Kenali Efek Beragam Bahan Pembuat Kue bagi Kesehatan

Oleh dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons pada 12 Feb 2019, 12:00 WIB
Kue merupakan kudapan yang sulit untuk ditolak. Tapi hati-hati, ketahui juga dampak bahan pembuat kue terhadap kesehatan Anda.
Kenali Efek Beragam Bahan Pembuat Kue bagi Kesehatan (WithGod/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Kue adalah camilan yang banyak digemari oleh anak-anak maupun dewasa. Biasanya berbagai macam kue dinikmati sebagai teman minum teh atau kopi. Dalam proses pengolahannya, kudapan ini menggunakan beragam bahan pembuat kue. Tetapi, apakah Anda tahu manfaat serta efek samping dari bahan-bahan yang digunakan?

Meski nikmat saat dimakan, Anda juga perlu waspada dengan kandungan yang terdapat pada kue. Sehingga, Anda dapat lebih mengontrol diri saat mengonsumsinya.

Berikut adalah bahan-bahan yang sering digunakan dalam pembuatan kue. Meski memiliki banyak manfaat,bahan di bawah ini juga berdampak pada kesehatan:

  1. Soda kue (baking soda)

Soda kue memiliki bahan dasar sodium bikarbonat, yang bereaksi bila berkontak dengan asam, yoghurt atau cuka. Soda kue banyak memiliki manfaat kesehatan, yaitu dapat mengurangi masalah kembung dan memperbaiki sistem pencernaan.

Selain itu, soda kue juga dapat berfungsi menyehatkan jantung. Untuk kesehatan mulut, soda kue digunakan untuk mengurangi nyeri karena sariawan dan dapat memutihkan gigi.

Meskipun memiliki banyak manfaat, soda kue juga perlu dihindari, seperti pada kondisi hamil karena dapat membahayakan janin. Soda kue juga tidak disarankan dkonsumsi oleh penderita gagal jantung kongestif atau anak dibawah usia 6 tahun.

  1. Baking powder

Berbeda dari soda kue yang kandungannya hanya sodium bikarbonat, baking powder memiliki kandungan asam lainnya, yaitu alumunium fosfat dan monikalsium fosfat. Bahan kue ini berfungsi membantu mengembangkan adonan.

Meski demikian, terdapat efek samping bila mengonsumsi baking powder secara berlebihan, yaitu rasa haus, sakit perut, muntah-muntah dan diare berat.

Bila konsumsinya tak segera dihentikan akan menyebabkan dehidrasi parah karena ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh, dan rentan menyebabkan gangguan ritme jantung.

  1. Emulsifier

Emulsifier adalah bahan yang digunakan untuk mengembangkan dan menstabilkan kandungan minyak dan air pada saat membuat adonan kue. Tetapi berhati-hatilah, penggunaan emulsifier yang berlebihan dapat menyebabkan resiko kanker usus.

Peneliti di Georgia State University menemukan zat emulsi dan zat aktif dalam emulsifier dapat meningkatkan perkembangan sel kanker di usus.

  1. Margarin

Pada awalnya, margarin dibuat sebagai bahan pengganti mentega. Pembuatannyamenggunakan lemak tumbuhan yang kemudian ditambahkan dengan bahan lainnya seperti emulsifier, perasa dan pewarna.

Margarin mengandung banyak lemak jenuh. Semakin padat margarin, maka semakin banyak lemak jenuhnya. Studi di Harvard School of Public Health menunjukkan tingginya lemak jenuh dapat meningkatkan risiko serangan jantung.

Tidak hanya itu, margarin dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh, sehingga meningkatkan risiko diabetes mellitus.

  1. Ragi instan (bakers yeast instant)

Ragi instan adalah bahan kue yang mengandung jamur, sehingga kaya akan protein dan vitamin B. Ragi mengandung bakteri baik untuk meningkatkan kesehatan dan keseimbangan sistem pencernaan.

Bahan satu ini memang memberikan manfaat baik. Tetapi bila dikonsumsi dalam jumlah banyak, ragi dapat menyebabkan infeksi, rasa kembung, sariawan, dan bau mulut.

  1. Gelatin

Berasal dari protein hewan seperti sapi atau ikan, gelatin dibuat dengan merebus tulang dan mengekstrak kandungan kolagen. Selanjutnya, kolagen tersebut diolah menjadi tanpa rasa dan warna serta mudah larut dalam air panas. Bahan ini yang kemudian disebut gelatin.

Gelatin mengandung asam amino sehingga memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan seperti membentuk otot, mengurangi nyeri sendi, menjaga kesehatan kulit dan rambut, memperbaiki fungsi otak dan kesehatan mental, serta menurunkan berat badan.

Setelah mengetahui manfaat dan efek samping dari beragam bahan pembuat kue diatas, mulailah lebih selektif dalam memilih bahan kue. Bila ingin lebih sehat, Anda dapat mencari resep kue sehat yang kini telah banyak dipraktikkan oleh para ahli kue.

[NP/ RVS]