Dad Bod, Bentuk Tubuh Pria yang Disukai Banyak Wanita

Oleh dr. Andika Widyatama pada 26 Feb 2019, 17:00 WIB
Ternyata, bentuk tubuh 'dad bod' alias agak buncit menarik bagi banyak wanita. Kira-kira, apa alasannya?
Dad Bod, Bentuk Tubuh Pria yang Disukai Banyak Wanita (9nong/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Untuk menarik perhatian wanita, banyak pria berlomba-lomba membentuk tubuhnya menjadi lebih berotot, terutama memiliki perut kotak-kotak. Sayangnya, saat ini pria berotot bukan satu-satunya yang menarik bagi wanita. Bentuk tubuh 'dad bod' juga memesona banyak kaum hawa, lo!

Bahkan, sebuah survei pada 2.006 wanita di Amerika Serikat menemukan bahwa 7 dari 10 wanita tertarik pada pria yang memiliki kelebihan lemak sekitar 10 kg di tubuhnya. Lebih lanjut, 83% wanita merasa bangga memiliki suami dengan bentuk tubuh dad bod.

Dad bod merupakan istilah yang ditujukan untuk pria yang memiliki bentuk tubuh sedikit buncit saat sudah memiliki pasangan atau telah menjadi seorang ayah. Singkatnya dad bod juga bisa dibilang sebagai bentuk tubuh ayah, di mana tidak gemuk, tidak keras berotot, dan cenderung kelebihan lemak di sedikit.

Alasan wanita suka dad bod

Sebenarnya, belum ada penjelasan ilmiah yang dapat menjelaskan penyebabnya. Saat ini, terdapat beberapa alasan wanita menyukai pria dengan bentuk tubuh dad bod yang dipengaruhi pandangan yang cenderung bersifat subjektif.

Misalnya saja ada yang wanita menilai pria dengan dad bod tampak bertanggung jawab mengurusi keluarga, baik istri dan anak. Ada pula yang merasa pria dengan dad bod merupakan pasangan yang tepat untuk diajak makan tanpa harus membatasi jumlah kalori. Mereka pun tak perlu khawatir tentang kenaikan berat badan.

Selain itu, wanita merasa nyaman memiliki pasangan dengan bentuk tubuh dad bod, karena mereka tidak harus pusing memikirkan harus memiliki bentuk tubuh ideal. Tentu saja berbeda jika dibandingkan dengan pria atletis yang cenderung memikirkan bentuk tubuhnya. Jika pasangan Anda demikian, mungkin Anda jadi merasa harus menjaga pola aktivitas fisik dan menu diet.

Hal tersebut berpotensi membuat wanita terintimidasi. Bisa dibilang memiliki pasangan dengan dad bod menjadi “tameng” bagi wanita.

Dad bod, belum tentu sehat

Menurut Washington Post, dad bod digambarkan dengan pria yang memiliki indeks massa tubuh (IMT) berkisar antara 25 sampai 29,9 (masuk kategori kelebihan berat badan).

Lebih lanjut, beberapa penelitian menunjukkan bahwa peningkatan berat badan pada pria yang menjadi ayah berpotensi memicu berbagai penyakit. Disebutkan bahwa ayah yang tinggal bersama anak-anaknya mengalami peningkatan IMT sebanyak 2,6% dan sebanyak 2% pada ayah yang tidak tinggal bersama anak-anaknya. Semakin tinggi peningkatan IMT, maka pria lebih berisiko mengalami penyakit seperti jantung, diabetes, dan kanker.

Sementara menurut penelitian Richard G. Bribiescas, Profesor Antropologi, Ekologi, dan Biologi Evolusioner di Yale, pria yang sedikit gemuk – bukan kegemukan – lebih  sehat dan hidup lebih lama. Ia juga mengatakan bahwa pria dengan bentuk tubuh dad bod cenderung tidak menderita serangan jantung atau kanker prostat.

Namun, jangan buru-buru menjadikan penelitian Bribiescas sebagai panduan, apalagi jika IMT Anda sudah menunjukkan bahwa Anda kelebihan berat badan bahkan obesitas. Anda tetap harus memperhatikan kesehatan dengan memiliki berat badan yang seimbang.

Perlu Anda sadari juga bahwa bentuk tubuh atau tampilan fisik bukanlah hal yang subtansial dalam memilih pasangan. Ada yang lebih penting untuk dipikirkan, misalnya kesamaan visi misi dalam hidup. Di samping itu, alangkah lebih baik bila Anda memilih pasangan yang memikirkan kondisi kesehatannya.

Kesehatan merupakan hal yang penting untuk dicermati jika Anda merencanakan masa depan bersama pasangan. Perhatikan pasangan  menjalani pola hidupnya sehari-hari. Misalnya, dalam mengatur waktu olahraga, menu makanan, waktu istirahat, hingga kebiasaan buruknya. Yang pasti, jangan sampai dad bod yang ia miliki berujung merugikan di masa depan. Tentunya, Anda ingin hidup lama dan sehat bersama pasangan di hari tua, kan?

[RS/ RVS]