Solusi untuk Anak Kembar yang Beda Selera Makan

Oleh dr. Fiona Amelia MPH pada 11 Feb 2019, 13:15 WIB
Anda dibuat bingung karena memiliki anak kembar yang beda selera makan? Jangan khawatir berlebihan. Lakukan ini sebagai solusinya.
Solusi untuk Anak Kembar yang Beda Selera Makan (Bbernard/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Memiliki anak kembar memberikan kebanggaan sekaligus rasa bahagia yang besar bagi sebagian pasangan suami istri. Namun, di balik rasa bahagia yang ditawarkan, orang tua juga butuh persiapan matang untuk menuntun proses tumbuh kembang si Kembar.

Faktanya, mengurus anak kembar bukanlah perkara yang mudah. Hal ini karena orang tua dituntut untuk mengurus dua anak sekaligus, yang belum tentu memiliki selera sama meski wajahnya mirip. Salah satu perbedaan pada si Kembar yang sering ditemukan adalah dari segi selera makan.

Solusi selera makan si Kembar

Kembar yang identik sekalipun memiliki selera makan yang amat berbeda. Ini karena setiap orang memiliki keunikan masing-masing. Nah, supaya keduanya mau mengonsumsi sejumlah makanan yang dibutuhkan untuk tumbuh kembangnya, berikut yang dapat Anda lakukan:

  1. Akui dan terima perbedaan itu

Tiap individu, sekalipun kembar, terlahir berbeda dengan ciri khas masing-masing. Itu sebabnya Anda tidak dapat memaksa si Kembar untuk menyukai hal yang sama, termasuk selera makan.

Dengan kata lain, si Kembar tidak akan selalu mengonsumsi menu makan yang sama di setiap waktu makan. Meski cukup merepotkan, sesungguhnya hal ini sangatlah menyenangkan untuk dilihat sekaligus membuat Anda penasaran makanan apa yang kira-kira akan diraih pertama kali oleh si Kembar.

  1. Jangan berhenti mencoba

Tetaplah semangat menawarkan makanan-makanan baru kepada si Kembar. Para pakar menyebutkan, dibutuhkan hingga 20 kali percobaan sebelum seorang anak benar-benar mau mencoba suatu makanan baru. Dan, dibutuhkan 20 kali percobaan lagi hingga sang anak mampu menentukan rasa suka atau tidaknya terhadap suatu makanan. Jadi, jangan mudah menyerah.

Anda juga dapat memvariasikan masakan dari bahan makanan yang sama, misalnya dengan cara dikukus, dipanggang, dibakar, atau dikombinasikan dengan makanan yang telah menjadi favoritnya.

1 of 2

Selanjutnya

  1. Perhatikan apa yang menjadi kesukaan masing-masing

Bila selera makan si Kembar berbeda, Anda tentu harus memberikan menu kesukaan masing-masing agar mereka mau makan. Artinya, Anda harus memasak dua menu yang berbeda setiap kali makan.

Awalnya mungkin tampak sulit, namun bila sudah terbiasa semua akan menjadi lebih mudah. Pada akhirnya, jerih payah Anda akan terbayar ketika si Kembar mampu melahap habis makanan yang disajikan.

  1. Berdiskusilah dengan si Kembar

Anak-anak berhak tahu apa yang hendak diberikan kepadanya. Oleh sebab itu, sedari awal jelaskan apa yang sedang Anda siapkan untuk mereka makan. Bila si Kembar sudah bisa diajak bicara, tanyakan apa yang disukainya, mau seperti apa penyajiannya, dan lain sebagainya. Anda bisa memberikan pilihan yang terbatas (dua pilihan saja misalnya) agar si Kembar tidak bingung dan Anda pun tidak kewalahan.

Strategi lain, yakni dengan menawarkan makanan yang telah Anda sediakan dan tanyakan kalau-kalau mereka ingin menambah sesuatu. Bila Anda membiarkan ini menjadi sebuah pertanyaan terbuka, mereka tentu akan selalu minta menu favoritnya dan tidak akan mencoba sesuatu yang baru.

  1. Manfaatkan peer pressure antara saudara kembar

Secara alami, si Kembar akan memperhatikan satu sama lain terkait perilaku seperti apa yang Anda anggap baik dan bisa diterima. Bila si Kembar yang satu melahap dan menikmati makanan tertentu, maka si Kembar yang lain sangat mungkin dibujuk untuk mencoba makanan tersebut. Sebaliknya, jika yang satu menolak makanan, maka yang lain akan cenderung menolak juga sebelum mencobanya.

Sesungguhnya, hal seperti itu dapat Anda manfaatkan untuk berunding dengan si Kembar, terutama bila mereka telah memasuki usia balita. Pada prinsipnya, anak akan mendapat pujian atau reward saat menunjukkan perilaku positif terhadap makanan. Jadi, bila salah satu saudara kembar mendapatkannya, ini akan memotivasi saudara kembar yang lain untuk menunjukkan perilaku yang sama.

  1. Waktu makan harus menyenangkan

Bagi anak, waktu makan haruslah menyenangkan dan jauh dari unsur paksaan. Faktor ini akan sangat memengaruhi selera makannya.

Bila si Kembar menolak atau tak mau melahap habis makanannya, tak perlu dipaksa apalagi sampai memarahinya. Ini hanya akan membuat anak trauma dan menganggap waktu makan adalah sebuah medan perang yang tidak menyenangkan.

Satu hal lain yang penting dan harus benar-benar diingat: hindari membanding-bandingkan si Kembar antara yang satu dengan yang lain. Terlebih, bila salah satunya cenderung lebih pintar makan ketimbang yang lain. Bagaimanapun, anak kembar adalah individu yang unik. Fisiknya tampak serupa, tapi selera makan, sifat, dan kepribadiannya bisa bertolak belakang.

(NB/ RVS)

Lanjutkan Membaca ↓