Sorotan Minggu Ini: Waspada Kelelahan yang Berujung Kanker Darah

Oleh Rudolf Santana pada 17 Feb 2019, 11:00 WIB
Kelelahan yang dialami Ibu Ani Yudhoyono ternyata salah satu gejala kanker darah. Simak fakta medis tentang kelelahan dan kanker darah di sini.
Sorotan Minggu Ini: Waspada Kelelahan yang Berujung Kanker Darah (Foto: @ruby_26/Instagram)

Klikdokter.com, Jakarta Kabar mengenai Ani Yudhoyono, istri Presiden RI ke-6 SBY yang tengah dirawat di Singapura, akibat kelelahan sempat membuat masyarakat bertanya-tanya. Pasalnya, mantan ibu negara ini dikenal sebagai wanita yang sehat dan sangat aktif dengan jadwal kegiatan yang sangat padat.

Kepastian tentang kondisi Ani Yudhoyono, akhirnya dikonfirmasi sendiri oleh sang suami, Susilo Bambang Yudhoyono. Rabu (13/2) lalu, SBY memberikan keterangan resmi melalui video terkait penyakit kanker darah yang diderita Ani Yudhoyono.

Pernyataan resmi SBY tersebut kian mengalirkan dukungan dan doa bagi kesembuhan Ani Yudhoyono. Di sisi lain, masyarakat pun semakin penasaran dengan kondisi kelelahan yang sempat dialami oleh Ani Yudhoyono dan penyakit kanker darah yang tengah diidapnya. Kedua gangguan kesehatan tersebut menjadi sorotan KlikDokter minggu ini.

1 of 3

Berawal dari kondisi kelelahan

Berawal dari kondisi kelelahan (Lolostock/Shutterstock)
Berawal dari kondisi kelelahan (Lolostock/Shutterstock)

Awal pekan lalu, masyarakat dibuat bertanya-tanya dengan kondisi Ani Yudhoyono, setelah beredar kabar bahwa ia sedang dirawat di sebuah rumah sakit di Singapura akibat kelelahan. Beliau memang terkenal aktif dengan jadwal yang padat.

Saat itu, dilansir Kumparan, menurut Kadiv. Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean, Ani Yudhoyono dirawat di Singapura karena faktor kelelahan. Hal ini terjadi usai beliau melakukan perjalanan ke Sumatera Utara dan Aceh beberapa minggu sebelumnya.

Menurut dr. Reza Fahlevi dari KlikDokter, kelelahan yang menyebabkan kondisi tubuh drop seperti yang dialami oleh Ani Yudhoyono dikenal sebagai fatigue syndrome (sindrom kelelahan). Ada yang bersifat akut, ada juga yang berlangsung kronis atau dalam jangka waktu yang lama.

Gejala sindrom kelelahan sangat bervariasi, biasanya berupa timbulnya rasa lelah yang tidak kunjung hilang, sulit konsentrasi, sakit kepala, pusing, hingga vertigo. Selain itu juga bisa muncul gejala lain seperti nyeri otot sendi dan punggung, pembesaran kelenjar pada leher dan ketiak hingga nyeri tenggorokan serta jantung berdebar-debar.

Kondisi serupa sebenarnya juga pernah dialami Susilo Bambang Yudhoyono pada sekitar pertengahan Juli 2018. Saat itu, Ketua Umum Partai Demokrat tersebut sempat dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPD) Gatot Soebroto, Jakarta. Selanjutnya diketahui bahwa beberapa faktor pemicu kelelahan yang dialami SBY adalah ia baru menghadiri reuni SMA di Pacitan, Jawa Timur, dan sempat begadang nonton bareng Piala Dunia.

Kelelahan tampaknya masih dipandang sebagai gangguan kesehatan yang biasa saja bagi masyarakat. Kondisi ini sering ‘hanya’ dianggap sebagai akibat dari aktivitas yang terlalu padat.

Memang, seperti yang dikatakan oleh dr. Resthie Rachmanta Putri M.Epid dari KlikDokter, kelelahan bisa merupakan hal yang wajar sebagai respons tubuh ketika membutuhkan istirahat, tapi sebenarnya juga bisa merupakan gejala penyakit tertentu. Untuk itu, kondisi ini tidak boleh lagi dianggap enteng.

Kenali lebih jauh di sini tentang kondisi kelelahan yang bisa menunjukkan gejala adanya penyakit yang lebih serius.

2 of 3

Ani Yudhoyono mengidap kanker darah

Ani Yudhoyono mengidap kanker darah (Kateryna Kon/Shutterstock)
Ani Yudhoyono mengidap kanker darah (Kateryna Kon/Shutterstock)

Dilansir Liputan6, Rabu (13/2/2019) lalu, SBY akhirnya mengonfirmasi tentang kondisi istrinya, Ani Yudhoyono. SBY mengatakan, Ibu Ani mengalami kanker darah dan harus dirawat secara intensif di National University Hospital Singapura.

Menurut dr. Devia Irine Putri dari KlikDokter, kanker darah merupakan salah satu bentuk keganasan yang menyerang jaringan pembentuk sel-sel darah, termasuk pada sumsum tulang belakang dan kelenjar getah bening. Kanker darah secara umum, juga dikenal dengan nama leukemia. Tetapi sebenarnya kanker darah tak hanya sebatas leukemia. Ada beberapa jenis kanker darah lainnya yang harus diwaspadai.

Ada beberapa gejala kanker darah yang harus menjadi perhatian. Berdasarkan keterangan dari dr. Fiona Amelia MPH dari KlikDokter ada beragam gejala yang menyertai penyakit kanker yang satu ini. Beberapa di antaranya adalah berat badan yang turun tanpa penyebab pasti, demam yang hilang timbul, sering mengalami infeksi hingga terjadinya pembengkakan kelenjar getah bening.

Menurut dr. Fiona, gejala-gejala tersebut bisa bervariasi pada setiap orang yang mengalaminya. Namun yang penting, bila Anda mengalami salah satunya, segera periksakan diri, untuk mencegah kemungkinan adanya kanker darah dalam tubuh. Baca sejumlah artikel medis terkait penyakit kanker darah di sini, agar Anda bisa mengenali gejala, penyebab hingga etika menjenguk penderita kanker darah.

Kondisi kelelahan hingga penyakit kanker darah yang dialami oleh Ibu Ani memang perlu penanganan medis yang teliti baik dari sisi pengobatan, perawatan maupun nutrisi. Namun yang juga tidak kalah pentingnya adalah dukungan dari orang-orang terdekat seperti keluarga dan masyarakat, demi kesembuhan Ibu Ani Yudhoyono.

[RH]

Lanjutkan Membaca ↓