Turunkan Risiko Alzheimer dengan Rajin Gosok Gigi

Oleh Bobby Agung Prasetyo pada 25 Feb 2019, 15:30 WIB
Menjaga kesehatan gigi dipercaya dapat menurunkan risiko Alzheimer. Tapi, bagaimana kaitan antar kedua hal tersebut?
Turunkan Risiko Alzheimer dengan Rajin Gosok Gigi (Kurhan/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Ketika mengalami Alzheimer, seseorang akan mengalami penurunan daya ingat, kemampuan berpikir dan berbicara. Namun, beberapa ahli mengatakan bahwa kondisi ini dapat dicegah dengan rajin gosok gigi.

Alzheimer sendiri dapat terjadi akibat kematian sel-sel otak pada saat yang hampir bersamaan. Kondisi tersebut kerap dialami oleh lansia. Umumnya, seseorang dapat terkena Alzheimer mulai usia 60 tahun.

Menurut dr. Fiona Amelia dari KlikDokter, seseorang yang mempunyai riwayat keluarga dengan Alzheimer berisiko mengalami kondisi yang serupa. Tak pelak, orang dengan sindrom Down juga mempunyai resiko untuk terkena gangguan kesehatan ini.

Selain berkaitan dengan otak, ada yang mengatakan bahwa Alzheimer dapat memengaruhi dan dipengaruhi oleh kondisi kesehatan mulut serta gigi. Bagaimana hal tersebut bisa terjadi?

Kaitan antara kesehatan gigi dan Alzheimer

Seperti dilansir dari Telegraph, mereka yang memiliki penyakit gusi dapat mengalami penurunan kondisi fisik enam kali lebih cepat dari yang tidak memiliki gangguan tersebut. Penyakit pada gusi tersebutlah yang dapat menyebabkan berkurangnya gigi, sehingga lebih besar berpotensi terkena demensia.

Terdapat penelitian yang mengungkapkan bahwa sebenarnya penyakit gusi dapat menimbulkan peradangan di seluruh tubuh. Hal tersebut juga dikaitkan dengan peningkatan risiko lain seperti penurunan kognitif.

Biasanya orang yang mengalami penyakit Alzheimer memiliki kesehatan gigi yang lebih buruk. Semakin parah demensia, maka berakibat pada semakin buruknya kesehatan gigi. Apabila demensia berkembang, sangat mungkin orang tersebut mengalami kehilangan semangat dan kemampuan untuk membersihkan gigi.

Kondisi tersebutlah yang kemudian menimbulkan kesimpulan bahwa Alzheimer dan rajin gosok gigi saling berjaitan. Jika Anda atau anggota keluarga ada yang mengalaminya, segera lakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik.

Penyakit gusi dianggap berpotensi menjadi faktor penyebab Alzheimer. Meski demikian, perlu dilihat hasil uji klinis yang pernah dilakukan untuk memberikan bukti yang lebih kuat.

Jika anggapan tersebut terbukti, menjaga kebersihan gigi dapat menjadi cara mudah untuk membantu mengatasi ganasnya perkembangan Alzheimer.

Mengatasi Azheimer dengan perawatan gigi yang tepat

Penyakit gusi atau periodontitis umumnya menyerang para lansia. Seiring bertambahnya usia dan menuju lansia, mungkin Anda akan merasa kesulitan dan butuh perjuangan lebih untuk mempertahankan kebersihan mulut.

Perlu diketahui bahwa menurut dr. Fiona, gejala awal Alzheimer adalah mudah melupakan hal-hal yang sering dilakukan, termasuk juga hal-hal baru, disorientasi khususnya masalah waktu dan kesulitan dalam fungsi kognitif kompleks, seperti matematika atau aktivitas tertentu.

Kondisi ini bisa semakin parah bila penderita mengalami Alzheimer dalam taraf yang sudah berat. Sebab, penderita bisa kesulitan merawat dirinya, termasuk soal menjaga kesehatan gigi.

“Alzheimer berat mempunyai riwayat kehilangan daya ingat yang progresif, disorientasi diri, serta mempunyai masalah dalam perawatan diri. Perubahan tingkah laku seperti depresi, paranoia, atau agresif juga dapat terjadi pada penderita,” tutur dr. Fiona.

Hingga kini, Alzheimer memang belum dapat disembuhkan secara total. Meski begitu, beberapa obat yang dapat mengurangi gejala dan menghambat perkembangan penyakit ini, seperti levodopa, obat antidepresan, anticemas, antipsikotik, dan lain-lain.

Selain itu, menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan rajin gosok gigi juga bisa dijadikan upaya untuk menghindari kondisi Alzheimer berat.

Hidup sehat adalah cara yang tepat untuk menjaga kesehatan tubuh, termasuk untuk gigi dan mulut. Sebab, keduanya merupakan organ vital yang harus dirawat dengan baik supaya terhindar dari risiko penyakit Alzheimer. Jadi, jangan pernah lewatkan rutinitas gosok gigi Anda, ya!

[NP/ RVS]