Ketahui Faktor Risiko Kanker Pankreas yang Dialami Karl Lagerfeld

Oleh dr. Nadia Octavia pada 20 Feb 2019, 14:30 WIB
Karl Lagerfeld meninggal dunia karena sakit kanker pankreas. Apa saja faktor risikonya?
Ketahui Faktor Risiko Kanker Pankreas yang Dialami Karl Lagerfeld (Magic-mine/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Penggemar mode tentu sudah tak asing lagi dengan sosok Karl Lagerfeld. Desainer kondang ini meninggal dunia pada Selasa, 19 Februari 2019 di Paris, Perancis, karena kanker pankreas. Pria yang selama lebih dari 3 dasawarsa mengabdikan diri di rumah mode Chanel itu memang sudah lama diketahui mengalami kanker pankreas. Apa saja faktor risiko kanker pankreas?

Faktor risiko merupakan hal-hal yang dapat memengaruhi dan meningkatkan peluang Anda mengalami suatu penyakit, termasuk kanker. Setiap jenis kanker memiliki faktor risiko yang berbeda-beda.

Ada faktor risiko yang bisa diubah, seperti merokok atau pola diet. Namun, faktor risiko lainnya seperti genetika atau usia tentu tidak dapat diubah. Adapun untuk kanker pankreas, faktor risikonya adalah:

  • Merokok

Merokok adalah salah satu faktor risiko utama kanker pankreas. Menurut American Cancer Society, risiko kanker pankreas pada perokok dua kali lipat lebih tinggi bila dibandingkan dengan yang tidak merokok sama sekali. Sekitar 20–30 persen kasus kanker pankreas pun diduga karena kebiasaan merokok.

  • Obesitas

Memiliki berat badan berlebih bahkan obesitas bisa meningkatkan risiko Anda untuk terkena berbagai penyakit, mulai dari diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, hingga kanker pankreas. Orang yang obesitas berisiko 20 persen lebih tinggi untuk mengalami kanker pankreas. Bahkan, perut buncit pun dapat meningkatkan risiko kanker pankreas walaupun berat badan Anda normal.

  • Usia

Desainer Karl Lagerfeld meninggal dunia akibat kanker pankreas di usia 85 tahun. Menurut American Cancer Society, risiko kanker memang akan semakin meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Bahkan, hampir semua pasien kanker berusia di atas 45 tahun. Sekitar 2/3 dari pasien kanker pankreas pun berusia minimal 65 tahun dan rata-rata terdiagnosis pada usia 71 tahun.

  • Gender

Kanker pankreas lebih banyak dialami pria dibandingkan wanita. Kondisi ini diduga kemungkinan karena kebiasaan merokok yang lebih tinggi pada pria dibandingkan wanita. Namun, tidak menutup kemungkinan wanita (baik yang merokok atau tidak) juga dapat mengalami kanker pankreas. Risiko ini juga akan berkali lipat lebih tinggi jika kebiasaan merokok tersebut dimulai sejak usia muda.

  • Genetik

Sama seperti kanker lainnya, risiko kanker pankreas dapat meningkat jika ada riwayat keluarga yang juga mengalami kondisi yang sama. Namun, terlepas dari riwayat keluarga merupakan salah satu faktor risiko utama, nyatanya banyak dari pasien kanker pankreas yang tidak memiliki riwayat keluarga dengan penyakit yang sama.

  • Diabetes tipe 2

Kanker pankreas sering terjadi pada penderita diabetes dan penyebab pastinya belum diketahui. Risiko ini juga lebih tinggi dialami oleh penderita diabetes tipe 2 dibandingkan diabetes tipe 1. Diduga, penyebabnya adalah penderita diabetes tipe 2 biasanya juga mengalami obesitas yang semakin meningkatkan risiko kanker pankreas.

  • Pola makan

Pada beberapa penelitian disebutkan bahwa mengonsumsi daging merah dan daging olahan (seperti sosis atau bacon) secara berlebih, jarang makan buah dan sayur, dapat meningkatkan risiko kanker pankreas. Tak hanya itu, risiko juga akan semakin meningkat jika Anda jarang berolahraga, merokok, dan mengonsumsi alkohol.

Memiliki satu atau beberapa faktor risiko di atas tidak berarti Anda akan mengalami kanker pankreas seperti yang dialami oleh Karl Lagerfeld. Bahkan beberapa orang tetap dapat mengalami kanker pankreas meski tidak mempunyai faktor risiko apa pun. Jadi, kuncinya adalah menjalani pola hidup dan pola makan yang sehat dalam keseharian Anda.

[HNS/ RVS]