Badan Lemas di Tengah Minggu? Pulihkan dengan Akupunktur

Oleh Bobby Agung Prasetyo pada 26 Feb 2019, 10:00 WIB
Baru tengah minggu, tapi badan malah terasa lemas? Jangan khawatir. Ada berbagai cara yang dapat Anda lakukan, salah satunya akupunktur.
Badan Lemas di Tengah Minggu? Pulihkan dengan Akupunktur (Cookie Studio/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Hari baru memasuki tengah minggu, Anda dihadapkan pada sejumlah tugas dan kegiatan. Namun, Anda malah merasakan badan lemas hingga tak sanggup menyelesaikan tugas yang diberikan. Kalau ini yang sedang Anda alami, jangan cemas. Anda bisa mencoba terapi akupunktur untuk mengembalikan kebugaran Anda.

Terapi tradisional asal negeri Tiongkok ini telah diakui oleh dunia medis sebagai pengobatan yang manjur. dr. Karin Wiradarma dari KlikDokter, menjelaskan, “Menurut ajaran ilmu akupunktur, pengobatan ini akan memulihkan kesehatan dan kebugaran, serta baik untuk mengobati rasa sakit.”

Metode pengobatan akupunktur melibatkan penusukan jarum yang tipis ke dalam kulit pada berbagai titik strategis di kulit. Badan lemas, pegal, dan linu dapat pula dipulihkan dengan akupunktur, lo. Bagaimana cara kerjanya?

Akupunktur untuk atasi badan lemas

Seperti dilansir dari Shape, sebuah penelitian baru di Universitas Indiana menemukan bahwa akupunktur mendorong pelepasan sel induk yang dapat membantu tendon dan perbaikan jaringan lain. Akupunktur juga mampu menghasilkan zat antiinflamasi yang berhubungan dengan penyembuhan fisik.

Sementara itu, menurut penelitian di UCLA Medical Center, jarum memicu kulit untuk melakukan pelepasan molekul oksida nitrat sebagai gas yang meningkatkan sirkulasi di pembuluh darah terkecil. Pelepasan ini membawa zat yang dapat membantu menghilangkan rasa sakit dan mengurangi peradangan. Sirkulasi mikro ini sangat penting untuk proses penyembuhan.

Akupunktur juga memiliki efek dramatis pada sistem saraf, yakni menenangkan Anda sehingga tubuh dapat meremajakan diri lebih cepat. Ketika dimasukkan, jarum menstimulasi saraf kecil di bawah kulit, memicu reaksi berantai yang mengurasngi rasa stres.

Metode akupunktur juga terbukti dapat melemaskan otot, memperlambat detak jantung, dan mengurangi peradangan untuk meningkatkan penyembuhan. Efek samping yang ditimbulkan akupunktur pun cukup minim, yakni pendarahan kecil dan rasa sakit sedikit seperti disuntik.

Selain hal-hal tersebut, penderita alergi yang melakukan akupunktur dinilai akan memiliki kekebalan tubuh yang lebih baik untuk menangkal segala jenis alergen. Studi lainnya menunjukkan bahwa akupunktur juga dapat mengatasi masalah usus, termasuk sindrom iritasi usus.

Penelitian terbaru juga menemukan manfaat mental yang kuat dari akupunktur, yakni mengurangi perasaan stres hingga tiga bulan setelah perawatan. Pada sebuah penelitian di Georgetown University Medical Center, tikus yang diberikan elektro-akupunktur memiliki kadar stres lebih rendah dibanding yang tidak.

Para peneliti turut melihat praktik akupunktur sebagai cara untuk mengurangi frekuensi migrain, memperbaiki gejala PMS, mengurangi insomnia, meningkatkan efektivitas obat depresi, menurunkan tekanan darah, dan mengurangi efek samping kemoterapi.

Bagaimana terapi akupunktur dilakukan? Praktisi akupunktur akan memberitahukan bagian mana dari tubuh Anda yang akan ditusuk jarum. “Satu kali prosedur pengobatan akupunktur dapat menggunakan lima sampai 20 jarum yang ditusukkan dengan manipulasi menggunakan listrik,” kata dr. Karin menjelaskan.

Ketika Anda mengalami badan lemas di tengah minggu yang sibuk, Anda dapat menyempatkan diri untuk menjalani terapi akupunktur sejenak. Akan tetapi, pilihlah selalu tempat terapi akupunktur yang terdaftar dan telah diakui lembaga formal setempat. Ini agar keamanan dan kenyamanan Anda selama dan setelah terapi tetap terjamin.

[HNS/ RVS]