Virus HPV Tidak Bisa Ditularkan Lewat Tangan

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 22 Feb 2019, 16:20 WIB
Kabar penularan virus HPV lewat tangan terjawab sudah. Faktanya, virus tersebut tidak bisa tersebar lewat tangan.
Virus HPV Tidak Bisa Ditularkan Lewat Tangan (Dragon-Images/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Human papillomavirus (HPV) selama ini dikenal sebagai virus yang menyebabkan penyakit menular seksual hingga kanker serviks. Selama ini penyebaran atau penularan virus tersebut masih sering menjadi tanda tanya. Akan tetapi, penelitian terbaru menyebutkan bahwa virus HPV tidak bisa ditularkan lewat tangan.

Virus HPV dapat menginfeksi kulit dan jaringan mukosa. Ini termasuk genital atau alat kelamin, mulut, dan tenggorokan. Terdapat lebih dari 100 jenis HPV. HPV-16 atau HPV-18 adalah jenis virus HPV yang memiliki risiko tinggi dan paling banyak ditemukan sebagai penyebab kanker serviks.

Penularan virus ini sempat menjadi tanda tanya dan bahkan ada yang menyebutkan bahwa tangan yang terinfeksi HPV bisa menularkan virus tersebut. Memang, jenis virus HPV banyak ditemukan di tangan manusia dan menurut para ahli itu cocok dengan tipe HPV yang ada di daerah kelamin Anda. Jadi, banyak yang berspekulasi bahwa tangan menjadi media penularan.

Namun, berdasarkan penelitian terbaru, tangan tidak bisa menularkan HPV. “Hanya karena kami mendeteksi DNA HPV di tangan, tidak berarti partikel virus itu aktif atau dapat menyebabkan infeksi. DNA tersebut tersimpan di tangan mungkin karena orang tersebut baru berhubungan seks atau menyentuh alat kelamin mereka sendiri,” ujar Talia Malagon, peneliti utama studi yang bekerja di Universitas McGill, Montreal, Kanada.

Untuk penelitian ini, Malagon dan rekan-rekannya meminta ratusan pasangan heteroseksual untuk memberikan sampel tangan dan genital mereka. Para peneliti menganalisis DNA HPV untuk melihat siapa yang terinfeksi dari waktu ke waktu.

Para peneliti menemukan bahwa orang-orang lebih mungkin terinfeksi ketika pasangan mereka positif HPV di alat kelamin atau tangan. Akan tetapi, risiko itu sebagian besar disebabkan oleh infeksi HPV genital.

Pencegahan penularan HPV dengan vaksin

Virus HPV sangat berbahaya, karena bisa menyebabkan kanker serviks, tenggorokan, dan mulut. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah itu tidak terjadi adalah dengan mendapatkan vaksinasi.

"Pencegahan paling efektif terhadap infeksi dan kanker yang disebabkan oleh HPV adalah vaksinasi," ujar Eduardo Franco, salah satu tim peneliti.

Menurut dr. Resthie Rachmanta Putri. M.Epid dari KlikDokter, vaksin bahkan harus diberikan sejak usia 11-12 tahun. Pemberian vaksin di usia tersebut bertujuan agar respons vaksin menjadi lebih efektif.

Baik anak laki maupun anak perempuan harus mendapatkan vaksinasi HPV. Sebab, ada yang beranggapan bahwa pemberian vaksinasi HPV ini hanya berlaku untuk anak perempuan atau wanita muda.

Infeksi virus HPV tak hanya menyebabkan kanker serviks, tetapi juga kanker anus, mulut, tenggorokan, dan penis, serta penyakit menular seksual. Semua hal tersebut dapat dialami oleh perempuan dan laki-laki.

Tak perlu takut atau khawatir untuk mendapatkan vaksinasi HPV. Efek sampingnya jarang terjadi. "Secara umum, efek samping vaksinasi HPV jarang terjadi. Akan tetapi, bengkak pada lokasi suntikan, demam ringan, atau sakit kepala bisa dirasakan pada hari pertama hingga hari kelima setelah imunisasi," ujar dr. Resthie.

Sekarang, simpang siur bahwa virus HPV bisa tersebar lewat tangan terjawab sudah. HPV perlu menjadi perhatian khusus bagi siapa pun, karena bisa menyebabkan banyak penyakit. Cegah penularan virus itu dengan vaksinasi HPV!

[RS/ RVS]