Menilik Manfaat Royal Jelly yang Jarang Diketahui

Oleh dr. Nitish Basant Adnani BMedSc MSc pada 27 Feb 2019, 12:00 WIB
Tak disangka-sangka, royal jelly ternyata bisa memberikan Anda manfaat sehat berikut ini.
Menilik Manfaat Royal Jelly yang Jarang Diketahui (JPC PROD/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Royal jelly merupakan salah satu zat berwarna putih krim dengan beragam kandungan gizi yang diproduksi oleh lebah muda sebagai bahan makanan larva dari ratu lebah. Menurut berbagai penelitian, royal jelly memiliki serangkaian manfaat positif bagi kesehatan.

Tidak dimungkiri, royal jelly memang sudah lama dikenal sebagai salah satu zat yang dapat berperan sebagai antibakteri, antioksidan, dan antiradang. Hal tersebut karena royal jelly mengandung berbagai zat gizi seperti berikut ini:

  • Air sebanyak 50–60%
  • Protein sebanyak 18%
  • Karbohidrat sebanyak 15%
  • Lemak sebanyak 3–6%
  • Garam mineral sebanyak 1,5%

Selain itu, di dalam royal jelly juga terdapat kandungan vitamin dan mineral, termasuk beberapa jenis vitamin B. Royal jelly juga mengandung polifenol, yaitu salah satu jenis zat kimiawi dari tanaman yang kaya akan antioksidan.

Manfaat royal jelly

Royal jelly diduga memiliki kemampuan untuk mengatasi gejala menopause. Penelitian yang dilakukan pada tahun 2011 mengevaluasi efek dari kombinasi empat zat alami, termasuk royal jelly, pada gejala menopause. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa kombinasi zat alami yang mengandung royal jelly disebut bermanfaat dalam mengurangi gejala-gejala yang dialami pada saat menopause. Sebagai tambahan, royal jelly juga diketahui bermanfaat dalam membantu meredakan gejala dari sindrom pramenstruasi.

Menurut beberapa penelitian lain, royal jelly dapat mempercepat proses penyembuhan luka. Hasil dari salah satu penelitian laboratorium yang dipublikasikan di jurnal kedokteran Nutrition Research and Practice menunjukkan bahwa royal jelly dapat meningkatkan gerakan sel fibroblast – salah satu tipe sel yang mengoordinasikan proses penyembuhan luka.

Kendati demikian, laporan dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengungkap bahwa royal jelly memiliki potensi untuk menyebabkan reaksi alergi pada sebagian orang. Mereka dengan asma atau reaksi alergi lain juga bisa memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami infeksi akibat paparan royal jelly.

Di balik manfaat dan efek samping royal jelly, hingga saat ini jumlah penelitian berkualitas tinggi yang menginvestigasi mengenai zat tersebut masih sangat sedikit. Dan, sebagian besar dari penelitian masih dilakukan pada hewan percobaan. Oleh sebab itu, masih dibutuhkan studi penelitian lanjutan lainnya untuk mengetahui efek yang dapat terjadi setelah mengonsumsi royal jelly.

Terlepas dari baik dan buruknya royal jelly, tidak ada salahnya jika Anda ingin coba mengonsumsi zat alami yang satu ini. Hal terpenting yang perlu Anda perhatikan, jangan mengonsumsinya secara berlebihan dan jangan bergantung pada royal jelly sebagai terapi utama untuk mengatasi suatu kondisi kesehatan.

(NB/ RVS)