Mana Lebih Baik, Lari di Treadmill atau Luar Ruangan?

Oleh dr. Andika Widyatama pada 17 Feb 2019, 12:00 WIB
Untuk olahraga lari, Anda bisa melakukannya di treadmill ataupun luar ruangan. Namun, mana yang terbaik di antara keduanya?
Mana Lebih Baik, Lari di Treadmill atau Luar Ruangan? (baranq/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Lari adalah salah satu jenis olahraga yang paling banyak dilakukan. Sudah tidak diragukan lagi bahwa olahraga yang relatif mudah dan murah tersebut bisa memberikan beragam manfaat sehat seperti mengurangi risiko sakit jantung, mencegah osteoporosis dan radang sendi, menguatkan otot kaki, dan menurunkan berat badan.

Lari dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja. Selain di luar ruangan, lari juga dapat dilakukan di dalam ruangan menggunakan alat bantu treadmill. Namun, di antara dua pilihan tersebut, mana yang memberikan manfaat lebih optimal?

Lari, treadmill vs luar ruangan

Secara umum, olahraga lari yang dilakukan di treadmill atau di luar ruangan memiliki manfaat kesehatan yang serupa. Namun, bila ditelusuri lebih dalam, keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kelebihan dan kekurangan tersebut dipengaruhi oleh kebutuhan dan target setiap individu yang bersifat subjektif.

Misalnya, berlari di treadmill lebih cocok bagi orang yang khawatir terpapar sinar matahari secara berlebihan ataupun ingin berlari sambil menyaksikan televisi. Di sisi lain, berlari di luar ruangan menjadi keharusan bagi orang-orang yang sedang melakukan persiapan untuk mengikuti suatu turnamen.

Di luar kelebihan dan kekurangan bersifat subjektif tersebut, lari di luar ruangan sebenarnya dapat melatih otot kaki menjadi lebih siap dalam berbagai kondisi dibandingkan hanya melakukannya di treadmill. Pasalnya, Anda akan melewati medan yang beragam jika berlari di luar ruangan. Ada yang berbatu, berlubang, menanjak, ataupun menurun. Dengan adanya rintangan tersebut, berlari di luar ruangan lebih optimal dalam melatih otot tibialis anterior.

Tak cuma itu, berlari di luar ruangan juga sekaligus dapat melatih keseimbangan dan koordinasi tubuh, karena Anda harus waspada dan berhati-hati terhadap berbagai kondisi yang sulit ditebak. Sebuah penelitian membuktikan bahwa seseorang akan berlari lebih cepat jika ia melatih diri dengan berlari di luar ruangan daripada di treadmill. Hal tersebut karena faktor-faktor luar ruangan (alam) memberikan tekanan lebih berat pada tubuh, sehingga membuat Anda berusaha lebih keras saat berlari.

Lebih lanjut, berlari di luar ruangan juga terbukti dapat memperbaiki mood. Ini karena berlari di luar ruangan memberikan Anda kesempatan untuk lebih dekat dengan alam, terpapar udara segar, serta melihat suasana baru yang dapat membantu menurunkan perasaan tertekan. Faktanya, kadar hormon stres orang-orang yang berlari di luar ruangan lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang berlari di dalam ruangan.

Terlepas dari kelebihan dan kekurangan tersebut, berlari di treadmill atau luar ruangan sama-sama baik untuk dilakukan secara rutin. Karena pada dasarnya, kelebihan dan kekurangan dari keduanya dikembalikan lagi dengan kebutuhan dan tujuan yang Anda ingin raih. Apabila Anda memang ingin merasakan manfaat keduanya secara sekaligus, aturlah untuk melakukan kombinasi jadwal lari. Jadi, hari ini berlari di treadmill, dan esok di luar ruangan.

(NB/ RVS)