Waspadai 5 Hal Ini Jika Anda Pusing Saat Olahraga

Oleh Bobby Agung Prasetyo pada 13 Feb 2019, 16:00 WIB
Olahraga sejatinya dapat membuat tubuh bugar. Tapi, jika Anda pusing saat olahraga, bisa jadi ada yang salah dengan kondisi tubuh Anda.
Waspadai 5 Hal Ini Jika Anda Pusing Saat Olahraga (I-AM-NIKOM/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Pusing bisa datang kapan saja dan di mana saja. Kondisi ini merupakan gejala umum yang tak perlu dikhawatirkan. Meski begitu, pada kondisi tertentu, pusing juga bisa menandakan gejala dari masalah serius pada kesehatan Anda sekarang. Terutama bila pusing yang dirasakan muncul saat olahraga, Anda perlu mewaspadainya.

Istilah pusing biasanya digunakan untuk menggambarkan perasaan kehilangan keseimbangan. Sementara itu, ada juga yang mengartikan istilah pusing sebagai gambaran dari perasaan bahwa lingkungan di sekitar mereka berputar.

Gejala yang timbul akibat pusing dapat terlihat dengan jelas. Meski kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai macam hal, namun bukan hal yang mudah untuk mengidentifikasi penyebab utama dari pusing yang diderita seseorang. Tapi, bagaimana bila rasa pusing muncul di tengah berolahraga?

Pusing saat sedang olahraga juga bisa jadi pertanda atas beberapa hal. Berdasarkan pemaparan para ahli medis dari KlikDokter, penyebabnya bisa terjadi akibat:

1. Dehidrasi

Kondisi dehidrasi alias kekurangan cairan saat olahraga, bisa membuat kepala Anda pusing. Untuk mencegahnya, Anda dianjurkan minum sebanyak 500 ml dua jam sebelum berolahraga. Pastikan juga Anda langsung minum saat rasa haus mulai muncul.

“Pada kondisi dehidrasi atau kekurangan cairan, respons tubuh terhadap stres bisa menjadi lebih buruk. Asupan cairan yang cukup akan membantu membuat metabolisme tubuh bekerja lebih baik,” ujar dr. Alberta Jesslyn Gunardi BMedsc Hons dari KlikDokter.

2. Cara bernapas yang salah

Cara bernapas yang salah saat berolahraga dapat berujung pada keluhan pusing, misalnya ketika Anda bernapas terlalu cepat atau terlalu dalam. Maka dari itu, biasakan menarik dan mengembuskan napas secara teratur, terutama saat berolahraga.

Sejumlah teknik pernapasan dapat diasah lewat kegiatan seperti meditasi. Cara ini dapat menjadi solusi untuk melatih keteraturan dalam menarik dan mengeluarkan oksigen.

3. Kadar gula darah rendah

Kadar gula darah yang rendah, atau kerap disebut hipoglikemia membuat tubuh tidak cukup mendapatkan asupan gula, sehingga pusing saat olahraga sangat mungkin terjadi. Agar terhindar dari hal tersebut, sebaiknya makanlah 2 - 4 jam sebelum berolahraga.

Beri asupan yang mengandung sejumlah sumber gizi dan nutrisi seperti karbohidrat dan protein. Konsumsinya juga harus dalam jumlah yang seimbang, tidak boleh berlebihan. Beri jangka waktu saat makan sebelum olahraga agar tubuh dapat mencerna makanan-makanan tersebut.

4. Berhenti tiba-tiba saat olahraga

Berhenti secara tiba-tiba saat sedang berlari atau bersepeda dapat memicu pusing. Ini karena saat berolahraga, jantung memompa lebih cepat untuk mengalirkan darah ke otot-otot yang sedang bekerja. Biasakan untuk olahraga secara teratur, beri jeda cepat ke pelan saat hendak berhenti.

5. Gangguan kesehatan tertentu

Pusing saat olahraga dapat menjadi indikasi adanya penyakit di tubuh Anda. Salah satu penyakit yang berdampak seperti ini adalah gangguan jantung atau hipertensi.  Untuk menghindarinya, Anda disarankan untuk melakukan pemanasan sebelum berolahraga dan pendinginan setelahnya selama 5 menit.

Kebiasaan pemanasan dan pendinginan ini bermanfaat menjaga pasokan oksigen di jantung tetap tercukupi. Sehingga, bisa disimpulkan bahwa kebiasaan selama olahraga juga memengaruhi munculnya rasa pusing.

Pernah mengalami kondisi pusing saat olahraga seperti di atas? Jika ya, ada baiknya perbaiki sejumlah kebiasaan Anda termasuk pola makan, dan gaya hidup Anda. Hindari juga hal-hal yang mungkin menimbulkan rasa pusing selama berolahraga, seperti yang telah dijelaskan. Jika pusing tak kunjung hilang, bahkan setelah melakukan langkah di atas, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

[NP/ RVS]