Cara Mengajari Anak Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

Oleh dr. Sepriani Timurtini Limbong pada 16 Feb 2019, 09:00 WIB
Bila dilakukan berulang-ulang dan dengan cara yang menyenangkan, tidak sulit mengajari anak untuk berperilaku hidup bersih dan sehat.
Cara Mengajari Anak Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (Iakov Filimonov/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Anda tentu setuju bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati. Pengobatan terhadap suatu penyakit biasanya memerlukan biaya dan tenaga lebih banyak, serta menguras pikiran. Karena itu, Anda perlu melakukan pola hidup sehat untuk menjaga diri Anda, anak, dan seluruh anggota keluarga dari serangan penyakit. Salah satu langkah sederhananya adalah dengan mengajarkan dan mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di rumah.

Secara definisi, PHBS adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan karena kesadaran pribadi, sehingga seluruh anggota keluarga mampu menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan, serta berperan aktif dalam masyarakat. Gerakan ini dicetuskan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan cara menjalani perilaku yang sehat setiap hari.

Gerakan PHBS sendiri sebenarnya ada banyak, bahkan hingga ratusan. Namun, untuk perilaku hidup bersih dan sehat di skala rumah tangga, ada sepuluh poin penting di dalamnya, yaitu:

  1. Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan
  2. Memberi bayi ASI eksklusif
  3. Menimbang bayi dan balita
  4. Menggunakan air bersih
  5. Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun
  6. Menggunakan jamban sehat
  7. Memberantas jentik nyamuk di rumah
  8. Makan buah dan sayur setiap hari
  9. Melakukan aktivitas fisik setiap hari
  10. Tidak merokok di dalam rumah

Bila sepuluh gerakan di atas dilakukan dengan baik, maka setiap anggota keluarga diharapkan akan menjadi sehat, anak akan tumbuh sehat dan cerdas, pengeluaran rumah tangga dapat diarahkan untuk memenuhi gizi keluarga, pendidikan, atau modal usaha—bukan untuk biaya pengobatan.

Melihat sepuluh poin tersebut, Anda mungkin merasa bingung bagaimana mengajarkannya kepada anak. Tenang saja, Anda tidak perlu mengajarinya sekaligus. Beberapa yang dapat Anda mulai ajarkan sejak dini antara lain:

1 of 2

Selanjutnya

  • Mandi menggunakan air bersih

Mandi bukanlah hal asing bagi anak, setiap hari ia pasti melakukannya. Gunakan kesempatan ini untuk mengajari anak bagaimana membersihkan seluruh bagian tubuhnya.

Tunjukkan bagian-bagian tubuh yang sering terlewat untuk dibersihkan seperti ketiak, selangkangan, serta jari dan kuku tangan dan kaki. Ajari ia untuk selalu mandi menggunakan air bersih dan sabun.

  • Kebiasaan buang air yang benar

Untuk hal ini Anda dapat mengajari anak saat ia masuk fase toilet training. Ajari ia kebiasaan membuang air yang benar, yaitu di jamban.

  • Cuci tangan dengan air bersih dan sabun

Telapak tangan adalah tempat ideal bagi kuman untuk berkembang biak. Karena itu, Anda perlu mengajari anak mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Untuk melakukannya, Anda dapat menggunakan gambar ilustrasi bagaimana banyaknya kuman pembawa penyakit di telapak tangan. Kemudian, jelaskan bahwa kuman tersebut dapat dibasmi dengan melakukan cuci tangan yang benar.

Jangan lupa untuk mengajarinya kapan waktu mencuci tangan, seperti sebelum dan setelah makan, setelah memegang hewan peliharaan, setelah buang air, dan saat tangan terlihat kotor.

  • Makan buah dan sayur

Ya, buah dan sayur memang bukanlah makanan favorit banyak anak. Namun, jangan pesimis dulu. Cobalah untuk mengolah buah dan sayur menjadi makanan yang menarik. Anda bisa membuatnya menjadi jus, smoothies, sup buah, atau dipotong dan dibentuk semenarik mungkin.

Anda juga bisa menceritakan manfaat buah dan sayur dengan mengibaratkannya sebagai makanan “super” yang dapat memperkuat tubuh anak. Harapannya, anak akan lebih semangat saat mengonsumsinya.

  • Bermain di luar rumah

Bila cuaca memungkinkan, ajak anak untuk bermain di luar rumah. Banyak kegiatan yang dapat dilakukan seperti bersepeda bersama, bermain bola, atau sekadar berjalan-jalan di lingkungan sekitar rumah. Aktivitas ini dapat membuat anak tetap aktif bergerak, memperkuat tulang dan ototnya, serta menjaga kesehatan jantung dan paru-parunya.

Bagaimana, cara-cara untuk mengajari anak untuk memiliki perilaku hidup bersih dan sehat tak sulit, bukan? Mulai ajarkan anak sedini mungkin, sehingga berbagai kebiasaan sehat yang ia lakukan dapat terbentuk dan terus dilakukannya hingga ia dewasa nanti.

(RN/ RVS)

Lanjutkan Membaca ↓