Inilah 10 Pantangan Makanan untuk Penderita Sakit Ginjal
search

Punya Penyakit Ginjal, Hindari Konsumsi Makanan Ini

Ada beberapa makanan yang harus dihindari oleh penderita penyakit ginjal. Apa saja? Simak pantangan makanan penderita sakit ginjal di sini.
Punya Penyakit Ginjal, Hindari Konsumsi Makanan Ini

Klikdokter.com, Jakarta Ketika seseorang mengalami penyakit ginjal, organ ginjal mengalami kerusakan dan tak lagi mampu menjalankan fungsinya dengan baik.

Salah satu fungsi ginjal adalah menjaga keseimbangan cairan tubuh dan elektrolit. Namun, ketika organ ini mengalami kerusakan, keseimbangan cairan dan elektrolit bisa terganggu.

Masalah pengeluaran cairan dan elektrolit dapat menyebabkan gangguan jantung dan paru yang mengancam nyawa.

Salah satu sumber cairan dan elektrolit adalah makanan. Karena itu, penderita penyakit ginjal perlu memerhatikan jenis makanannya. Apa saja pantangan makanan penderita ginjal?

1 dari 6

1. Makanan Kaleng

Makanan Kaleng
loading

Sup, ikan, sayur, kacang merah, atau makanan lainnya di dalam kaleng memang praktis, murah, dan tahan lama. Tapi, produk olahan sudah lama dikaitkan dengan penyakit kronis karena kandungan pengawetnya yang tidak baik untuk tubuh.

Daging kaleng diolah dengan cara diasinkan, dikeringkan, atau dikalengkan. Sebagian besar makanan kaleng tinggi natrium. Jika Anda penderita penyakit ginjal dengan tekanan darah tinggi, maka lebih baik hindari makanan kaleng.

2. Jeruk

Jeruk – termasuk jus jeruk –kaya akan kalium. Satu jeruk berukuran besar (184 gram) mengandung 333 mg kalium. Lebih dari itu, terdapat 473 mg kalium di dalam 1 cangkir (236 ml) jus jeruk.

Pengeluaran kalium yang terganggu pada gangguan ginjal dapat menyebabkan peningkatan kadar kalium. Jumlah kalium yang tinggi dapat menyebabkan gangguan irama jantung yang mengancam nyawa.

Artikel lainnya: 4 Minuman yang Wajib Dihindari Penderita Gagal Ginjal

2 dari 6

3. Acar

Acar
loading

Seperti makanan kaleng dan daging olahan, acar diawetkan dengan penambahan garam ekstra. Karena itu, bila Anda ingin menjaga tekanan darah tetap stabil, hindari asupan acar dan makanan yang diasinkan.

4. Makanan Kemasan, Instan, dan Setengah Matang

Berbagai produk makanan kemasan, instan, dan pre-made (ready-to-eat atau makanan beku dan setengah matang) juga diketahui punya kandungan sodium tinggi. Contohnya adalah pizza beku, makanan yang harus dipanaskan dengan microwave, atau mi instan.

Makanan yang tinggi sodium berhubungan dengan peningkatan tekanan darah dan penyakit ginjal.

Artikel lainnya: Pantangan yang Wajib Dipatuhi dalam Diet Batu Ginjal

3 dari 6

5. Roti Whole Wheat

Roti Whole Wheat
loading

Kalau biasanya roti whole wheat (gandum utuh) lebih dianjurkan dibanding roti putih tawar biasa, tapi tidak demikian untuk penderita penyakit ginjal. Karena, ada kandungan fosfor dan kalium pada roti gandum.

Sebagai contoh, 1 ons roti whole wheat mengandung 57 mg fosfor dan 69 mg kalium. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan kandungan pada roti putih tawar biasa.

6. Pisang

Pisang merupakan salah satu contoh buah dengan kandungan kalium tinggi. Karena itu, kalau Anda menderita gangguan ginjal, hindari makan pisang.

Pasalnya, pisang dapat menyebabkan peningkatan kalium darah yang berbahaya untuk stabilitas aliran listrik jantung.

4 dari 6

7. Produk Susu

Produk Susu
loading

Susu segar, yoghurt, dan keju memang akrab dalam menu makanan sehari-hari. Namun, produk susu memiliki kandungan fosfat yang tinggi, sehingga menjadi pantangan makanan penderita ginjal.

Artikel lainnya: Konsumsi Buah Berefek Buruk pada Penderita Batu Ginjal?

8. Kentang

Kentang dan ubi kaya akan kalium. Satu kentang panggang ukuran sedang (156 g) mengandung 610 mg kalium, sementara ubi panggang (114 g) rata-rata memiliki 541 mg kalium.

Untungnya, beberapa jenis makanan tinggi kalium (termasuk kentang dan ubi) bisa direndam atau dicuci untuk mengurangi kandungan kaliumnya.

Potong kentang atau ubi menjadi kecil dan tipis. Lalu, rebus selama kurang lebih 10 menit. Proses ini bisa mengurangi kandungan kaliumnya hingga setengahnya.

Selain itu, kentang yang direndam di dalam air selama 4 jam sebelum dimasak juga terbukti memiliki kalium yang lebih rendah ketimbang yang tidak direndam terlebih dulu. Meski demikian, konsumsinya harus benar-benar dibatasi.

5 dari 6

9. Alpukat

Alpukat
loading

Alpukat dikenal sebagai buah super, tapi tidak untuk penderita penyakit ginjal. Karena, alpukat kaya akan kalium. Hitungannya, 150 gram alpukat mengandung 727 mg kalium, hampir dua kali lipat lebih besar dari pisang berukuran medium, yaitu 422 mg.

Sebagai alternatif, Anda bisa mengonsumsi buah nanas yang tak kalah menyegarkan dan sehat.

10. Tomat

Kandungan kalium tomat juga tinggi, baik utuh maupun dalam bentuk saus. Satu cangkir saus tomat bisa mengandung 900 mg kalium. Bagi penderita gangguan ginjal, kurangi asupan saus tomat untuk menjaga kadar kalium.

Bila Anda menderita penyakit ginjal, mengurangi atau membatasi konsumsi makanan mengandung kalium, fosfor, dan sodium bisa menjadi aspek penting dalam penanganan penyakit. Karenanya, hindarilah pantangan makanan penderita ginjal di atas.

Baca Juga

Batasan diet pada penderita gangguan ginjal bisa berbeda-beda. Sebaiknya, konsultasikan dengan dokter mengenai pola makan ramah ginjal secara lebih spesifik sesuai kondisi Anda.

Konsultasi ke dokter spesialis penyakit dalam bisa lebih mudah hanya lewat Live Chat di KlikDokter.

(FR/JKT)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Yafanita Izzati Nurina, Sp. PD

Spesialis Penyakit Dalam
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Ardyarini Dyah Savitri, Sp. PD FINASIM

Spesialis Penyakit Dalam
wallet
Rp. 30.000
avatar

dr. Felix Satwika, Sp. PD

Spesialis Penyakit Dalam
wallet
Rp. 50.000

ARTIKEL TERKAIT

French Fries dan Onion Ring, Mana yang Lebih Sehat?

Info Sehat
24 Feb

Waspada, Sayur Asem Bisa Perburuk Gejala Mag

Info Sehat
19 Feb

Pusing Setelah Makan Asin? Mungkin Ini Penyebabnya

Info Sehat
19 Feb

Pilihan Makanan untuk Mengatasi Gusi Berdarah

Info Sehat
17 Feb

Hindari Makanan Ini Agar Kulit Berseri

Info Sehat
17 Feb

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat