Fakta di Balik Pengobatan Bisul dengan Bawang Putih

Oleh dr. Reza Fahlevi pada 23 Feb 2019, 09:00 WIB
Tak hanya dapat menyedapkan masakan, ternyata bawang putih juga bisa digunakan untuk pengobatan bisul. Berikut ini fakta medisnya.
Fakta di Balik Pengobatan Bisul dengan Bawang Putih (Gresei/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Selain digunakan sebagai bumbu masakan, bawang putih ternyata kerap dimanfaatkan sebagai obat tradisional, salah satunya adalah untuk pengobatan bisul. Hal ini mungkin belum Anda ketahui. Namun, nyatanya bawang putih cukup efektif untuk menyembuhkan bisul yang mengganggu.

Mengenal tentang bisul

Bisul atau dalam istilah kedokteran disebut dengan istilah furunkel merupakan peradangan pada jaringan kulit disekitar folikel rambut yang terinfeksi. Sebenarnya seluruh permukaan kulit ditumbuhi oleh rambut halus, dan folikel rambut dilengkapi oleh kelenjar minyak yang berfungsi menghasilkan minyak untuk menjaga kelembaban kulit.

Akan tetapi, jika kelenjar penghasil minyak tersebut tersumbat, misalnya oleh kotoran yang menyumbat pori-pori kulit, kuman dapat datang dan tumbuh pada sumbatan kelenjar tersebut dan menyebabkan infeksi pada folikel rambut.Pada akhirnya, muncul bisul yang berisi pus (nanah). Terkadang juga terdapat beberapa bisul yang bedekatan kemudian bersatu. Dalam dunia medis hal ini disebut dengan istilah karbunkel.

Untuk mengatasi bisul yang mengganggu, Anda dapat mengandalkan bawang putih yang biasanya digunakan untuk menyedapkan masakan. Meski cara ini terdengar asing, namun sudah sejak lama bawang putih dimanfaatkan sebagai obat herbal untuk pengobatan bisul.

Bawang putih untuk pengobatan bisul

Tidak hanya di Indonesia, bawang putih ternyata banyak pula digunakan di berbagai belahan dunia untuk pengobatan. Kandungan berbagai zat aktif di dalamnya memiliki kemampuan untuk mengurangi reaksi peradangan serta membunuh kuman yang tumbuh di dalam bisul.

Cara penggunaannya adalah dengan menekan bagian bawang putih yang sudah dipotong atau menempelkan bawang putih yang sudah ditumbuk ke permukaan bisul, kemudian ditutup dengan perban. Dalam beberapa waktu, bisul akan menjadi lebih lunak dan lebih mudah dikeluarkan isinya.

Jika dirasa permukaan bisul belum cukup lunak, maka durasi mengompres bisul dengan bawang putih dapat ditambah lagi, sehingga permukaan bisul menjadi lebih lunak. Terkadang ada pula yang mengombinasikan bawang putih dengan bawang merah untuk mengatasi bisul.

Kombinasi tersebut memang dapat mempercepat proses perlunakan dari permukaan bisul, sehingga cairan nanah di dalamnya lebih mudah untuk dikeluarkan. Setelahnya, bersihkan permukaan bisul dengan air hangat dan berikan cairan antiseptik pada permukaan bisul yang pecah untuk mencegah terjadinya infeksi berulang. 

1 of 2

Kapan harus ke dokter?

Berhati-hatilah. Kondisi tertentu mengharuskan Anda untuk memeriksakan bisul yang ada ke dokter. Dengan begitu, bisul pun lebih cepat sembuh. Berikut ini adalah beberapa kondisi yang menandakan Anda membutuhkan penanganan tenaga medis:

  • Bisul belum sembuh hingga 1 minggu setelah dilakukan pengobatan menggunakan bawang putih
  • Ukuran bisul bertambah besar dan luas
  • Muncul bisul di beberapa bagian kulit yang lain
  • Bisul disertai demam
  • Muncul pembengkakan kelenjar limfa di sekitar bisul

Bila Anda mengalami berbagai kondisi di atas, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Bisul yang tidak diatasi dengan baik dapat menimbulkan komplikasi berupa abses kulit, selulitis, hingga penyebaran infeksi ke dalam darah (sepsis), yang dapat berbahaya bagi keselamatan jiwa Anda.

Setelah bisul sembuh, jangan kemudian lengah. Anda masih perlu menjaga agar bisul tak kembali muncul dengan berbagai macam upaya.

Tips mencegah kemunculan bisul

Berikut ini adalah beberapa cara untuk mencegah kemunculan bisul. Terapkan dalam keseharian Anda agar bisul tak kembali mengganggu:

  • Jaga kebersihan kulit dengan mandi setiap hari menggunakan sabun antiseptik, terutama bagi Anda yang sering melakukan aktivitas yang kotor.
  • Diluar mandi, rajinlah membersihkan anggota tubuh yang kotor, termasuk rajin mencuci tangan dan memotong kuku. Karena garukan kulit dengan tangan dan kuku yang kotor juga dapat memicu muculnya bisul.
  • Jika ada bagian kulit yang luka atau rusak, balut luka dengan plester atau perban steril untuk mencegah infeksi kulit.
  • Jaga kesehatan tubuh dan kulit dengan minum air yang cukup, konsumsi makanan bernutrisi, terutama yang mengandung vitamin C, E dan zink. Berbagai kandungan tersebut penting untuk menjaga kesehatan kulit. Terakhir, lakukan olahraga secara teratur dan hindari begadang agar sistem pertahanan tubuh Anda tetap baik.

Nah, kini Anda telah mengetahui fakta di balik pengobatan bisul dengan bawang putih. Pengobatan dengan cara ini memang telah terbukti khasiatnya untuk menangani bisul. Namun, pada kondisi tertentu, bisa saja bisul tak dapat diatasi dengan cara ini. Jika demikian, artinya Anda membutuhkan penanganan tenaga medis untuk menyembuhkan bisul.

[NP/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓