Apakah Latah Termasuk Penyakit?

Oleh Ayu Maharani pada 18 Feb 2019, 16:30 WIB
Latah sering dianggap sebagai sesuatu yang lucu dan menghibur. Faktanya, latah bisa membuat penderitanya stres berat.
Apakah Latah Termasuk Penyakit? (Bangkok-Click-Studio/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Orang latah umumnya sering menjadi bahan kejahilan teman-temannya. Ini karena orang tersebut pasti memberikan reaksi yang aktif saat dikagetkan. Entah itu berupa pengulangan kata atau terlontarnya kata-kata yang tak pernah dibayangkan hingga menirukan perilaku tertentu.

Masyarakat awam mengira bahwa latah bukanlah sebuah penyakit. Latah dianggap sebagai sesuatu kebiasaan yang lucu dan bisa timbul atau hilang dengan sendirinya. Meski begitu, benarkah latah bukan merupakan penyakit?

Latah adalah istilah untuk menyebut gangguan perilaku berupa kebiasaan mengulangi kata-kata orang lain secara otomatis serta involunter (tak sadar). Menurut dr. Devia Irine Putri dari KlikDokter, latah sudah termasuk ke dalam gangguan kejiwaan.

Pasalnya, bila sudah terlalu sering melakukan pengulangan kata-kata, orang yang latah bisa mengalami kelelahan dan stres berat. Bahkan, latah pun bisa dipicu oleh tekanan mental dan gangguan cemas. Itulah mengapa, dr. Devia menyebutkan bahwa latah termasuk ke dalam gangguan kejiwaan.

Kenali penyebab latah

Wanita dewasa kerap kali diidentikan dengan kondisi ini. Padahal, menurut dr. Devia, baik anak dan dewasa bisa mengalami latah. Perbedaannya terletak pada penyebabnya.

Pada anak-anak, latah biasanya disebabkan oleh gangguan perkembangan, seperti autisme atau sindrom Rett. Itu pun harus dilihat dari usianya dulu, karena kalau di bawah usia 3 tahun, latah dianggap sebagai gejala yang normal dan menjadi bagian dari proses belajar bicara.

Sedangkan pada orang dewasa, latah dipicu oleh tekanan mental ataupun gangguan cemas. Akan tetapi, cedera kepala atau gangguan saraf di otak juga bisa menyebabkan kondisi ini.

Jenis-jenis latah

Berdasarkan ilmu kejiwaan, latah dibagi menjadi tiga jenis, yakni ekolalia, palilalia, dan koprolalia. Untuk lebih detailnya, Anda bisa melihat penjelasannya di bawah ini:

  • Ekolalia adalah pengulangan frase atau kalimat yang diucapkan oleh orang lain. Saat penderita ekolalia diberi pertanyaan oleh orang lain, bukannya menjawab, ia malah mengulang pertanyaan yang dilontarkan tersebut.
  • Palilalia adalah pengulangan suku kata yang diucapkan oleh lawan bicaranya. Biasanya, suku kata yang diulang merupakan suku kata terakhir yang diucapkan lawan bicaranya.
  • Koprolalia ialah latah berupa pengucapan kata-kata kotor atau kasar saat dikagetkan.

Jenis-jenis di atas merupakan latah yang diperlihatkan melalui ucapan. Lalu, pernahkah Anda melihat orang yang latah sampai-sampai ia mengikuti semua gerakan atau bahkan lebih heboh/ekstrem dari yang ia tirukan?

Jika pernah, dr. Devia mengatakan bahwa itu termasuk ke dalam jenis gangguan jumping frenchmen of maine. Reaksi yang kerap ditampilkan oleh penderita jumping frenchmen of maine ini berupa lompatan, teriakan, mengangkat tangan, memukul, hingga melempar benda.

Bisakah disembuhkan?

Sebagai sebuah penyakit kejiwaan, dr. Devia mengungkapkan bahwa latah sebenarnya bisa disembuhkan oleh terapi yang dilakukan oleh psikiatri “Bersama dengan psikiatri,  pasien akan melakukan terapi wicara atau hipnoterapi secara rutin untuk belajar mengungkapkan apa yang ada di dalam pikiran sekaligus mengontrol diri,” jelas dr. Devia.

Latah yang terlalu sering akan membuat penderitanya frustrasi. Dan semakin stres penderitanya, kondisi latah cenderung memburuk. Maka dari itu, tak jarang psikiatri akan meresepkan obat antidepresan untuk menenangkan pasiennya.

Orang-orang di sekitar penderita latah juga mesti kooperatif. Saat penderita tengah melakukan terapi wicara atau hipnoterapi untuk mengontrol dirinya, jangan ulangi keisengan Anda untuk mengagetkannya karena itu bisa membuatnya lelah dan stres. Hindari juga berbicara terlalu cepat atau terlalu keras agar tidak menstimulasi kelatahannya kambuh. Jika sudah melakukan terapi selama beberapa waktu dan kondisi sekitar juga mendukung, pasti kondisi latah itu bisa segera hilang.

[RS/ RVS]