

“Orang tua sudah dapat mengajak anak untuk melakukan aktivitas fisik sejak bayi. Namun, memang olahraga yang sebenarnya baru bisa dilakukan ketika anak menginjak usia balita atau ia sudah bisa berjalan dan berlari,” jelas dr. Karin.

Karena tren yang terus berkembang dan bertambahnya kesadaran akan manfaat yoga, saat ini kelas yoga sudah sangat beragam. Salah satu kelas yang bisa Anda ikuti adalah ibu yoga bersama bayi. Sebelum mendaftar dan memulai kelas, perhatikan poin-poin penting di atas. Pastikan juga lingkungannya aman dan nyaman, bayi sudah dalam kondisi kenyang dan menggunakan popok baru untuk mencegah ia tak rewel, dan jangan mengajak bayi saat ia tampak sakit.

(RN/ RVS)