Jangan Sepelekan, 8 Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Performa Otak

Oleh dr. Nabila Viera Yovita pada 27 Feb 2019, 13:30 WIB
Otak memungkinkan manusia melakukan segala hal setiap harinya. Tapi, performa otak bisa turun jika Anda melakukan 8 kebiasaan ini.
Jangan Sepelekan, 8 Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Performa Otak (Who is Danny/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Otak manusia akan berubah seiring dengan bertambahnya usia, dan fungsi mental pun mengikutinya. Penurunan fungsi mental merupakan salah satu konsekuensi dari proses penuaan, salah satunya adalah demensia. Walau begitu, demensia dapat dicegah dengan baik sejak usia muda.

Apa yang Anda makan hingga bagaimana Anda mengelola stres memainkan peran penting untuk kesehatan otak. Karena itulah, jika pola hidup Anda buruk dan berantakan, otak pun akan terkena imbasnya.

Untuk terus menjaga performa otak Anda, usahakan untuk menghindari delapan kebiasaan buruk berikut ini:

  1. Kurang tidur

Idealnya setiap orang memiliki waktu tidur yang rutin, terutama bagi Anda yang tidak bekerja shift malam. Pastikan Anda tidur cukup 7-8 jam per hari. Jika Anda memiliki gangguan tidur, hindarilah alkohol, kafein, dan penggunaan elektronik di malam hari. Anda juga dapat melakukan ritual sebelum tidur dengan menyalakan aromaterapi, menggelapkan kamar satu jam sebelum tidur, dan hal-hal lain yang dapat membuat Anda merasa nyaman.

  1. Kurang bersosialisasi

Manusia ditakdirkan sebagai makhluk sosial. Bukan dari jumlah pengikut yang Anda miliki di media sosial, namun yang penting adalah rasa terhubung yang sebenarnya dengan manusia lainnya. Individu yang merasakan hal tersebut bahkan dengan hanya beberapa orang saja, terbukti lebih bahagia dan produktif. Jika Anda merasa sendirian, hubungilah beberapa teman atau bergabung dalam suatu komunitas yang melibatkan orang lain.

1 of 3

Selanjutnya

  1. Mengonsumsi terlalu banyak makanan cepat saji

Studi menemukan bahwa bagian dari otak yang berhubungan dengan belajar, ingatan, dan juga kesehatan mental lebih kecil pada mereka yang konsumsi terlalu banyak hamburger, kentang goreng, keripik kentang, dan minuman bersoda. Untuk memperlambat proses penurunan mental dan menjaga fungsi otak, konsumsilah lebih banyak buah beri, gandum utuh, kacang-kacangan, dan sayuran berdaun hijau.

  1. Menggunakan headphone dengan volume keras

Kerusakan permanen pada pendengaran dapat terjadi jika Anda mendengarkan suara lewat earphone pada volume maksimal dalam 30 menit saja. Tidak hanya telinga, gangguan pendengaran pada lansia berkaitan dengan gangguan otak, seperti Alzheimer. Jika Anda ingin menikmati musik, setel volume tidak lebih dari 60% dan jangan mendengarkannya selama berjam-jam dalam satu waktu.

  1. Tidak aktif bergereak

Semakin lama Anda tidak berolahraga rutin, semakin meningkat risiko Anda terkena demensia. Tidak hanya itu, Anda juga lebih mudah mengidap diabetes, penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi – semuanya berhubungan dengan Alzheimer. Tidak perlu melakukan maraton, jalan cepat di sekitar rumah selama 30 menit juga cukup untuk mencegahnya. Lakukanlah selama 3 kali per minggu untuk merasakan manfaatnya.

2 of 3

Selanjutnya (2)

  1. Masih merokok

Merokok dapat menyusutkan otak Anda, dan hal tersebut tentu saja merugikan. Kebiasaan buruk ini dapat melemahkan ingatan dan meningkatkan risiko demensia dan Alzheimer sebanyak dua kali lipat. Selain itu, merokok juga mempermudah terjadinya penyakit jantung, diabetes, stroke, dan tekanan darah tinggi.

  1. Makan secara berlebihan

Jika Anda makan terlalu banyak - bahkan makanan bernutrisi sekalipun - otak tidak akan mampu membangun koneksi yang kuat untuk membantu Anda berpikir dan bekerja. Dan bila dilakukan dalam jangka waktu panjang, hal ini akan menyebabkan meningkatnya berat badan, yang lagi-lagi memicu penyakit jantung, diabetes, tekanan darah tinggi, dan Alzheimer.

  1. Terlalu sering berada di tempat gelap

Anda sering bekerja di dalam ruangan yang tidak memiliki ventilasi baik? Menurut sebuah studi, jika Anda tidak mendapatkan cukup sinar matahari, Anda akan rentan mengalami depresi dan perlambatan kerja otak. Sinar matahari membantu otak untuk bekerja dengan baik. Jadi, pastikanlah ruangan bekerja Anda mendapatkan sinar matahari yang cukup. 

Walau penyakit yang menyerang performa otak biasanya terjadi pada usia tua, tidak ada salahnya jika Anda mencegahnya sejak muda. Dengan tidak menyepelekan delapan kebiasaan tersebut, otak Anda akan terhindar dari penurunan fungsi. Tentu senang rasanya jika saat tua nanti, Anda masih dapat melakukan hobi serta bercengkerama dengan hangat bersama anggota keluarga, bukan?

[RS/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓