Mendengarkan Musik Baik untuk Otak, Ini Alasannya

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 18 Feb 2019, 16:15 WIB
Musik sudah lama diketahui bermanfaat untuk otak, bahkan dapat mendorong proses kognitif yang berkaitan dengan pembelajaran.
Mendengarkan Musik Baik untuk Otak, Ini Alasannya (Yurchanka-Siarhei/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Musik tak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari manusia. Tanpa musik, dunia mungkin akan sepi dan hampa. Selain bisa membangkitkan suasana hati, musik juga punya kekuatan untuk menenangkan seseorang. Bahkan, penelitian terbaru menemukan bahwa musik terkait dengan proses kognitif otak, terutama dalam hal pembelajaran.

Dalam sebuah studi baru yang dilansir Medical News Today, peneliti dari McGill University di Kanada mengungkapkan bahwa musik bisa mengaktifkan pusat penghargaan (reward center) otak. Hal ini berguna untuk otak, karena memberikan motivasi yang cukup bagi otak untuk mempelajari informasi baru.

Selain itu, musik juga memengaruhi kinerja fokus otak. Musik yang Anda sukai dapat membantu meningkatkan fokus, sementara musik yang tidak Anda suka akan menghalangi konsentrasi. Disebutkan juga bahwa musik merupakan alat yang berguna untuk meningkatkan konsentrasi karena bunyi yang ditimbulkannya tidak invasif dan menyenangkan.

Teresa Lesiuk, asisten profesor program terapi musik di University of Miami, menemukan bahwa partisipan yang mendengarkan musik yang mereka sukai dapat menyelesaikan pekerjaan lebih cepat. “Selain itu, ide-ide mereka juga lebih cemerlang ketimbang orang yang tidak mendengarkan musik sambil bekerja, karena musik dapat meningkatkan suasana hati,” katanya, seperti dikutip dari The Conversation.

Lalu, jenis musik seperti apakah yang bisa meningkatkan fokus? Peneliti dari Rensselaer Polytechnic Institute menemukan bahwa mendengarkan elemen alam dapat membantu meningkatkan fokus Anda. Menurut peneliti, suara alam dapat meningkatkan fungsi kognitif sehingga mengoptimalkan kemampuan untuk berkonsentrasi.

Manfaat musik untuk anak

Tak hanya orang dewasa yang dapat memperoleh manfaat dari musik, anak-anak juga. dr. Fiona Amelia, MPH dari KlikDokter mengungkap bahwa musik sangat bermanfaat bagi otak anak. Menurutnya, pada anak yang aktif diperdengarkan musik atau bermain musik sejak dini, jumlah sinaps (hubungan antar sel otak) lebih banyak daripada anak yang tidak terbiasa dengan musik.

"Bermusik dapat meningkatkan jumlah sinaps dan aktivitas antar kedua belahan otak, sehingga kerja otak menjadi lebih cepat, efektif, dan kreatif," ujar dr. Fiona.

Tak hanya itu, musik juga dapat membantu mengembangkan area otak yang terlibat dalam keterampilan berbahasa, matematika dan berlogika. Karena itu, musik bisa digunakan untuk mengajari anak hal-hal baru.

“Ketika anak lagi suka mengoceh, mengajarkan hal kecil seperti menyanyi bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan, Di saat bersamaan bisa mengajarkannya konsep atau kosakata baru,” kata dr. Fiona.

Jika anak Anda masih di dalam kandungan, manfaat mendengarkan musik pun bisa diperoleh saat ia besar nanti. Menurut dr. Sepriani Limbong dari KlikDokter, mendengarkan musik klasik dapat meningkatkan kecerdasan spasial anak, khususnya bila didengarkan saat hamil.

“Itu karena musik klasik mengaktifkan regio di otak yang mengatur kecerdasan spasial, yaitu kemampuan memahami ruang serta kemampuan matematika. Anak yang diperdengarkan musik klasik akan mampu menyelesaikan permainan yang menuntut kecerdasan spasial seperti puzzle.”

Musik sudah menjadi salah satu kebutuhan manusia. Anda bisa menyanyi, menari, dan menghasilkan seni lainnya karena musik. Penelitian di atas memberikan angin segar, bahwa musik memang berguna untuk mendorong proses kognitif otak seseorang, sehingga dapat menyerap informasi baru dan meningkatkan konsentrasi. Carilah musik yang Anda sukai, dengan begitu, musik dapat membantu Anda dalam banyak hal.

[RS/ RVS]